Pos

Film Pelajar dan Warisan Budaya Lokal di Purbalingga

 Oleh Abdul Wachid B.S.* Festival Film Pelajar Purbalingga (FFP) bukan sekadar arena lomba; ia merupakan laboratorium kultural tempat generasi muda belajar memaknai, merekam, dan mempertahankan akar budaya melalui praktik sinema. Fenomena ini penting karena memperlihatkan bahwa produksi film di tingkat sekolah bukan hanya soal teknik, estetika, atau kompetisi, melainkan praktik representasi yang aktif membentuk pemahaman […]

Estetika Pesisir: Bedah Seni Visual dan Materialitas Kelenteng Cu An Kiong Lasem

Oleh Muh Nur Khusen* Di tepian Sungai Lasem, berdiri sebuah bangunan yang telah menyaksikan perputaran waktu selama lebih dari lima abad. Kelenteng Cu An Kiong, yang namanya berarti “Istana Ketentraman Welas Asih“, bukan sekadar artefak religi melainkan sebuah Gesamtkunstwerk atau “Karya Seni Total” di mana arsitektur, seni lukis, seni ukir, dan tata ruang menyatu dalam harmoni […]

Jejak Mimpi Satu Abad Lalu: 5 Refleksi Radikal dari Manifesto Jong Sumatranen Bond (1917-1922)

Oleh Shohibul Anshor Siregar* Dokumen yang dibahas dalam ini adalah edisi peringatan lima tahun organisasi pemuda Jong Sumatranen Bond yang diterbitkan antara tahun 1917 hingga 1922. Sumber ini memuat berbagai artikel dari tokoh intelektual, termasuk Dr. B. Schrieke dan Mohammad Hatta, yang membahas gagasan mengenai nasionalisme dan persatuan di Sumatra. Penulis dalam teks ini mengevaluasi […]

Dekonstruksi Historiografi dan Politik Memori: Analisis Kritis Terhadap Kedudukan Raja Sang Naualuh Damanik dalam Narasi Kolonial dan Lokal Sumatera Utara

 Oleh Shohibul Anshor Siregar* Wacana sejarah mengenai Raja Sang Naualuh Damanik, penguasa ke-14 dari Kerajaan Siantar, menempati ruang yang unik sekaligus kontroversial dalam historiografi Indonesia. Di satu sisi, ia diagungkan dalam memori kolektif masyarakat Simalungun sebagai simbol perlawanan, pionir pembangunan kota Pematangsiantar, dan pelindung spiritual yang membawa Islam ke wilayah pedalaman. Namun, di sisi lain, […]

Odisei Suikerfabriek Djatiroto Loemadjang:Mahakarya Kolonial Belanda di Jawa Timur

Oleh Mochammad Sulton Sahara* *  Seperti epos Goethe di tanah Jawa, Suikerfabriek Loemadjang: kehebatan besi menaklukkan liarnya hutan, menebar benih kemakmuran bagi rakyat dan negeri. Prologia: Pelukan Tropis yang Membara. Di bawah langit tropis Jawa Timur yang hijau dan lembab, di mana hutan jati menjulang gagah dan rawa-rawa menyimpan rahasia kesuburan abadi, berdirilah sebuah monumen […]

Kehangatan Rumah Jawa Kolonial dan Kopi Dingin

Oleh Lutfi Priambodo* Perjalanan menuju ruang dimensi waktu dan sejarah, membawa kehangatan di setiap sudut dan detailnya, warna yang dominan putih dan tiang tiang penyangga atau orang jawa menyebutnya sebagai “Saka” memberikan nuansa pengingat suatu era. Tertulis 1890 di suatu Rumah bergaya  Kolonial memberikan jawaban atas ingatan masa lalu bawa sejarah pernah terbentuk dan menjadi […]

Kurasi, Koleksi, dan Ruang Ingatan di Museum Mpu Purwa

Oleh Pramita Dewi Safitri* Sejarah tidak hanya hadir melalui buku, tetapi juga melalui ruang. Di museum, masa lalu tidak pernah tampil secara utuh sebagaimana adanya. Ia hadir melalui serangkaian pilihan: apa yang dipamerkan, apa yang disimpan, dan apa yang tetap berada di balik ruang penyimpanan. Proses inilah yang dikenal sebagai kurasi. Dalam praktik permuseuman, kurasi […]

Prasejarah Papua

Oleh Hari Suroto* Keletakan geografis yang strategis sebagai jembatan yang menghubungkan Kepulauan Indonesia dengan Australia serta Pasifik menjadikan Papua sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kawasan sekitarnya. Penemuan fosil kanguru Zygomaturus Nimboraensis di Desa Nimboran, Kabupaten Jayapura membuktikan pada kala Pleistosen, Papua dan Australia merupakan satu daratan. Imigran pertama yang datang di Papua diketahui sejak […]

Mencari Kambing Hitam Banjir Sumatera

Oleh: Gus Nas Jogja   Epistemologi Bencana dan Terminologi Dungu Ekologi Katastrofi hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh pada penghujung November 2025, yang menelan lebih dari 400 korban jiwa, adalah sebuah simfoni horor yang terus berulang. Bencana ini, dipicu oleh curah hujan ekstrem (lebih dari 300 mm per hari) dan dorongan Siklon […]

Pengalaman Saya Sebagai Penulis Pidato

Oleh: Agus Dermawan T.*   Pengalaman yang sering lupa terkisahkan, meski sebagian telah tertulis dalam buku Istana Kepresidenan. Tentang kerja penulis pidato yang mengutamakan konten wicara dan ketertipan bahasa. Tulisan untuk menutup “Bulan Bahasa Indonesia” Oktober 2025. ————-   PADA 23 September 2025 lalu Presiden Amerika Serikat Donald Trump jengkel kepada panitia Sidang Umum ke-80 […]