Pos

Kebijakan Industri dan Nasib Kebudayaan Indonesia

  Oleh: Mochammad Sulton Sahara* Judul : Industrial Policy for Development: Approaches in the 21st Century Penulis : Ana Margarida Fernandes dan Tristan Reed Penerbit : World Bank Group Cetakan : 2026 DOI : 10.1596/978-1-4648-2276-6   Industrial policy is not a magic bullet for any country, Industrial policy is not a magic bullet for any […]

Melihat kehidupan ‘anak-anak lain’ dalam ‘PALN’ dan ‘Gongka’

Oleh Rezza Maulana*   Meskipun Perkumpulan Anak Luar Nikah (PALN) masuk kategori fiksi dan Gongka termasuk kategori nonfiksi, namun keduanya mempunyai satu kesamaan tujuan yaitu menceritakan kehidupan sehari-hari, warga biasa, duka maupun suka orang-orang Tionghoa Indonesia pada masa Orde Baru dan setelahnya.  PALN (cetakan 1, Juni 2023) adalah novel bergenre fiksi historis karya Grace Tioso […]

Susastra Alit, Tansah Amrucut Saking Tatananing Nalar Winingit

Oleh Indro Suprobo*   “How many people today live in a language that is not their own? Or no longer, or not yet, even know their own and know poorly the major language that they are forced to serve? This is the problem of immigrants, and especially of their children, the problem of minorities, the […]

American Crusade Hegseth: Jihad Budaya Barat yang Rapuh, Hancur di Hadapan Ketangguhan Persia

Oleh Mochammad Sulton Sahara*  Judul : American Crusade: Our Fight to Stay Free Penulis : Pete Hegseth Penerbit : Center Street (Hachette Book Group) Cetakan : Pertama (First Edition), Mei 2020 Tebal : 304 halaman  Prolog Budaya: Seruan Perang Abad 21 yang Busuk  Bayangkan sebuah buku yang keluar Mei 2020 dari Center Street, sebuah manifesto […]

Budaya sebagai Mesin Ekonomi: Provokasi Mickov & Doyle terhadap Tujuan Bernegara Indonesia

Oleh ​Mochammad Sulton Sahara* Judul : Culture, Innovation and the Economy Penulis : Biljana Mickov dan James E. Doyle (Editor) Penerbit : Routledge (Taylor & Francis Group) Cetakan : Pertama Tahun : 2018 Tebal : 172 halaman (+ index) Buku Culture, Innovation and the Economy (2018) karya Biljana Mickov dan James E. Doyle menantang paradigma ekonomi konvensional […]

Seekor Bajingan, Subyek yang Teralienasi dalam Kebisingan

Oleh Indro Suprobo*   “Poverty means death. This death, however, is not only physical but mental and cultural as well. It refers to the destruction of individual persons, peoples, cultures, and traditions.” (Gustavo Gutiérrez, We Drink from Our Own Wells: The Spiritual Journey of a People)   Gustavo Gutierrez-Merino Diaz adalah seorang filsuf cum teolog […]

Sistem Desentralisasi sebagai Product-Market Fit yang Belum Sesuai untuk Indonesia

Oleh Kelvin William Judul: MENCARI INDONESIA Jilid 5: Ketimpangan, Ketidakadilan, & Masyarakat Pinggiran Penulis: Riwanto Tirtosudarmo Penerbit: Media Nusa Creative Publishing, Malang Cetakan: I, 2025 Tebal: x–xxiv + 390 halaman Dalam dunia entrepeneuership, istilah product-market fit merujuk pada kondisi ketika sebuah produk benar-benar menemukan pasarnya, yakni dibutuhkan, digunakan, dan diapresiasi oleh penggunanya. Konsep ini sesungguhnya […]

Piknik Itu Perlu! Tapi Harus Sehat Dulu

Oleh: Agus Dermawan T.*   Data buku Judul buku: Piknik Itu Perlu – Bikin Sehat dan Awet Muda. Penulis: Dr. Handrawan Nadesul. Penerbit: Penerbit Buku Kompas, Jakarta. Tahun terbit: 2025. Tebal buku: xxiii + 326 (352 hlm.) ISBN: 978-623-523-562-2 ———–   Buku yang mengajarkan bagaimana seseorang yang akan berpiknik harus menyiapkan kesehatan tubuhnya. Agar serangan […]

Gelombang Baru Kur Balada dan Jejak Panjang Sastra Tegalan

Oleh: Iwang Nirwana*   Komunitas Sastrawan Tegalan (KST) sejak awal kelahirannya selalu menunjukkan kegigihan yang tak pernah padam dalam mengangkat martabat bahasa Tegal melalui karya-karya sastra. Selama tiga puluh satu tahun, semangat itu terus menyala sejak 26 November 1994—hari yang kini dikenang sebagai kelahiran Sastra Tegalan modern. Pada tanggal itulah Lanang Setiawan yang dijuluki Begawan […]

Menyajikan Peta, Mengonstruksi Wacana

Oleh Indro Suprobo & Ons Untoro ——————– Sosialisme memiliki banyak sekali bentuk dan merupakan fenomena yang beragam. Meskipun demikian ia memiliki empat karakteristik fundamental. Pertama, sosialisme memiliki komitmen untuk menciptakan masyarakat yang egaliter. Kedua, sosialisme memiliki kepercayaan tentang kemungkinan dibangunnya sebuah sistem egalitarian alternatif yang didasar-kan pada nilai-nilai solidaritas dan kerjasama. Ketiga, sosialisme memiliki pandangan […]