Ruang Ambang: Sanggar, Komunitas, Dan Relevansi Ruang Alternatif Dalam Seni Rupa Kontemporer

Oleh: Edo Pop* Membaca Kembali Tradisi dan Ruang Alternatif…

Arah Baru Seni Rupa Dalam Peta Buta ?

Oleh : Yaksa Agus* Jawaban untuk tulisan Mayek Prayitno  dan…

Seni Rupa Kontemporer: Kita Sedang Bergerak ke Mana?

Oleh: Edo Pop* Ada hal yang kadang membuat saya bertanya-tanya…

Membaca Arah Baru Seni Rupa Kontemporer Indonesia

Oleh : Mayek Prayitno* Sejarah seni rupa tidak pernah lepas…

Sejarah Oktober: Ketika Seni Dibaca Mata Politik

Oleh: Agus Dermawan T.* Sejak Oktober 70 tahun silam, seni…

Puisi-Puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

Oleh: Bambang Asrini* Sungguh sebuah keistimewaan bagi penulis…

Seni Surabaya: Melampaui Hasrat Menjadi Nasional, Membangun Ekosistem yang Memerdekakan

Oleh: Arik S. Wartono* Catatan untuk Diskusi Seni Rupa “Surabaya…

Nasirun Telah Pergi, Kini Berganti dengan Nasirunan

Oleh: Henri Nurcahyo* NASIRUN telah dimakamkan di Giri Sapto…