Pos

Ketika Puisi Meluruskan Politik: Seruan Damai dan Kesadaran Kebangsaan

Oleh: Abdul Wachid B.S.* Pendahuluan Indonesia adalah bangsa besar yang dibangun di atas keberagaman. Namun, tidak jarang keberagaman itu berubah menjadi potensi konflik, terutama ketika suhu politik memanas. Sejak awal berdirinya republik ini, politik kerap menghadirkan ketegangan, sementara rakyat membutuhkan keteduhan. Dalam momen-momen demikian, puisi hadir bukan sekadar sebagai karya seni, melainkan sebagai suara hati […]

Strategi Nasional Penguatan Perpuisian Indonesia

Oleh: Abdul Wachid B.S.  Puisi, Peradaban, dan Pertaruhan Masa Depan Puisi adalah salah satu warisan budaya tertua umat manusia. Ia hadir bersamaan dengan kelahiran bahasa dan mitologi; menjadi kendaraan bagi manusia dalam memaknai alam, Tuhan, dan kemanusiaannya. Dalam sejarah Nusantara, puisi tumbuh dalam ragam bentuk: dari mantra-mantra sakral, pantun lisan Melayu, tembang macapat Jawa, hingga […]

Merenungkan Makna Nyala yang Satu: Refleksi Seorang Penyair dalam Menyusun Karya

oleh: Abdul Wachid B.S.* Pendahuluan Buku Nyala yang Satu (2026) merupakan kumpulan puisi yang bukan hanya berfungsi sebagai ekspresi perasaan, tetapi lebih dari itu, sebagai hasil dari perjalanan spiritual dan pencarian makna kehidupan saya. Di dalamnya terdapat kesadaran akan pencarian hakikat yang lebih dalam tentang Tuhan dan kehidupan manusia, yang selama ini menjadi inti dari […]

Esai: Kata Kerja

Oleh: Hudan Hidayat* 1 Apa, yang diarungi aku dalam The Life And Opinions Tristram Shandy? “I wish either my father or my mother”, katanya, “or indeed both of them, as they were in duty both equally bound to it, had minded what they were about when they begot me; had they duly consider’d how much […]

Kalatidha Bertemu Grotesk: Membaca Kelelahan Indonesia dari Horizon Estetika

Oleh: Kasiyan* “Art is a lie that makes us realize the truth”. (Gilot, Françoise, & Lake, Carlton, Life With Picasso (New York: NYRB Classics, 2019 [1964]). Prolog: Ketika Dunia Kehilanga Bentuk Tidak semua keruntuhan datang dengan suara yang gaduh. Ada yang justru berlangsung nyaris tanpa bunyi, ketika sebuah masyarakat perlahan kehilangan kemampuan untuk membedakan mana […]

Film Tari, Membaca Kebudayaan

Oleh: Purnawan Andra* Di masa kini, penyebaran unsur-unsur kebudayaan berlangsung sangat cepat, salah satunya melalui film. Film bukan hanya sebagai representasi, tetapi juga pengalaman dan tindakan melihat. Film menjadi tindakan melihat (act of viewing) dunia seperti yang terlihat, juga sebuah kemampuan (faculty) yang mampu menjembatani dua cara melihat dunia, antara satu cara yang berdasar pada […]

Dekonstruksi Madipa Deapati di Panggung Kontemporer

Oleh: Yusuf Susilo Hartono* Koreografer dan akademisi Wa Ode Siti Marwiyah Sipala (Wiwiek Sipala) , dengan pertunjukan terbaru Pilihan Madipa Deapati, menempatkan kembali epik romantik sastra lisan Dato Museng dan Maipa Deapati ke dalam medan seni tari kontemporer, dengan pembacaan ulang wacana gender. Epik dari lokus Bugis–Makassar–Sumbawa tradisional tersebut, ratusan tahun hidup dalam bentangan sastra […]

Offside: Dunia dari Luar Stadion

Oleh: Purnawan Andra* Ada banyak film yang menggunakan sepak bola sebagai latar cerita. Sebagian berbicara tentang kemenangan, sebagian tentang kekalahan, sebagian lagi tentang ambisi dan ketenaran. Namun Offside (2006) karya sutradara Iran, Jafar Panahi, memilih jalan yang berbeda. Film yang mendapatkan pujian dari para kritikus dan memenangkan penghargaan prestisius Silver Bear di Festival Film Internasional […]

Puisi-puisi Ngatawi Al-Zastrouw

TERTUSUK RINDU Ada sepotong rindu Tersangkut di masa lalu Berjejer rapi di sepanjang jalan kenangan Berkibar melambai lambai Seperti bendera partai di musim kampanye Di pertigaan simpang usia Menggumpal awan kenangan Menjadi monumen cinta remaja Indah dan membakar Penuh goresan hayal Ada janji yang terucap, Ada tekad yang terpahat Tentang masa depan Tapi kandas dirampas […]

Horor Mei Taman Suropati

Oleh Agus Dermawan T* Pada Mei 1998 silam Taman Suropati di Jakarta Pusat, menjelma jadi lapangan horor sosial-politik menyeramkan. Mari mengingat sejarah kecil taman artistik yang berusia seabad lebih ini. ———– TAMAN Suropati, yang bersentuhan dengan Jalan Diponegoro dan Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, adalah taman legendaris di Jakarta. Alkisah taman ini dibangun oleh F.J.Kubatz […]