Pos

Puisi-Puisi Pulo Lasman Simanjuntak

RUMAH SAKIT tergulir waktu dari almanak permainan langka kalau atau menang jadi sandera yang hilang rekaman status ialah dengkur roh-roh siapa giliran diinfus kematian genap nyanyian mazmur menggeledah subuh tertidur renyah sampai pinggir jendela kutelantarkan kicau burung “gantungkan spermatozoa,” tegasmu ada tanya curiga jari-jari karet menari musik cacat sempurna sudah Jakarta, Tahun 2021   SAJAK […]

Puisi-Puisi Paavo Haavikko

Penerjemah: Eka Ugi Sutikno   Nyanyi Bunga Pohon cemara sedang bermain; hujan luruh membasung terus; Oh kau, anak perempuan pemotong pohon, securam pegunungan, keras dan Indah mendengarkan, jika kau tak pernah mencinta, jika aku tak pernah mencinta (perkataanmulah yang paling pahit ketika kita berpisah), O dengarlah― membasung, meluruh hujan di atasmu melimpah-riuh, terus, tanpa ampun. […]

Kitab Ratapan: Sastra Ibrani Memulihkan Kemanusiaan

Oleh Tony Doludea Pada sekitar musim panas 587 SM, Kerajaan Yehuda di Israel Selatan jatuh setelah dikepung oleh Nebukadnezar II sejak Desember 589 SM. Puncaknya adalah kehancuran kota dan runtuhnya Bait Suci Allah, serta pembuangan bangsa pilihan Allah itu ke Babel. Ini merupakan malapetaka paling dahsyat sepanjang sejarah bangsa Israel. Selama pengepungan, antara 18 sampai […]

Menakar Mitos dan Ritus Kematian Mayadanawa (Tinjauan Kambing Hitam Rene Girard)

Oleh I Gede Sarjana Putra Setiap 210 hari, tepatnya Buda (Rabu) Umanis Wuku Galungan masyarakat Bali yang beragama Hindu melaksanakan ritual perayaan Hari Raya Galungan. Jauh hari sebelum puncak perayaan sudah ada rentetan upacara ritual, sebagai persiapan menuju upacara puncak hari raya. Ritus Hari Raya Galungan ini selalu dengan tema ‘Kemenangan Dharma melawan Adharma.’  Mitos […]

Kans Perjalanan Pertama di Malaysia

Oleh Benny Benke Adakah cara paling indah menyongsong kematian selain dengan cara paling sederhana. Tidak merepotkan orang lain, nir biaya, dan meninggalkan kisah juga pelajaran berharga kepada cucunda tercinta? Adakah yang lebih berharga selain budi pekerti dan pertalian keluarga yang kuat, dan tak terpermaknai kekuatannya, di atas mihrab vespa? Ya, vespa butut berwarna orange memesona dalam film “Perjalanan Pertama,” […]

Tamansiswa, Quo Vadis?

Memberi kepercayaan diri pada perjuangan. Betul pendapat yang disampaikan secara virtual oleh Mentri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Prof Dr Muhadjir Effendy dalam perayaan 100 tahun Tamansiswa di Pendapa Agung di Yogya 3 Juli lalu. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa di tahun-tahun awal pendiriannya  Tamansiswa mampu memberikan kepercayaan diri yang luar biasa pada banyak […]

Puisi-Puisi Afrizal Malna

museum bayangan kipas angin (aku ingin kita juga tahu seperti kipas angin di atas peta berjalan sendiri — malam di luar kamera mengganti nama-nama) terkadang kita tinggal bersama om dan tante makan malam dikelilingi hantu bank tagihan hutang gunung salak meletus — kaos kaki banjir ciliwung suara keroncong, jangkrik dan kodok jongos dan babu menari […]

Puisi-Puisi Chris Triwarseno

Khuldi Pelontar Gelebah  Nisan-nisan membaringkan usia Berselimut ajal, yang menyelinap Arak-arakan gagak meracaukan takdir Mawar-kantil, menebar pusara  Aku tertunduk, menatap tanah Penuh jejak kepedihan  Mereka, yang selalu menudingku Makluk bertanduk, penjual nafsu Khuldi, pelontar gelebah  Kau kutuk aku dalam larat Di setiap dosa-dosamu, kau lesak ampun Mewujud cahaya, memadam apiku Yang tak sudi menunduk tanah  […]

Antara ruangrupa dan Roger Waters

Oleh Jendoel Hadi Santosa Documenta ke-15 di Kassel, Jerman yang dikuratori ruangrupa menjadi perhatian dunia. Seperti kita ketahui terjadi polemik atas penurunan instalasi “People’s Justice“ karya kelompok Taring Padi, Indonesia. Karya itu berbentuk banner sepanjang sekitar dua belas meter dengan tinggi sekitar delapan meter yang penuh sesak dengan figur campur-baur yang berjudul “People’s Justice” yang dibuat dua […]

Puisi-Puisi Tulus Wijanarko

GLOSARI DI DALAM RUMAH dulu hanya ada aku dan engkau lalu kita memilih dengan pada mulanya adalah, mari melangkah, sayang ada janji di depan pintu dan mata saling rindang di setiap ragu, aha, lalu matahari bercahaya tiga kali, dari tenggara timur laut juga barat daya, dan mereka ialah lalu atas pada mulanya adalah kita hanya […]