Pos

Puisi-Puisi Aditya Billy Y Susanto

Kau dan Ragumu Kau dan ragumu. Aku terburu-buru. Mengintip hatimu yang sepi.  Membawaku pergi untuk mengejar harap yang tak pernah kususun setinggi ini. Aku dan yakinku. Membawa sakit yang semestinya tak kubuat sedalam ini.  (Yogyakarta, 2 Mei 2024)   Sebelum Terlalu Jauh Datanglah kembali. Ku ingin melihat kau menangis. Ku ingin melihat kau bersedih. Dan […]

Buku Cerita Yang Menggugah Human History

 Oleh Ninuk Kleden-P Fiction is history, Human History or it is nothing (Joseph Conrad) —— Buku Cerita Dalam menorehkan  penanya untuk  SAKSI MATA yang merupakan kumpulan 16 cerpen, Seno Gumira Ajidarma (SGA) tidak dipungkiri boleh bergelar maestro sastra. Gelar lain layak disandangnya, akademisi, politisi yang mempunyai suara politik yang disenandungkan dengan caranya sendiri. Eseis atau features kalau mau, seperti […]

Hari Puisi Nasional ; Menakar Kekuatan Kata

 Oleh Sugiarto B Darmawan Tahun 1990, aku diajak Wiji Thukul ke Jakarta. Saat itu dia diundang oleh Goethe Institut untuk membaca puisi. Selain Thukul ada beberapa penyair nasional (yang saya ingat, ada Linus Suryadi AG, Darmanto JT, Leon Agusta, Lazuardi Ade Sage). Puisi para penyair tersebut diterbitkan oleh Goethe Institut dalam dua bahasa, Indonesia dan […]

Hare Rumemper : Teater Sebagai Laboratorium

Oleh A Zaenuri Lahir di Surabaya, 6 Juni 1954. ‘Hare’ nama panggilannya, dia adalah darah Belanda. Kakeknya seorang Belanda pedagang rempah-rempah kawin dengan perempuan pribumi Banda Neirah. Dari sini lahir bapaknya dan menikah dengan perempuan Tulungagung dari keluarga seniman. Keluarga ibunya banyak yang jadi seniman bahkan pamannya dalang wayang kulit. Hare lahir di Surabaya, karena […]

Amir Kiah: Kematangan Seorang Penata Artistik

Oleh A. Zainuri Lahir di Kupang, Nusa Tenggara Timur, 16 Agustus 1952. Selepas SMA dia mulai aktif berkesenian, dengan belajar melukis di LIA (Lembaga Indonesia-Amerika) – Painting Circle yang diasuh pelukis Krishna Mustajab. Lalu bergabung di Bengkel Muda Surabaya sebagai tata artistik teater. Semua sutradara yang ada di Bengkel Muda, tata artisiknya selalu ditangani Amir […]

Puisi-Puisi Sugiarto. B Darmawan

Menyambut Hari Bumi, 22 April 2024     BILA ENGKAU BANGUN PAGI INI Bila engkau bangun pagi ini kawan Jangan lagi berharap akan disambut riuh ocehan kutilang Seperti masa kecilmu Dimana orkestra nyanyian burung bersahut sahutan Dari pucuk pohon randu kepodang dengan warna bulu kuning keemasan Perkutut yang baru bangun malas malasan mengucapkan salam Jalak […]

Putu Wijaya, Sebuah Transkip Wawancara Tentang Teror Mental dan lain lain oleh Jose Rizal Manoa

PUTU WIJAYA: Usaha untuk, mencoba untuk melawan larangan-larangan itu dan memanfaatkan segala kendala-kendala itu sebagai batu loncatan sebagai challenge, bahkan sebagai tambahan juga untuk membuat tenaga kita meloncat sama dengan seperti seorang pencuri yang sebetulnya badannya ringkih, tapi ketika dia dikejar oleh masyarakat mau dibunuh tiba-tiba disudut dia bisa meloncat dua meter. Padahal meloncat satu […]

Puisi-Puisi Doddi Ahmad Fauji

SINGLAR Koropak 01 Bismillah ini singlar pematah lidah dan ratapan orang linglung sebelum ruh jauh menjelajah merangsek berdesak di dukdek kota Beri daku dan cukupi nyali dan nyala ya maha pelita dari wangsit musim semi menyiangi limpa berlanjut ke lambung yang gampang gembung Pulihlah pulih pesakit yang tersayat Kun! * Koropak 02 Bismillah, moga tak […]

Lebur Setelah Hancur Sebagai Alternatif

Judul: Lebur Setelah Hancur Sebagai Alternatif Genre: Novel Penulis: Kusuma Tanjung Penerbit: PT. Mesin Rekam berkah sumber rezeki Tahun terbit: Maret, 2024 Pemesanan pada tanggal 25 Maret-5 April 2024 di: Post Santa Bookshop, Patjarmerah, Rumah Tumbuh Buku, Toko Perihal Cinta, The Reading Cat, dan toko buku alternatif lainnya.  Novel ini berisi pertanyaan entitas, eksistensi hingga […]

Puisi-Puisi Sugiarto B Darmawan

DUA KENANGAN DARI TIMOR 1. Kupang O.. Kupang Aku dengar dentang lonceng gereja mu. Sayup. Tarian ombak menyapu pantaimu. Lembut. Teriak nyaring pedagang ikan berjalan dalam naungan rimbun daun lontar. Rumah rumah adat berdiri sunyi di tengah kebun. Sungai sungai kecil membelah tanah kapur. Di ranting cendana seekor kutilang menari. Nyanyi sendiri berteman sepi. O… […]