Pos

Gundogan, Semrawut Emas, dan Arketip Indonesia di pojok kota Venesia

Oleh: Azuzan JG* (Bagian 1 dari 2 tulisan) Catatan perjalanan ini dibuat berdasar kunjungan saya ke Venesia 15-19 Juni 2026. Venesia Langkah saya terhenti. Lelaki berusia 60 an itu menarik perhatian. Anyaman daun palem mirip janur Bali ada di tangannya. Ia duduk di atas lantai batu di sebuah jalan kecil di Venesia. Jari-jemarinya seperti memiliki […]

Kongres Kebudayaan Nusantara 2026: Kerinduan Pada Akar Lampau

Oleh: Chrisman Hadi Nanti pada 8 Agustus 2026 sejumlah pemangku adat, penghayat kepercayaan, budayawan, seniman, akademisi, sejarawan, peneliti dan komunitas kebudayaan dari berbagai daerah direncanakan berkumpul di Malang dalam Kongres Kebudayaan Nusantara. Perhelatan yang diselenggarakan Himpunan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa tersebut membawa harapsn besar: Menggali kembali nilai-nilai peradaban Nusantara sebagai fondasi pembangunan […]

Suatu Kali Seperjalanan dengan Mas Nasirun

Oleh: Hairus Salim HS* Perupa Nasirun (1965-2026) adalah manusia yang unik. Unik dalam pengertian tidak seperti orang kebanyakan. Di antaranya, ia tidak memiliki dan tidak menggunakan telpon genggam pribadi, sesuatu yang amat langka sekarang ini. Tentu saja ia bisa beli, yang ter-up date dan termahal sekali pun. Tapi itu tadi, ia tidak merasa perlu memiliki […]

Khotbah Nasirun

Oleh: Agus Dermawan T. Nasirun, kelahiran Cilacap, Jawa Tengah, 1965, wafat pada 1 Agustus 2026 di Yogyakarta. Perupa amat terkenal ini memberangkatkan karyanya dari dua tradisi yang diturunkan orang tuanya. Ibunya, Supiyah, wanita berlatar Sunda Wiwitan. Ayahnya, Samrustam, orang Jawa yang meniti tradisi dengan kedalaman. Nasirun banyak mewariskan rupa seni dan cerita kehidupan. ————- SAYA […]

Nasirun

Oleh: Syakieb Sungkar* Dalam 2 hari belakangan, teman-teman di media sosial memenuhi lamannya dengan foto-foto bersama Nasirun. Seniman ini memang fotogenik, rambutnya yang keriting gimbal dengan jenggot yang dikepang, dan postur tinggi, sangat Instagramable. Rumahnya terbuka lebar bagi siapa saja, dihiasi banyak dekor yang didesign oleh dirinya sendiri, menjadi menarik untuk dikunjungi, apalagi jika berfoto […]

Sepuluh Tahun Wafatnya Museum Nusantara

Oleh: Agus Dermawan T.* Ketika mengenang almarhum Museum Nusantara – Delft, saya teringat pameran “Printing the Unprinted”di Pavilyun Indonesia, Biennale Venezia 2026, Italia. Lho, apa hubungannya? ————– AKIBAT kelesuan ekonomi Eropa selama beberapa tahun, pada 2013 muncul rumor bahwa Museum Nusantara di Delft, Belanda, akan ditutup. Rumor itu menjadi kenyataan ketika Pemerintah Belanda mengumumkan rencana […]

Ketika Bali Menyapa Malang

Oleh: Yusuf Munthaha * Pameran Tunggal Huang Fong di Dialectic Gallery Jl. Sumbing No. 11, Malang Sebuah Reuni Tak Terduga Ada sesuatu yang terasa berbeda sekaligus memukau ketika memasuki ruang pamer Dialectic Gallery di Jalan Sumbing Nomor 11, Malang, pada pembukaan pameran tunggal Huang Fong. Di satu sisi, nama Huang Fong bukanlah nama yang kerap […]

Museum SAKA: Meruwat yang Kritis, Menjaga yang Bertahan, dan Menumbuhkan yang Hilang

Oleh: Abad Akbar* Ada yang menarik di Museum SAKA kali ini. Rabu (3/6) saya berkesempatan mengunjungi Museum SAKA di Jimbaran, Bali. Dalam kunjungan tersebut saya bertemu dengan Marlowe Bandem, salah satu dewan penasihat sekaligus kurator museum. Perjalanan dimulai sekitar pukul dua siang. Saya bersama satu keluarga asal Tiongkok mendapat kesempatan mengikuti tur yang dipandu langsung […]

ALBUM FOTO KELUARGA: Kita, Tata Kelola Arsip, dan Algoritma

Oleh: Dr. Mikke Susanto, S.Sn., M.A.* Keluarga kami menyimpan ribuan lembar foto keluarga. Sebagian dikemas pada album foto. Foto tertua peninggalan simbah saya yang berasal dan tinggal di desa Kencong, Jember diperkirakan dicetak pada akhir dekade 1930-an. Dalam foto itu, ibu saya, Mudrikah masih berusia sekitar empat tahun berdiri di depan mbah kakung. Sementara paklik […]

Wacana (Biennale) Seni Rupa Kalimantan

Oleh : Hajriansyah* Dalam dua atau tiga tahun terakhir, pameran dan berbagai kegiatan seni rupa di Pulau Kalimantan terasa semakin masif. Tidak sebatas memamerkan karya, para perupa Kalimantan mengajukan berbagai wacana seni rupa, dari sebatas silaturahmi hingga konsolidasi, dari persoalan lokal hingga global atau yang bersifat liris maupun yang “protes”. Beberapa pameran yang menawarkan wacana-wacana […]