Pos

Nietzsche, Sprach Zarathustra, dan Cahaya Estetika Persia

Oleh Kasiyan*   “Knowledge is not by abstraction, but by presence and illumination.”  (Suhrawardi, S. Y., 1999. The Philosophy of Illumination). Ada sesuatu yang nyaris tak terbaca di tengah kebisingan dunia hari ini—di balik ledakan, statistik korban, dan narasi geopolitik tentang konflik Iran dengan kekuatan besar seperti Amerika dan Israel—yakni bahwa perang bukan hanya soal […]

Komunitas Tamil dalam Kemajemukan Masyarakat di Sumatra Utara

Oleh Zulkifli B. Lubis*   Seminar Nasional Kebudayaan Etnis India Tamil di Sumatera Utara, PUSSIS-UNIMED, Medan, 28 Mei 2009 Pengantar Komunitas India Tamil telah hadir dan menjadi bagian signifikan dalam perkembangan kebudayaan Nusantara sejak beberapa abad silam, terutama di sebagian masyarakat Pulau Sumatera. Interaksi panjang mereka dengan komunitas lokal telah membuka beragam kemungkinan kajian—dari aspek […]

Dekonstruksi Historiografi dan Politik Memori: Analisis Kritis Terhadap Kedudukan Raja Sang Naualuh Damanik dalam Narasi Kolonial dan Lokal Sumatera Utara

 Oleh Shohibul Anshor Siregar* Wacana sejarah mengenai Raja Sang Naualuh Damanik, penguasa ke-14 dari Kerajaan Siantar, menempati ruang yang unik sekaligus kontroversial dalam historiografi Indonesia. Di satu sisi, ia diagungkan dalam memori kolektif masyarakat Simalungun sebagai simbol perlawanan, pionir pembangunan kota Pematangsiantar, dan pelindung spiritual yang membawa Islam ke wilayah pedalaman. Namun, di sisi lain, […]

Wied Sendja dan Écriture Féminine dalam Cerita-Gambar 1970-an

Oleh Seno Gumira Ajidarma* Wied Sendja, perempuan penggubah cerita-gambar, bekerja nyaris sendirian pada 1970-an, mengungkap perlakuan patriarkal terhadap perempuan, serta bagaimana perempuan menerima dan menghadapinya, dengan kesadaran maupun ketaksadaran, dalam iklim budaya urban yang merebak pasca-1965. Percobaan kritik feminis terhadap 18 judul cerita-gambar gubahan Wied Sendja. Akan tergabung ke dalam buku Dari Spider-Man Sampai Wayang: […]

Surat Untuk Ririd (R.H. Authonul Muther)

Oleh Nirwan Dewanto*   Bung Ririd,  Di setiap akhir tahun saya terjangkiti semacam pathos, yaitu bahwa sejumlah potongan masa lalu kembali lagi, sedikit menutupi pandangan ke depan; melankoli akan kiprah diri sendiri jadi lebih besar daripada kegirangan bersama anak dan keluarga saya. Juga sekarang ini. Desember tahun lalu saya bergegas menutup dan memberesi manuskrip Ke […]

Rumah Kopi Surat: Secangkir Kopi dan Agama-Agama

Oleh  Tony Doludea* Cerita pendek karya Leo Tolstoy (1828-1910) yang ditulis pada 1891 ini diterbitkan pertama kali dalam bahasa Rusia pada 1893 dan dalam bahasa Inggris pada 1901. Tolstoy bercerita bahwa di kota Surat, di Gujarat, India bagian Barat, terdapat sebuah rumah kopi tempat banyak pelancong dan orang asing dari seluruh penjuru dunia bertemu dan […]

Nobel Sastra untuk Epik Kematian dan Kebangkitan Seni: László Krasznahorkai, Kronikus Abad Apokaliptik

Oleh: Gus Nas Jogja* Introitus: Palu Godam dari Stockholm dan Teror yang Disahkan Pada hari Kamis, tanggal 9 Oktober 2025, dunia sastra diguncang, bukan oleh kejutan yang menyenangkan, melainkan oleh sebuah pengakuan akan kengerian yang sudah lama kita rasakan. Pengumuman Hadiah Nobel Sastra yang dianugerahkan kepada penulis Hungaria, László Krasznahorkai, atas “karyanya yang menarik dan […]

Negeri Memalukan Karena Tidak Memiliki Rasa Malu Lagi

Oleh Tony Doludea* Mantan Presiden Korsel Roh Moo-hyun (62 tahun) tewas saat mendaki gunung di dekat rumahnya, Sabtu 23 Mei 2009. Roh bunuh diri dengan cara melompat dari bukit itu. Mantan Presiden itu meninggalkan rumahnya pada pukul 05.45 untuk mendaki bukit Ponghwa. Ia terlihat melompat  sekitar pukul 06.40.  Roh melakukan bunuh diri diduga karena kasus […]

Menyigi Historiografi yang Abai pada Estetika dan Seni

Oleh: Prof. Dr. Kasiyan, M.Hum. “History is not a mere chronicle of events, but the re-enactment in the historian’s mind of past thought, an imaginative act that rescues human experience from oblivion.” — R.G. Collingwood, The Idea of History (1946) Kita membaca sejarah Indonesia, dan yang paling sering tampak hanyalah deru peperangan, pergantian rezim, atau […]

Metafora Bahasa, Fungsi Kritik dalam Kebudayaan Jawa

Oleh Indro Suprobo* One of the most significant advances in semantics and stylistics in recent years has been the work done by Roman Jakobson on metaphor and metonymy. He emphasised, or rather re-emphasised that there are two fundamental relations in language: those based on similarity and those involving contiguity. Similarity gives rise to metaphor, contiguity […]