Pos

Repatriasi Tanpa Reformasi Museum: Sebuah Pertaruhan bagi Warisan Budaya Indonesia

Oleh: Asfarinal* Gelombang repatriasi benda budaya dari berbagai museum di Eropa kepada negara-negara asalnya sedang mengubah arah diplomasi kebudayaan dunia. Benda-benda yang selama puluhan hingga ratusan tahun meninggalkan tanah kelahirannya kini mulai memperoleh kesempatan untuk kembali. Fenomena ini bukan sekadar perpindahan koleksi museum, melainkan koreksi terhadap sejarah kolonial yang selama berabad-abad menempatkan bangsa-bangsa jajahan sebagai […]

Ujung yang ditumpulkan

Oleh: Pietra Widiadi* Mungkin banyak dari kita tidak bisa membedakan antara Desa dan Kelurahan meski dalam keseharian mereka sering bersinggungan. Persamaan yang ada, kelurahan dan desa memiliki fungsi administrasi dalam melaksanalan pelayanan publik terutama terkait dengan kependudukan. Namun, kalau ditanya apa perbedaannya, umumnya tidak tahu. Di sini, mari kita lihat sedikit dalam tentang perbedaan tersebut. […]

Festival Fulan Fehan 2026, Panggung Alam di Perbatasan yang Memukau Dunia

Oleh : Fafa Utami* Belu, Nusa Tenggara Timur, Sabtu 27 Juni 2026 – Hamparan Padang Savana Fulan Fehan di Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, kaki gunung Lakaan, Kabupaten Belu, siang itu kembali menjadi saksi sebuah pertunjukan budaya yang berskala monumental. Festival Fulan Fehan IV berhasil menyatukan sekitar 3.900 penari dalam sebuah pertunjukan kolosal dengan tema “Dance […]

Argentina, Lionel Messi, Hidup dan Mati

 Oleh: Agus Dermawan T.* Cerita sepakbola Lionel Messi dan kisah rindu di Caminito sama serunya. Keramaian kehidupan dan kesunyian kematian begitu dekatnya. Argentina! Sepotong catatan perjalanan di negeri El Fütbol. ————- DI KALA Piala Dunia 2026 membahana, menyebut Argentina sama dengan meneriakkan “Messi”. Namun, mungkin ada yang tidak tahu, bahwa masyarakat Argentina sesungguhnya kurang senang […]

Komunitas Lima Gunung dan Subversi Politik Kebudayaan

Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Ditengah perkembangan politik negeri terbesar keempat dari jumlah penduduk yang semakin represif, yang dibutuhkan tidak hanya politik resistensi tetapi politik subversi. Melihat persiapan dan menyaksikan Festival Lima Gunung yang baru usai diselenggarakan di Dusun Warangan, sebuah dusun di lereng Gunung Merbabu; geliat politik subversif itu kuat dirasakan. Perkembangan politik di negeri kepulauan […]

Haaland, Setelah Vigeland

Oleh:  Agus Dermawan T.*  Pada babak perempat final Piala Dunia 2026 Norwegia dikalahkan Inggris, 1-2. Namun demikian peran Haaland, penyerang Norwegia, sangat merasuk dalam hati. Atraksi Haaland di lapangan melambungkan Norwegia sebagai negeri atraksi seni. ————- Perupa Tisna Sanjaya jelas penggemar sepak bola. Tak ada satu sesi pertandingan Piala Dunia 2026 yang ia tinggalkan. Sambil […]

Harmoni dari Cileunyi: Diplomasi Musik Organik, Syiar Budaya Tradisional, dan Inovasi Rampak Seeng di Saung Budaya Yoyon

Oleh: Jasmine Nurul Asyifa* Di tengah pusaran modernitas abad ke-21, manajemen seni kontemporer sering kali terjebak dalam pandangan yang sangat mekanistik. Seni kerap direduksi menjadi komoditas industri kreatif, di mana keberhasilan sebuah ruang kebudayaan diukur secara kuantitatif melalui optimasi algoritma media sosial, jangkauan kampanye digital, serta kalkulasi keuntungan material yang serba pragmatis. Banyak ruang kreatif […]

Gombloh Bukan Hanya di Radio

Oleh: Esthi Hudiono* SEJARAH NAMA GOMBLOH Gombloh adalah seniman musik yang berkarir di Surabaya untuk Indonesia. Nama asli “Soedjarwoto Soemarsono”. Kelahiran Jombang 12 Juli 1948 saat keluarga mengungsi dari Surabaya. Ia dinamai Gombloh karena kelakuan esentriknya. Julukan ini d iberikan oleh guru, kawan-kawan sekolah dan keluarga serta orang yang mengenal baik tanpa saling tahu. Guru […]

Seni Pertunjukan dan Politik Kehadiran

Oleh: Purnawan Andra* Setiap Kamis, sekelompok orang berpakaian hitam berdiri diam di depan Istana Negara. Mereka tidak banyak berorasi, tidak keras meneriakkan slogan, suasananya bahkan nyaris seperti tidak banyak yang berbicara. Yang terutama mereka lakukan hanya berdiri sambil memegang payung hitam dan foto orang-orang terdekat mereka yang hilang hingga kini. Di tempat lain, beberapa waktu […]

Motayok: Tradisi Pengobatan Tradisional Bolaang Mongondow

Oleh: Hari Suroto* Motayok merupakan tradisi pengobatan yang dilakukan secara turun-temurun oleh masyarakat Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara. Motayok berupa ritual tarian untuk mengobati orang sakit dengan bantuan roh leluhur melalui bolian. Saat melakukan ritual motayok, bolian menari diiringi musik gimbal (gendang) dan golantong (gong), bolian didampingi oleh seorang yang disebut mokokapoi untuk memanggil roh, dan […]