Pos

Toleransi di Fakfak

Oleh Hari Suroto Dalam budayanya, masyarakat Fakfak, Papua Barat sangat toleran, hal ini tercermin dari filosofi satu tungku tiga batu. Arti filosofi tungku tiga batu ini adalah masyarakat Fakfak sangat toleran terhadap perbedaan. Sejak zaman dahulu, masyarakat Fakfak terbuka dengan masyarakat baru yang datang dari luar. Masyarakat Fakfak sangat menghormati dan menghargai orang lain. Berbagai […]

Membaca Ikon Perguruan Silat Pandan Alas (Sebuah Perspektif Roland Barthes)

Oleh Dwiki Nugroho Mukti Indonesia memiliki banyak kebudayaan dan tradisi yang ada di tengah-tengah masyarakat, mungkin karena akrabnya dengan budaya ini membuat masyarakat menjadi terbiasa dan tidak menyadari keberadaanya. Pencak silat merupakan salah satu budaya di Indonesia, dan ada sampai hari ini, pencak silat sendiri bukan hanya sekedar tempat atau kelompok yang belajar mengenai jurus […]

Sorgum, Mama Agatha dan Kemarau di Likotuden

Oleh Puji Sumedi Hanggarawati 1 “Sorgum menjadi satu jawaban bagi kampung kami dalam mengatasi paceklik di musim kemarau.” Agatha Kola, atau lebih akrab disapa Mama Agatha anggota petani Koperasi Sorgum di Dusun Likotuden, Desa Kawalelo, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur – saya ingat, suatu hari pernah bercerita kepada saya. Likotuden – sebuah dusun di […]

Sumrambah

Oleh Dr. Amos Setiadi Tulisan ini berbicara tentang  “sumrambah” dalam latihan sujud pasrah sumarah kepada Allah. Penulis mengucapkan terima kasih pada almarhum  Bapak. Murdiman Untung yang hingga akhir hayat konsisten mempraktikkan sujud pasrah sumarah kepada Allah dan berkenan memberi pendampingan pada penulis bersama para kadhang lainnya  menurut cara yang diberikan pinisepuh paguyuban rohani Sumarah: alm Bp. […]

Sikka, Suatu Hari, Suatu Pertemuan

Oleh Soffa Ihsan Maumere dikenal sebagai kota yang kering dan panas. Sesuai nama Sikka yang berasal dari bahasa Portugis, sicha artinya adalah kering. Walau begitu, Maumere menyimpan eksotika alam dan budayanya yang tak kalah menarik. Ya, dibalik terik itu, di sana ada budaya Sikka yang memikat. Sikka menyimpan banyak tradisi kesenian seperti tari-tarian yang telah […]

Kesadaran Waktu Manusia Jawa

Oleh Tjahyono Widarmanto Tradisi dan kultur Jawa menempatkan waktu di tempat yang istimewa dalam kehidupan manusia Jawa. Hal ini bisa dilihat dari simbol-simbol yang menandai jangka waktu yang ditempuh manusia Jawa sejak dalam kandungan hingga kematian, seperti tradisi tingkeban, selapan, sepasaran, tedhak siten, midodareni, pitung dinan, patang puluh dinan, nyatus, nyewu, pendhak, dan sebagainya. Simbol-simbol […]

Wayang, Sastra dan Dekonstruksi Kekuasaan

Oleh Tjahjono Widijanto Sastra Indonesia mutahir hingga saat ini selain menggali arus budaya dari khazanah dunia luar juga tetap menggali kekayaan etnik tradisi sebagai sumber inspirasi. Banyak sastrawan Indonesia mutahir yang mengangkat, mentransformasikan, mengaktualisasika bahkan memaknai ulang budaya wayang sebagai salah satu sumber inspirasi penulisan novel. Bagi sastrawa Indonesia asal etnik Jawa maupun Bali, setelah menjadi […]

Rekonsiliasi Ala Kalosara

Oleh Soffa Ihsan Suku Tolaki telah lama mendiami dataran tenggara Pulau Sulawesi. Suku ini menyebar di dua wilayah yang cukup luas yakni: Kota Kendari, Kabupaten Konawe, Kabupaten Konawe  Selatan, Kabupaten Konawe Utara, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Kolaka Utara, dan Kabupaten Kolaka Timur. Persebaran Suku Tolaki ini membawa serta pranata-pranata sosial, politik, ekonomi dan sosial budayanya, yang […]

Tradisi Budaya ke 11 Yang Diakui Unesco

Oleh  Yono Ndoyit Pada tahun 2008 wayang dan keris masuk ke dalam warisan dunia yang diakui Unesco. Pada tahun 2009 giliran batik dan pelatihan batik masuk dalam daftar Unesco.Disusul tahun 2010: Angklung. Dan tahun 2011: Tari Saman.Setelah itu pada tahun 2012: Noken atau tas rajut Papua.Pada 2015 giliran tiga genre tari tradisi Bali (meliputi tari […]

Habermas, Bhiku Parekh dan Pendidikan Multikultur

  Habermas, Bhiku Parekh dan Pendidikan Multikultur (Studi Kasus Kabupaten Sambas dan Kabupaten Poso) Oleh Mikka Wildha Nurrochsyam   Kemajemukan religi merupakan berkah, tetapi sekaligus berpeluang menimbulkan berbagai persoalan jika tidak dikelola dengan baik. Nilai religiusitas akan menjadi dilema ketika diterapkan secara monologal yang tidak melihat konteks etika sosial dan budaya masyarakat multikultur. Nilai religiusitas […]