Pos

Ketika Tari Menjadi Pengetahuan

Oleh: Purnawan Andra* Di dunia sastra, kita mengenal Pramoedya Ananta Toer bukan hanya melalui novel-novelnya, tetapi juga melalui cara berpikirnya tentang sejarah, kolonialisme, dan kemanusiaan. Dalam dunia film, Andrei Tarkovsky meninggalkan jejak bukan semata lewat Stalker atau Nostalghia, melainkan juga melalui Sculpting in Time, sebuah buku yang mengubah cara orang memahami sinema. Demikian pula Suka […]

Dari Buih Konsumerisme ke Etika Cukup: Kebudayaan Rendah Karbon dalam Bayang-Bayang Kapitalisme

Oleh: Mochammad Sulton Sahara Bumi tidak meminta kita menjadi sempurna; ia hanya memohon agar kita belajar cukup. Objek Resensi Fokus Judul Buku The Political Economy of Low Carbon Transformation: Breaking the Habits of Capitalism Penulis Harold Wilhite Penerbit Routledge / earthscan from Routledge Tahun Terbit 2016 Tempat Terbit New York dan London Jumlah Halaman 129 […]

SIMFONI EKSTRAKTIF DI TANAH SURGA: Mengapa Kesejahteraan Indonesia Masih Menjadi Ilusi?

Oleh: Sultonsah* “Kemiskinan sebuah bangsa bukanlah takdir geografis atau kutukan dari langit, melainkan hasil rancangan tangan-tangan serakah yang menguras darah dan keringat rakyatnya untuk membangun istana bagi segelintir elite.” Prologia: Pernahkah kita merenung dalam keheningan malam, menatap realitas negara kita yang dianugerahi tanah subur dan lautan kaya, namun rakyatnya masih harus berdarah-darah hanya untuk bertahan […]

Panji dari Tepian Barito: Membaca Ulang Kebudayaan Nusantara

Oleh: Purnawan Andra* Ada anggapan yang sudah lama mengendap dalam benak banyak orang bahwa Panji adalah “milik” Jawa. Cerita tentang Panji Asmarabangun dan Dewi Sekartaji dianggap lahir, tumbuh, dan selesai di ruang kebudayaan Jawa Timur. Karena itu, ketika Henri Nurcahyo menulis Kelana Panji di Bakumpai, pembaca mula-mula mungkin mengira novel ini sedang memindahkan tokoh Panji […]

Losarium: Licentia Poetica untuk Menciptakan Jejak Terbuka

Oleh: Indro Suprobo* Write, form a rhizome, increase your territory by deterritorialization, extend the line of flights to the point where it become an abstract machine covering the entire plane of consistency Gilles Deleuze & Felix Guattari Kutipan pernyataan Gilles Deeuze dan Guattari ini merupakan ajakan dan tantangan bagi setiap orang untuk senantiasa menjalani proses […]

Menjadi Papua: Undangan Terbuka Menuju Hospitalitas Tak Terhingga

Oleh: Indro Suprobo* To approach the Other in conversation is to welcome his expression, in which at each instant he overflows the idea a thought would carry away fromm it. It is therefore to receive from the Other beyond the capaciity of the I, which means exactly: to have the idea of infinity Emmanuel Levinas […]

Kegelisahan Metodologis di Balik Penulisan Metodologi Penciptaan Seni

Oleh: Kasiyan* “Ketika praktik menjadi pengetahuan, dan penciptaan menjelma riset, di sanalah seni berbicara sebagai cara manusia memahami dunia.” Tulisan ini merupakan refleksi penulis atas proses penyusunan buku Metodologi Penciptaan Seni: Refleksi Kritis dan Pendekatan Komprehensif (UNY Press, 2025), setebal 554 halaman, yang mengkaji paradigma dan praktik metodologi penciptaan seni dalam perspektif Practice-Based Research dan […]

Tari Indonesia di Tengah Perubahan: Konon, Kini, Nanti

Telah terbit! Tari Indonesia di Tengah Perubahan: Konon, Kini, Nanti Sal Murgiyanto, dkk ISI Press, 2025 Full Color, hardcover xxvili + 666 halaman 15,5 x 23 cm Buku ini mengulas kiprah empat koreografer kawakan—Bagong Kussudiardja, Retno Maruti, Huriah Adam, dan Sardono W. Kusumo—melalui kombinasi terjemahan disertasi Sal Murgiyanto dan pembacaan terkini dari Sal Murgiyanto, Fafa […]

Kebijakan Industri dan Nasib Kebudayaan Indonesia

  Oleh: Mochammad Sulton Sahara* Judul : Industrial Policy for Development: Approaches in the 21st Century Penulis : Ana Margarida Fernandes dan Tristan Reed Penerbit : World Bank Group Cetakan : 2026 DOI : 10.1596/978-1-4648-2276-6   Industrial policy is not a magic bullet for any country, Industrial policy is not a magic bullet for any […]

Pohon/Kayu, Monografi Anusapati

Dalam karya-karya Anusapati, isu lingkungan bukan hanya berasal dari penggunaan material pohon dan kayu, namun bermula dari sikap dan dorongan untuk niscaya terhubung dengan alam. Tersebab dorongan inilah ia memilih untuk terlibat dengan material kayu di dalam proses penciptaan karyanya. Bagi Anusapati, keterampilan merupakan pengetahuan yang eksis dan melekat di dalam aktivitas membuat ( making […]