Pos

Puisi-puisi H.Mar

Surat Kepada Akar – dari aku yang belum selesai menjadi tanah wahai akar, ajarkan aku menjadi tabah tanpa harus kuat, menjadi alam tanpa harus nampak. di matamu yang buta, aku ingin jadi luka yang menumbuhkan pohon. jika nanti aku pergi, biarlah namaku tidak ditulis di batu cukup kau simpan di antara simpulmu yang terus mengakar […]

Dapur, Kekuasaan, dan Politik Kebudayaan di Tengah Industri Makanan

Oleh: Abdul Hakim* Di tengah hiruk-pikuk globalisasi abad ke-21, manusia modern sesungguhnya sedang mengalami sebuah paradoks yang jarang dibicarakan secara serius. Kita hidup pada masa ketika makanan tersedia dalam jumlah yang melimpah, diproduksi dengan teknologi yang semakin canggih, dan didistribusikan dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah peradaban manusia. Dari satu aplikasi di […]

Bayang Bayang Keraton Pada Denyut Pasar Kanoman

Oleh: Bambang Supriadi* Pagi belum sepenuhnya terang ketika Pasar Kanoman mulai dipenuhi suara. Bunyi mobil, sepeda motor yang datang dan pergi, percakapan para pedagang yang saling bersahutan, suara roda gerobak yang bergesekan dengan lantai pasar, serta aroma masakan yang perlahan memenuhi udara menjadi penanda bahwa hari baru telah dimulai. Di antara keramaian itu, orang-orang bergerak […]

Wajah “Agak Laen” Para Legenda

Oleh : Agus Dermawan T. Mengamati wajah-wajah legenda pahlawan Nusantara dan Indonesia. Adakah semuanya faktual? Ternyata banyak yang hasil reka visual. ———— Pada akhir April 2026, saya menerima WA (WhatsApp) dari guru besar riset sosial politik BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), Prof. Dr. Asvi Warman Adam. Dalam WA, sejarawan utama Indonesia itu mengirim artikel […]

Horor Mei Taman Suropati

Oleh Agus Dermawan T* Pada Mei 1998 silam Taman Suropati di Jakarta Pusat, menjelma jadi lapangan horor sosial-politik menyeramkan. Mari mengingat sejarah kecil taman artistik yang berusia seabad lebih ini. ———– TAMAN Suropati, yang bersentuhan dengan Jalan Diponegoro dan Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, adalah taman legendaris di Jakarta. Alkisah taman ini dibangun oleh F.J.Kubatz […]

Dalí yang Mungil di Lantai 53

Oleh: Kristian S* Seni modern sering kali adalah sebuah ilusi megah yang dikelola dengan sangat rapi melalui dinding-dinding putih museum. Ia mematri kanon di kepala kita, mendikte apa yang agung dan apa yang banal, melalui buku-buku teks sejarah yang ditulis oleh tangan-tangan Barat. Namun, ilusi itu menuntut untuk diuji secara fisik. Perjalanan saya untuk menguji […]

Tubuh yang Cair dalam Persimpangan Budaya

Oleh: Brusheila Devi Proboyasti* Kritik atas “Bedhaya Hagoromo” dalam Indonesian Dance Festival 2024 Pada 2 November 2024, rangkaian Indonesian Dance Festival (IDF) 2024 resmi dibuka di Jakarta. Festival dua tahunan yang telah lama menjelma menjadi ruang penting bagi perkembangan tari kontemporer, baik di kancah nasional maupun internasional, pada festival tersebut mengusung tema “Liquid Ranah”. Tema […]

Sukuh Cetho dan Tawa Batu Pada Surga

 Oleh M. Wildan* 1. Ada batu-batu bertumpuk di lereng barat Gunung Lawu yang tertawa kepada langit. Mereka bukan reruntuhan. Mereka adalah penghujat yang tenang. Candi Sukuh tidak meminta disembah. Ia tidak mendongak ke surga, tidak pula merunduk ke neraka. Ia berdiri terpotong, ganjil, cabul bagi mata yang terbiasa pada sopan santun moral. Di ambangnya: phallus dan […]

On Law, Politics, and Religion: Kantian Strengths, Limits, and Practices within Indonesia & Global Context

Tahun ini menandai peringatan 300 tahun kelahiran Immanuel Kant, yang dipandang sebagai salah satu tokoh filsafat utama Jerman pada Zaman Pencerahan. Sebagai penghormatan kepada Kant dan prinsip-prinsipnya yang kekal, Goethe-Institut Indonesien bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta dan Komunitas Salihara mempersembahkan rangkaian simposium yang terdiri dari diskusi dan ceramah mulai April hingga November […]

Kongres Kebudayaan dan Derita Museum

Oleh: Agus Dermawan T.   Dari 454 museum yang ada di Indonesia, yang 163 belum terdaftar, sehingga luput dari perhatian Direktorat Perlindungan Kebudayaan. Persoalan dari hulu ini menyebabkan museum terbakar dan terlantar. *** Kongres Kebudayaan Indonesia (KKI) yang berlangsung lima tahunan kembali digelar pada 20-29 Oktober 2023 oleh Kementerian Pendididikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendisbudristek). […]