Pos

Esai: Kata Kerja

Oleh: Hudan Hidayat* 1 Apa, yang diarungi aku dalam The Life And Opinions Tristram Shandy? “I wish either my father or my mother”, katanya, “or indeed both of them, as they were in duty both equally bound to it, had minded what they were about when they begot me; had they duly consider’d how much […]

Dramaturgi Jolenan:  Dari Tanah ke Panggung Ingatan, Kemetul Merundingkan Warisan dan Masa Depan

Oleh: Eko Yuds*  Warga Desa Kemetul mengawali Jumat pagi, 17 Juli 2026, dengan mujahadah yang dipimpin Gus Fuad, salah satu tokoh agama setempat. Rangkaian salat Dhuha, zikir, tahlil, dan doa berlangsung dalam suasana khidmat. Di antara lantunan doa itu tersimpan harapan akan keselamatan, kemaslahatan, kesejahteraan, dan keberkahan bagi seluruh warga desa. Pagi tersebut mempertemukan dua […]

Di Desa Tambi Puspasari Mancari Diri

Oleh: Supali Kasim* Pencarian apa bagi penari Ni Kadek Yulia Puspasari di Desa Tambi? Awalnya ia menunjukkan gerak tari Pendet. Hanya berbusana biasa, bukan busana tari Bali. Gamelan yang mengiringi juga berasal dari audio sederhana, tetapi menggema. Puspasari seakan-akan menunjukkan perjalanan awalnya memang berakar dari Bali. Tetapi, di sini, terlihat sekali ia tidak mengabarkan sebagai […]

Batobo: Ketika Piala Dunia Menjelma Menjadi Warisan Budaya Hidup di Ternate dan Tidore

Oleh: Asfarinal* Setiap empat tahun sekali, dunia berhenti sejenak untuk menyaksikan Piala Dunia. Jutaan manusia larut dalam kegembiraan, ketegangan, dan harapan yang menyatukan berbagai bangsa melalui sepak bola. Namun, di Provinsi Maluku Utara, khususnya kota Ternate dan kota Tidore, Piala Dunia menghadirkan sesuatu yang lebih dari sekadar pertandingan. Ia telah bertransformasi menjadi ruang ekspresi budaya […]

Masyarakat Urban dan Gema Kreativitas Pengarang Muda

Oleh: M. Rifdal Ais Annafis* Dengan sedikit terpukau, saya ingat betul apa yang digambarkan Goenawan ketika ia memutuskan menjadi penyair: Ia tekun membaca dan berkenalan dengan buku tipis Tifa Penyair dan Daerahnya, milik H.B. Jassin, seorang kritikus sastra yang teguh dan berpengaruh. Di buku tersebut, untuk memasuki gelanggang sastra, setidaknya seorang penyair perlu menguasai tiga […]

Repatriasi Tanpa Reformasi Museum: Sebuah Pertaruhan bagi Warisan Budaya Indonesia

Oleh: Asfarinal* Gelombang repatriasi benda budaya dari berbagai museum di Eropa kepada negara-negara asalnya sedang mengubah arah diplomasi kebudayaan dunia. Benda-benda yang selama puluhan hingga ratusan tahun meninggalkan tanah kelahirannya kini mulai memperoleh kesempatan untuk kembali. Fenomena ini bukan sekadar perpindahan koleksi museum, melainkan koreksi terhadap sejarah kolonial yang selama berabad-abad menempatkan bangsa-bangsa jajahan sebagai […]

Ujung yang ditumpulkan

Oleh: Pietra Widiadi* Mungkin banyak dari kita tidak bisa membedakan antara Desa dan Kelurahan meski dalam keseharian mereka sering bersinggungan. Persamaan yang ada, kelurahan dan desa memiliki fungsi administrasi dalam melaksanalan pelayanan publik terutama terkait dengan kependudukan. Namun, kalau ditanya apa perbedaannya, umumnya tidak tahu. Di sini, mari kita lihat sedikit dalam tentang perbedaan tersebut. […]

Ali Sadikin Empu Peradaban Kota

Oleh: Prof. Sardono W Kusumo*  Peringatan 100 tahun Ali Sadikin selama sepekan berakhir, 14 Juli 2026. Beragam acara mengingatkan kembali jasa-jasa Bang Ali membangun Jakarta. Perlu rasanya mengemukan lagi penghargaan dari Institutu Kesenian Jakarta kepada Bang Ali, pada 2006, yakni pemberian gelar “Empu Peradaban Kota”. Semacam pertanggungan jawab pemberian gelar tersebut disampaikan dalam pidato Rektor […]

Festival Fulan Fehan 2026, Panggung Alam di Perbatasan yang Memukau Dunia

Oleh : Fafa Utami* Belu, Nusa Tenggara Timur, Sabtu 27 Juni 2026 – Hamparan Padang Savana Fulan Fehan di Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, kaki gunung Lakaan, Kabupaten Belu, siang itu kembali menjadi saksi sebuah pertunjukan budaya yang berskala monumental. Festival Fulan Fehan IV berhasil menyatukan sekitar 3.900 penari dalam sebuah pertunjukan kolosal dengan tema “Dance […]

Argentina, Lionel Messi, Hidup dan Mati

 Oleh: Agus Dermawan T.* Cerita sepakbola Lionel Messi dan kisah rindu di Caminito sama serunya. Keramaian kehidupan dan kesunyian kematian begitu dekatnya. Argentina! Sepotong catatan perjalanan di negeri El Fütbol. ————- DI KALA Piala Dunia 2026 membahana, menyebut Argentina sama dengan meneriakkan “Messi”. Namun, mungkin ada yang tidak tahu, bahwa masyarakat Argentina sesungguhnya kurang senang […]