Pos

Arah Baru Seni Rupa Dalam Peta Buta ?

Oleh : Yaksa Agus* Jawaban untuk tulisan Mayek Prayitno  dan Edo Pop  “ Arah Baru Seni Rupa Kontemporer Indonesia” Begitu membaca tulisan Mayek Prayitno tentang “Membaca Arah Baru Seni Rupa Kontemporer Indonesia”, saya sepakat. Tulisan itu jujur dalam menggambarkan dengan tepat kegelisahan seni rupa metropolitan, membicarakan “ketika material sudah terlalu cair,  karya sudah menjadi data, […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

TUBUHKU MASIH MEMBUKA KITAB Tubuhku kini adalah kitab yang kubuka dengan napas.   Halaman pertama tidak bertuliskan apa-apa.   Hanya dada yang bergerak, seperti pintu yang masih mengenali tangan yang mengetuknya.   Sesuatu datang, lalu pergi, tanpa pernah mengucapkan namanya.   Darah berjalan di bawah kulit. Ke mana? Ia tidak tahu.   Atau mungkin akulah […]

Ijazah dan Lukisan, Keaslian dan Kepalsuan

Oleh: Agus Dermawan T.* Heboh soal asli-palsu ijazah kesarjanaan seorang mantan Petinggi Negara nyaris sama dengan keriuhan ihwal lukisan asli-palsu di Indonesia dan dunia. Pada cara pemalsuannya, pada tuduhannya, sampai pada pasal metoda penelitian untuk mencari bukti keasliannya. ———— PADA 1994 beberapa balai lelang internasional untuk pertama kali menggelar lelang “Modern and Contemporary Southeast Asian […]

Penciptaan Seni yang Otentik

Oleh: Jonnie Kirman* Wilayah penciptaan seni rupa memiliki kompleksitas dari proses kesejatian seorang seniman yang memiliki khasanah personalifikasi otentik, dan pergulatan spiritual, serta tanggung jawab etik tidak tendensius untuk mendegradasi karya yang telah dilahirkan, walau, kadang terjadi interaksi di dalam pikiran diri kita sendiri, mempertanyakan, pertanyaan yang berputar-putar di atas kepala sang kreator. Apakah idealisme […]

Guruh di Langit Seni Rupa

Oleh: Agus Dermawan T* Guruh Sukarno Putra, kelahiran 13 Januari 1953, wafat pada Sabtu subuh, 26 September 2026. Dunia budaya dan seni Indonesia sangat kehilangan. Sebagai komposer, penggubah lirik, koreografer dan penggerak seni pertunjukan besar Swara Maharddhika, Guruh memiliki jejak yang tidak bisa dilupakan. Ia ikon panggung Indonesia yang belum tergantikan. Namun di balik panggung, […]

Desil Hitam Estetika: Ketika Keindahan Mengkhianati Kebenaran dan Kebaikan

Oleh: Kasiyan*   Ada sebuah kata yang belakangan seperti naik kelas, dari tabel statistik ke percakapan publik: desil. Kata yang terdengar dingin dan administratif itu, dipakai untuk membaca lapisan kesejahteraan: siapa berada di bawah, siapa di tengah, siapa di atas. Angka akhirnya bukan sekadar angka. Ia menjadi cara negara menyigi kehidupan warga, meskipun selalu ada […]

Gundogan, Semrawut Emas, dan Arketip Indonesia di pojok kota Venesia

Oleh: Azuzan JG* (Bagian 1 dari 2 tulisan) Catatan perjalanan ini dibuat berdasar kunjungan saya ke Venesia 15-19 Juni 2026. Venesia Langkah saya terhenti. Lelaki berusia 60 an itu menarik perhatian. Anyaman daun palem mirip janur Bali ada di tangannya. Ia duduk di atas lantai batu di sebuah jalan kecil di Venesia. Jari-jemarinya seperti memiliki […]

Kongres Kebudayaan Nusantara 2026: Kerinduan Pada Akar Lampau

Oleh: Chrisman Hadi Nanti pada 8 Agustus 2026 sejumlah pemangku adat, penghayat kepercayaan, budayawan, seniman, akademisi, sejarawan, peneliti dan komunitas kebudayaan dari berbagai daerah direncanakan berkumpul di Malang dalam Kongres Kebudayaan Nusantara. Perhelatan yang diselenggarakan Himpunan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa tersebut membawa harapsn besar: Menggali kembali nilai-nilai peradaban Nusantara sebagai fondasi pembangunan […]

Suatu Kali Seperjalanan dengan Mas Nasirun

Oleh: Hairus Salim HS* Perupa Nasirun (1965-2026) adalah manusia yang unik. Unik dalam pengertian tidak seperti orang kebanyakan. Di antaranya, ia tidak memiliki dan tidak menggunakan telpon genggam pribadi, sesuatu yang amat langka sekarang ini. Tentu saja ia bisa beli, yang ter-up date dan termahal sekali pun. Tapi itu tadi, ia tidak merasa perlu memiliki […]

Khotbah Nasirun

Oleh: Agus Dermawan T. Nasirun, kelahiran Cilacap, Jawa Tengah, 1965, wafat pada 1 Agustus 2026 di Yogyakarta. Perupa amat terkenal ini memberangkatkan karyanya dari dua tradisi yang diturunkan orang tuanya. Ibunya, Supiyah, wanita berlatar Sunda Wiwitan. Ayahnya, Samrustam, orang Jawa yang meniti tradisi dengan kedalaman. Nasirun banyak mewariskan rupa seni dan cerita kehidupan. ————- SAYA […]