Pos

Kim dan Nara Yang Hidup (Krisis Eksistensial Perempuan Modern)

Oleh: Madin Tyasawan MONOPLAY FESTIVAL 2026 Gagasan menarik. Ide menyelenggarakan event yang amat jarang ditemui ini adalah perhelatan yang patut diapresiasi. Monoplay Festival 2026 yang digagas oleh Teuku Rifnu Wikana dan Krisna Aditya ini digelar selama tiga hari (23-25 September 2026) di beberapa venue di Taman Ismail Marzuki. Pada hari pamungkasnya, saya menyaksikan pentas Monoplay […]

Wajah Bahasa Kita

Oleh: Muhammad Panji Gozali* Berbicara tentang Indonesia dan budayanya tidak akan lengkap bila tidak membahas tentang bahasanya. Bahasa merupakan bagian kehidupan manusia yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan keseharian. Bahasa merupakan alat komunikasi manusia baik secara lisan maupun tulisan. Berangkat dari hal tersebut Indonesia sebagai bangsa yang bangga terhadap bahasa, di setiap tahunnya Indonesia memperingati […]

Mempertimbangkan Drama wayang

Oleh: Punawan Andra* Tradisi yang Terus Bergerak Belakangan ini, dalam dunia seni pertunjukan kita, kerap dibicarakan istilah drayang. Istilah ini merujuk pada drama wayang, sebuah bentuk pertunjukan yang mempertemukan wayang dengan drama, tari, musik, tata visual, dan berbagai perangkat panggung. Swargaloka (Jakarta), adalah kelompok seni yang kerap memunculkan istilah ini dalam karya-karyanya. Oleh mereka, istilah […]

Seni Mewarga: Catatan Jakarta International Performing Arts (JIPAF) 2026

Oleh: Hikmat Darmawan* Bagian Kedua dari Dua Tulisan  Bentuk: AI, Arsip, dan Batas Pertunjukan yang Baur Bagi sebagian, tubuh selalu bergulat dengan kata. Teater Pungo, dalam Interstice, menghadirkan tubuh fisik dan tubuh yang dibicarakan. Pembicaraan verbal, menggunakan kata-kata. Pertunjukan dimulai dengan ketiadaan yang fisik, sebuah suara mendahului. Beberapa penonton celingukan, dan sang suara mengomentari celingukan […]

Sekolah Tanpa Seni: Ketika Imajinasi Menjadi Hak Istimewa

Oleh: Karen Hardini   Di balik riuh rendah sistem full day school, sebuah gejala laten pelan-pelan membesar. Meski jadwal sekolah sudah menyita hampir seluruh hari, para orang tua (baca: keluarga muda) justru kian gencar mencari ruang tambahan bagi buah hatinya. Selepas bel pulang, anak-anak diajak beralih ke studio seni—seni rupa misalnya, mulai dari menggambar, mewarnai, […]

(Festival) Tari dan Produksi Pengetahuan

Oleh: Purnawan Andra *   Dalam dua dekade terakhir, ekosistem festival tari di Indonesia menunjukkan perkembangan yang semakin beragam. Indonesian Dance Festival (IDF) tetap menjadi rujukan utama bagi tari kontemporer Indonesia, sementara sejumlah festival lain, termasuk Jakarta International Contemporary Dance Festival (JICON), mulai menghadirkan ruang-ruang baru bagi pertunjukan, percakapan, lokakarya, dan kolaborasi lintas negara. Perkembangan […]

Kongres Kebudayaan Nusantara 2026: Kerinduan Pada Akar Lampau

Oleh: Chrisman Hadi Nanti pada 8 Agustus 2026 sejumlah pemangku adat, penghayat kepercayaan, budayawan, seniman, akademisi, sejarawan, peneliti dan komunitas kebudayaan dari berbagai daerah direncanakan berkumpul di Malang dalam Kongres Kebudayaan Nusantara. Perhelatan yang diselenggarakan Himpunan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa tersebut membawa harapsn besar: Menggali kembali nilai-nilai peradaban Nusantara sebagai fondasi pembangunan […]

Performance Art, Politik & Kita di Antaranya

Oleh: Purnawan Andra* Kita hidup di zaman yang semakin sulit membedakan kenyataan dan pertunjukan. Hampir setiap hari publik disuguhi peresmian proyek, kunjungan kerja, konferensi pers, dan berbagai seremoni kenegaraan yang diproduksi dengan estetika visual yang semakin canggih. Politik tidak lagi hanya bekerja melalui kebijakan, tapi juga melalui citra. Yang diperebutkan tidak sekedar keputusan, tapi juga […]

Di Desa Tambi Puspasari Mancari Diri

Oleh: Supali Kasim* Pencarian apa bagi penari Ni Kadek Yulia Puspasari di Desa Tambi? Awalnya ia menunjukkan gerak tari Pendet. Hanya berbusana biasa, bukan busana tari Bali. Gamelan yang mengiringi juga berasal dari audio sederhana, tetapi menggema. Puspasari seakan-akan menunjukkan perjalanan awalnya memang berakar dari Bali. Tetapi, di sini, terlihat sekali ia tidak mengabarkan sebagai […]

Festival Fulan Fehan 2026, Panggung Alam di Perbatasan yang Memukau Dunia

Oleh : Fafa Utami* Belu, Nusa Tenggara Timur, Sabtu 27 Juni 2026 – Hamparan Padang Savana Fulan Fehan di Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, kaki gunung Lakaan, Kabupaten Belu, siang itu kembali menjadi saksi sebuah pertunjukan budaya yang berskala monumental. Festival Fulan Fehan IV berhasil menyatukan sekitar 3.900 penari dalam sebuah pertunjukan kolosal dengan tema “Dance […]