Pos

Mengadili Ibrahim

Oleh Taufiqurrahman Beberapa tahun terakhir ini, setiap kali Idul Adha, saya selalu dihantui pertanyaan: Tidakkah ritual kurban itu mencerminkan watak agama yang antroposentris, yang lebih mengutamakan kepentingan manusia daripada makhluk hidup lain di dunia? Mungkinkah kita beragama tanpa terjebak ke dalam antroposentrisme? Namun, pertanyaan-pertanyaan itu hanya muncul untuk kemudian hilang begitu saja, bersamaan dengan hilangnya […]

Bermain-Main dengan Waktu: Alur Cerita yang Tidak Patuh dalam Dua Film Christopher Nolan

Oleh Eko Fangohoy You want to go see a film that surprises you in some way. Not for the sake of it, but because the people making the film are really trying to do something they haven’t seen a thousand times before themselves. . . I give a film a lot of credit for trying […]

Cincin Gyges, Sebuah Cerita tentang Yang Adil

Oleh Tony Doludea Pada suatu hari, seorang gembala istana kerajaan Lydia sedang merumput. Datanglah badai topan hebat. Disusul oleh gempa kuat, yang membuat bumi di situ terbelah. Gyges lalu turun ke dalam celah tersebut dan menemukan sebuah kuda yang terbuat dari perunggu, yang sebuah memiliki pintu. Gyges membuka pintu itu dan melihat sebuah kerangka tengkorak […]

Gerhana dan Otonomi Seni Rupa Indonesia

(Tanggapan untuk Aminudin TH Siregar, Hendro Wiyanto, Yuswantoro Adi dan Asmudjo J. Irianto) Oleh: Chabib Duta Hapsoro Empat tulisan sebelumnya telah mendiskusikan dan memperdebatkan “gerhana dalam seni rupa Indonesia”. Gerhana itu menghalangi produksi-diseminasi seni rupa Indonesia, perkembangan medan seni rupa Indonesia dan pembentukan historiografi seni rupa Indonesia. Tulisan ini menawarkan sebuah konsep atau cara pandang, yang […]

Wayang Krucil Sriguwak Ngawi: Kesenian Mancanegari Yang Terabaikan

Oleh Tjahjono Widijanto Kebudayaan Jawa di Jawa Timur menurut Suripan Sadi Hutomo (1986: 390) memiliki ciri khas, yakni sangat dinamis dan kerakyatan. Berkaitan dengan pembagian wilayah kebudayaan, kebudayaan di Jatim menurut Koentjoroningrat dibagi menjadi dua wilayah kebudayaan, yaitu (1) daerah kebudayaan mancanegari (daerah kebudayaan pesisir timur di Surabaya, dan (2) kebudayaan tanah sabrang wetan. Daerah […]

Dalam Kesunyian Padang Rumput Mongolia

Oleh Petrus E. Handoyo Tulisan ini bertalian dengan budaya nomaden Mongol di padang rumput, yang terletak di Republik Mongolia, Asia Tengah. Selama berabad-abad, orang Mongol secara batin dikenal sebagai orang-orang nomad. Budaya subjektif nomaden mereka tampak jelas sekali saat mereka yang sudah menetap di wilayah perkotaan pulang kembali ke padang-padang, entah padang rumput atau padang […]

Pelestarian Motif Megalitik Tutari dalam Konsep SDGs (Sustainable Development Goals)

Oleh Hari Suroto Danau Sentani merupakan danau air tawar terbesar di Papua. Sebagian besar wilayahnya terletak di Kabupaten Jayapura dan sebagian kecil wilayahnya berada di Kota Jayapura. Danau ini memiliki luas sekitar 9630 ha dengan kedalaman 52 m, dan terletak pada ketinggian 72 m di atas permukaan laut. Bentuk morfologi Danau Sentani memanjang dari arah […]

MARYAM: Keperawanan, Penyaliban dan Kebangkitan Yesus

Oleh Budi Murdono   Judul Buku: Panggil Aku Maryam: Sebuah Biografi Kritis Bunda Maria Penulis: Lesley Hazelton Penerbit: IRCiSoD Tahun: 2020 Tebal: vi+372 Masih dalam suasana Paskah, secara kebetulan saya selesai membaca buku biografi Bunda Maria ini. Ditulis oleh Lesley Hazleton, penulis perempuan kelahiran Inggris yang juga seorang psikolog dan wartawan kawakan. Banyak bukunya yang […]

Perihal Penerjemahan Karya Sastra Kita

Oleh Anton Kurnia Sembilan tahun silam saya berkesempatan memimpin sebuah lokakarya penerjemahan yang disponsori oleh British Centre for Literary Translation. Dalam lokakarya yang berlangsung di Erasmus Huis, Jakarta, itu saya memandu sekelompok penerjemah untuk menerjemahkan penggalan novel Gustaaf Peek, Dover, dari terjemahan bahasa Inggris karya David Colmer ke bahasa Indonesia. Gustaaf sebenarnya menulis dalam bahasa […]

Si Gurita: Dan Setelahnya

Oleh Nirwan Dewanto —untuk Ketut Putrayasa Jika saya mencoba masuk ke dalam pikiran bung, jika saya menyatukan irama langkah saya yang lambat dengan langkah bung yang cepat, jika saya terheran-heran kenapa bung membuat sebuah “patung” gurita berukuran raksasa di Pantai Berawa, Canggu, Bali Selatan, pada bulan April lalu, maka saya berpikir tentang tiga jenis kesenian […]