Pos

The Burning Season, Musim Bakar-bakar Hutan

Oleh: Pietra Widiadi* (Founder Pendopo_Kembangkopi, wadah belajar warga Lereng Gunung Kawi di Malang, dan ketua Yayasan Borneo Nature Indonesia, Palangkaraya) The Burning Season (1994) menempatkan Chico Mendes sebagai tokoh sentral yang memperlihatkan bagaimana keingintahuan (curiosity) terhadap kehidupan sehari-hari dapat berkembang menjadi kesadaran kritis dan perjuangan sosial-ekologis. Chico digambarkan berasal dari keluarga petani-pekebun karet di Brasilia […]

Pangeran Kecil, Totto-chan dan Sekolah Kita

Oleh: Punawan Andra Setiap awal tahun ajaran, ada pemandangan yang hampir selalu berulang. Pagi-pagi, anak-anak datang dengan seragam baru, sepatu yang masih bersih, tas yang tampak lebih besar daripada tubuh mereka. Sebagian berjalan dengan penuh semangat. Sebagian lainnya menggenggam tangan orang tua lebih erat, bahkan menangis ketika harus berpisah di gerbang sekolah. Hari pertama sekolah […]

Pertemuan Imajiner Ki Hadjar Dewantara dengan The Beatles

Oleh: Bambang Supriadi ICS   Ada kebohongan yang sudah terlalu lama diterima sebagai kebenaran. Bahwa orisinalitas lahir begitu saja. Bahwa para seniman besar suatu pagi bangun tidur, lalu dunia berubah karena mereka memiliki ilham yang tidak pernah dimiliki orang lain. Omong kosong. Setiap nada yang mengubah sejarah, setiap lukisan yang mengguncang zaman, serta setiap film […]

Merah Putih dan Pekerjaan Kebudayaan

Oleh: Purnawan Andra* Setiap Agustus, merah putih hadir di hampir seluruh ruang kehidupan kita. Ia berkibar di halaman kantor, sekolah, jalan kampung, rumah-rumah warga, hingga gang-gang kecil. Selama beberapa pekan, warna itu menjadi pemandangan yang nyaris tak terpisahkan dari Indonesia. Bendera merah putih memang identitas negara. Namun, dua warna itu sesungguhnya memiliki kehidupan budaya yang […]

Mengenal Kuliner Khas Kepulauan Talaud Sulawesi Utara

Oleh: Hari Suroto* Kepulauan Talaud terletak di paling utara Indonesia, berbatasan langsung dengan Filipina. Kepulauan Talaud memiliki kuliner khas yang yang diolah secara tradisional berbahan pangan lokal seperti keladi, kelapa, kacang merah, dan ikan laut. Bagi masyarakat Talaud, keladi bersama sagu adalah makanan pokok. Tanaman keladi di Talaud ditanam di sawah maupun kebun. Pada masa […]

Rumah Proklamasi dan Ingatan Bangsa Membangun Kembali Simbol Kemerdekaan atau Membangun Masa Depan Sejarah Indonesia?

Oleh: Asfarinal* “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya.” Kalimat yang sering dikutip dari Bung Karno tersebut sesungguhnya tidak hanya berbicara tentang penghormatan kepada manusia, tetapi juga kepada ruang-ruang tempat sejarah bangsa itu dilahirkan. Sebab sejarah tidak pernah hadir dalam ruang hampa. Ia selalu memiliki panggung, memiliki lanskap, memiliki bangunan yang menjadi […]

Menakar Ulang Gotong Royong

Oleh: Pietra Widiadi* Setiap bulan Agustus, warga Indonesia selalu disibukkan dengan kemeriahan peringatan hari Kemerdekaan, negeri ini. Tradisi peringatan dan kemeriah atas kemerdekaan sudah hadir sejak, dikumandangan Indonesia merdeka. Bahkan sejak berabad lalu, peringatan semacam ini ada, dalam berbagai tradisi daerah dan dalam bentuk berbagai peringatan. Kemeriahan tidak hanya di kota, di mana pusat pemerintahan […]

Taufiq Ismail dan Kesaksian Dunia Sastra Indonesia

Oleh: Mahwi Air Tawar* Dukungan terhadap Taufiq Ismail sebagai kandidat penerima Hadiah Nobel Sastra terus mengalir dari berbagai penjuru Indonesia. Suara itu datang dari para sastrawan, akademisi, komunitas kebudayaan, lembaga pendidikan, serta Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI) dari berbagai daerah di Indonesia. Dukungan tersebut bukan sekadar seremoni atau pernyataan sesaat. Ia tumbuh dari penghargaan terhadap perjalanan […]

Seni Mengganggu Jakarta: Catatan Jakarta International Performing Arts (JIPAF) 2026[1]

Oleh: Hikmat Darmawan*   Bagian Pertama dari Dua Tulisan Pengalaman penting dalam festival ini buat saya adalah merasakan langsung bagaimana sebuah festival seni pertunjukan kontemporer bisa menjadi praksis kongkret membangun pengetahuan bersama warga. Saya menikmati ketika anak-anak SMP 1 Cikini dan ibu-ibu kampung Kalipasir juga para guru dan pejabat Dinas tertawa-tawa menonton Flying Balloons Puppet […]

Bahasa Kebangsaan Penyatu Bangsa

Oleh: Kim Young  Soo* Tiga unsur, yaitu Tanah, Rakyat, dan Bahasa Kebangsaan, membentuk suatu negara. Tanpa tiga unsur itu, negara tersebut bukanlah negara yang berdaulat. Bahasa Kebangsaan pula mencerminkan jati diri bangsa tersebut. Demikian pandangan KIM YOUNG SOO. Sebagaimana diketahui, Rakyat, Tanah dan Bahasa Kebangsaan merupakan tiga unsur utama untuk membentuk sebuah negara. Dengan kata […]