Pos

Hunian Prasejarah Masa Perundagian di Raja Ampat

Oleh Hari Suroto Kepulauan Raja Ampat berada di bagian paling barat Pulau Papua, membentang di area seluas kurang lebih 4,6 juta hektar. Saat ini, Raja Ampat merupakan bagian dari Provinsi Papua Barat, yang terdiri dari empat pulau besar yaitu Pulau Waigeo, Batanta, Salawati dan Misool, dan lebih dari 600 pulau-pulau kecil, atol dan taka dengan […]

Mengenal Noken Sebagai Warisan Budaya UNESCO

Oleh Hari Suroto Noken atau tas rajutan khas Papua akhirnya diakui sebagai Warisan Budaya Dunia Tak Benda (intangible heritage) dalam Sidang UNESCO (United Nations Educational Scientific and Cultural Organization) di Paris, Prancis, tanggal 4 Desember 2012 (http://www.unesco.org). Noken adalah kantong atau tas yang dirajut dari kulit kayu, bunga anggrek, dan ada juga yang terbuat dari […]

Papua dalam Catatan Awal Sejarah

Oleh Hari Suroto Letak Papua sangat strategis berada di bagian paling timur Kepulauan Indonesia dan paling barat wilayah barat Pasifik. Papua menjadi jembatan yang menghubungkan Kepulauan Indonesia dengan Pasifik. Papua menjadi wilayah transisi ke Australia.  Papua memiliki potensi sumberdaya alam yang sangat beragam dan melimpah. Potensi sumberdaya alam ini berupa hasil hutan maupun hasil laut. […]

Budaya Literasi ASN di Papua

Oleh Hari Suroto Seperti diketahui minat baca masyarakat Indonesia masih rendah dibanding negara-negara ASEAN seperti Singapura dan Vietnam. Berdasarkan hasil survei Organisasi PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (UNESCO) pada 2012, indeks minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001 artinya dari setiap 1000 orang Indonesia yang serius membaca hanya satu orang. Demikian juga dengan catatan survei yang dilakukan […]

Hunian Prasejarah di Danau Sentani Barat

Oleh Hari Suroto 1 Danau Sentani terletak di Kabupaten Jayapura, koordinat 1400 231 – 1400 501 BT dan 20 311 – 20 411 LS. Danau ini memiliki luas sekitar 9.360 ha dan berada pada ketinggian 75 m di atas permukaan laut. Danau Sentani merupakan danau terbesar di Papua, terdapat 21 pulau di danau ini (limnologi.lipi.go.id). […]

Cerita Mumi di Lembah Baliem dan Konservasinya

Oleh Hari Suroto Lembah Baliem terletak 1650 meter di atas permukaan laut. Lembah ini terkenal hingga ke mancanegara dengan Festival Budaya Lembah Baliem yang berlangsung 7 sampai dengan 10 Agustus setiap tahunnya. Pada zaman kolonial Belanda, lembah ini diberi nama “Grote Vallei’ atau ‘Lembah Besar’. Masyarakat yang tinggal di Lembah Baliem menyebut dirinya orang Hubula […]

Budaya Dong Son Di Kawasan Danau Sentani Papua

Oleh Hari Suroto Danau Sentani memiliki luas 25,5 km2 atau sekitar 9.630 ha dan kedalamannya bervariasi sampai mencapai 140 m. Masyarakat Sentani bermukim di tepi Danau Sentani dan pulau-pulau di Danau Sentani. Meskipun lokasi pemukiman danau cukup terbatas, hubungan dengan masyarakat luar danau tidak terputus. Hubungan itu, pada umumnya merupakan hubungan dagang. Akibat yang terjadi […]

Akar Budaya Masa Lalu Sebagai Identitas Komunitas ASEAN

Oleh Hari Suroto Asia Tenggara secara geografis terdiri atas wilayah daratan dan kepulauan. Wilayah daratan meliputi Myanmar, Thailand, Laos, Kamboja dan Vietnam, sedangkan untuk daerah kepulauan yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Timor Leste dan Filipina. Berdasarkan literatur yang ada, terdapat beberapa istilah dalam penyebutan wilayah Asia Tenggara. Cina dan Jepang menganggap kawasan Asia Tenggara sebagai daerah selatan (Nanyang atau Lands […]

Situs Gua Pawon: Kontribusinya Untuk Pengetahuan dan Penelitian

Oleh Dr. Lutfi Yondri Penemuan gua-gua di Gunung Pawon yang terletak di kawasan batugamping Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat atau dalam skala kawasan yang lebih luas berada di bagian barat Dataran Tinggi Bandung yang melingkungi kawasan Danau Bandung Purba. Gua tersebut merupakan penemuan baru dalam kegiatan penelitian prasejarah yang pernah dilakukan di daerah […]

Pasang Surut Sejarah Medang

Oleh: Prof. Dr. Timbul Haryono, M.Sc. Dr. Riboet Darmosoetopo   Editor: Novo Indarto, S.S. Soft Cover : 21 x 14,5 cm : 189 halaman   Paparan dari dua pakar arkeologi tentang sebuah kerajaan kuno bernama Medang. Ia pernah mengalami masa jaya, meninggalkan peradaban tinggi, menyisakan beberapa misteri, dan tidak lepas dari masa surut akibat perebutan […]