Pos

Romo Kuntara, Arjuna dan Yoga

Oleh: Seno Joko Suyono Romo Kuntara Wiryamartana wafat tahun 2013. Dia dikebumikan di Seminari Girisonta. Romo Kuntara meninggalkan magnum opus buku: Arjunawiwaha (Duta Wacana University Press 1990). Buku luar biasa ini –sebuah studi akademis yang sangat cemerlang dan teliti mengenai transformasi teks Kakawin Arjunawiwaha. Dengan prinsip-prinsip studi filologi yang ketat dan dingin – tanpa berusaha […]

Peran Militer dan Paramiliter dalam Penghilangan PKI di Jawa Timur

Oleh Imam Muhtarom Judul buku: Unmarked Graves, Death and Survival in the Anti-Communist Violence in East Java, Indonesia Penulis: Vannessa Hearman Penerbit: Asian Studies Association of Australia bersama National University of Singapore Press Tahun: 2018 Tebal Buku: xiv + 272 hlm Buku ini menegaskan persoalan banyaknya korban setelah Gerakan 30 September1965 di Jawa Timur bukan […]

Melestarikan Budaya Kekuatan Perempuan Nusantara: Kolaborasi Kegigihan dan Ketulusan Esthi dan Seruni

Oleh Latifah Judul Buku: Perempuan-Perempuan Menggugat: Literasi Rupa Sejarah Perempuan Indonesia  Penulis : Esthi Susanti Hudiono dan Seruni Bodjawati Penerbit : Media Pressindo, Yogyakarta Tebal : xxxviii + 182 halaman Cetakan : I, 2019   Buku Perempuan-perempuan Menggugat: Literasi Rupa Sejarah Perempuan Indonesia ini “menangkap” sejarah perjuangan perempuan dalam rentang tahun 833-2019. Dikatakan “menangkap” karena buku […]

Prahara Bandung Dan Trias Deventer

Oleh Doddi Ahmad Fauji Patung itu kecil saja ukurannya, ditopang oleh tiang yang tingginya sekira 2,5 meter, yang terpancang di mulut jalan kecil. Tiang dan patungnya tampak kusam, seperti tak pernah mendapatkan perawatan, hingga kehilangan pesonanya sebagai ikon dan tetengger (penanda) sebuah kawasan. Sejujurnya, saya tak sengaja melihatnya, karena ukurannya yang kecil dan tidak mencolok […]

Prawoto, Maruto,Tambunan dan lain lain: Kisah Sebuah Integritas

Oleh Imran Hasibuan Dalam kesederhanaan di usia republik yang masih sangat muda, integritas bersinar terang dalam parlemen Indonesia, institusi politik utama. Sinar integritas itu memancar dari sikap dan tindakan para politisi parlemen masa itu. Salah satunya adalah Prawoto Mangkusasmito, seorang politisi terkemuka Masjumi. “Siapa takut hidup melarat, ia gampang lupa daratan”. Itulah ucapan yang kerap […]

Satya: Kebenaran Dan Pasca-Kebenaran Dalam Yoga

Oleh Budi Murdono Satya (kebenaran) adalah prinsip kedua yama setelah ahimsa. Di era pasca-kebenaran (post-truth) sekarang, prinsip ini mendapat tantangan berat dari maraknya berita bohong (hoax), disinformasi, dan teori konspirasi. Prinsip satya menuntut orang untuk berpijak pada kebenaran, sementara post-truth justru menyembunyikan kebenaran dan berupaya menanamkan kepalsuan untuk membentuk opini publik. Disinformasi atau berita bohong […]

Dari Nungki Sampai Nashar (Riset Artistik: Ilmiah & Naluriah)

Oleh Seno Gumira Ajidarma Dalam perbincangan tentang riset artistik ini, saya mencatat dua pendekatan, yang akan dibandingkan untuk melihat keberadaan dua gejala: ilmiah dan naluriah. Kenyataan bahwa subjek pendekatannya merupakan dua bidang seni berbeda, kiranya tidak mesti menjadi masalah, karena yang ditengok di sini perbandingan atas prinsip-prinsip pendekatan, dan bukan pendekatan dalam spesifikasi bidang seni. […]

Berkenalan Dengan Yin Yoga

Oleh Siska Marsudhy “We do not use our body to get into a pose, we use the pose to get into our body” “Kita tidak menggunakan tubuh kita untuk masuk ke dalam postur, kita menggunakan postur untuk masuk ke dalam tubuh kita.” ¹ – Bernie Clark Beberapa tahun terakhir, Yin Yoga makin dikenal dan banyak […]

Apa itu Berpikir? Sebuah Perspektif Martin Heidegger

Oleh Tony Doludea Mantra suci para pemuja filsafat adalah ungkapan Rene Descartes (1596-1650), yaitu cogito ergo sum, aku berpikir maka aku ada. Dengan merapalkan mantra sakti tersebut, seseorang seolah-olah telah memahami seluruh inti pemikiran filosofis sejak dari masa pra-sokrates sampai dengan pada masa para pemikir kontemporer saat ini. Apabila diminta untuk menjelaskan tentang apa itu berpikir? […]

Je Tsongkhapa: Risalah Agung Tahapan Jalan Menuju Pencerahan

Terjemahan buku Je Tsongkhapa yang terdiri dari 3 Jilid, yaitu: Jilid I. Penjelasan mendalam mengenai Sesi Meditasi, Kehidupan Mendatang, berlindung kepada Triatna, Karma, Kedelapan Jenis Penderitaan, Pratitya-Samutpada, Ketiga Jenis Latihan, dsb. Jilid II. Penjelasan mendalam mengenai Karuna Pintu Masuk Mahayan, Tujuh Instruksi Sebab dan Akibat, Bodhicitta, pon Latihan Mahayana, Enam Paramita. Jilid III. Penjelasan mendalam […]