Pos

Isyana dan Gambar Garuda Pancasila

Oleh: Agus Dermawan T.* Sejak 2019 ada agenda tahunan “Juni: Bulan Bung Karno”. Disebut “Bulan Bung Karno”, karena pada bulan Juni Bung Karno lahir (6 Juni 1901), Bung Karno wafat (21 Juni 1970), dan Bung Karno mengumumkan nama Pancasila (1 Juni 1945). Sehingga 1 Juni disebut sebagai Hari Lahir Pancasila. Untuk memvisualisasi Pancasila, diciptakan lambang […]

Kegelisahan Metodologis di Balik Penulisan Metodologi Penciptaan Seni

Oleh: Kasiyan* “Ketika praktik menjadi pengetahuan, dan penciptaan menjelma riset, di sanalah seni berbicara sebagai cara manusia memahami dunia.” Tulisan ini merupakan refleksi penulis atas proses penyusunan buku Metodologi Penciptaan Seni: Refleksi Kritis dan Pendekatan Komprehensif (UNY Press, 2025), setebal 554 halaman, yang mengkaji paradigma dan praktik metodologi penciptaan seni dalam perspektif Practice-Based Research dan […]

Mengunyah Pidato Doktor Mikke Susanto

Oleh: PAXSML* Dari Algoritma Ruang Tamu hingga Kuasa Digital Global Museum di Ruang Tamu Jika Anda bertamu ke rumah orang Indonesia, terutama manusia Jawa, ruang pertama yang menyergap Anda bukanlah ruang makan yang penuh aroma semur daging, melainkan ruang tamu. Di sana, sebuah tradisi lama dimulai. Tuan rumah akan menyilangkan tangan, tersenyum takzim, lalu berujar […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

BALADA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI SUNAN KALIJAGA malam tidak jatuh malam datang seperti ibu tua yang berdiri di pagar bambu memanggil anaknya pulang lampu-lampu minyak dipadamkan satu per satu dari serambi langgar angin menggeser bau tikar pandan dan membawa sisa doa yang belum selesai diaminkan ada suara bukan dari mulut bukan dari langit tetapi dari […]

Tubuh Buruh Pemetik Teh dan Sejarah yang Ditanam

Oleh : Selvi Agnesia Pertunjukan tari Akar Emas Hijau, mengangkat sejarah teh dalam konteks kolonialisme yang beririsan dengan sistem kapitalisme. Disampaikan lewat gestur tubuh-tubuh keseharian buruh pemetik teh yang didisiplinkan. Pencarian “Ketubuhan dan akar diri” adalah dua pondasi utama yang digunakan Ela Mutiara, koreografer asal Sukabumi-Jawa Barat sebagai landasan berkarya. Setelah sejak 2020, ia mengeksplorasi […]

Komodifikasi Kue-Ku Lasem dalam Arus Ekonomi Kreatif

Oleh: Favio Soares Pinto*  Pelestarian tradisi yang termanifestasi dalam memori leluhur, penyesuaian terhadap lingkungan baru yang diwujudkan melalui adaptasi lokal, serta perubahan orientasi menuju nilai komersial yang tercermin dalam ekonomi kreatif. Mbak Agni menjelaskan makna filosofis dan fungsi sosial kue-ku di Lasen. Kue-ku tidak dapat dipahami sekadar sebagai kuliner biasa. Berdasarkan pembacaan terhadap berbagai wawancara, […]

Up in the Air dan Negara di Ruang Transit

Oleh: Purnawan Andra* Ada sesuatu yang menarik ketika publik memperdebatkan frekuensi perjalanan luar negeri seorang presiden. Sebagian orang menganggapnya sebagai bagian wajar dari diplomasi. Sebagian lain melihatnya sebagai tanda bahwa pemimpin lebih sibuk mengurus dunia daripada mengurus rumah sendiri. Perdebatan semacam ini hampir selalu berakhir pada hitung-hitungan teknis: berapa kali berangkat, berapa negara yang dikunjungi, […]

Mengukur Kemabruran Haji: Merintis Jalan Menuju Kesalehan Sosial

Oleh: Prof Dr Fauzi M.Ag* Pada musim haji 2026M/1447H ini, jamaah haji Indonesia berjumlah 221.000 jamaah yang terdiri dari 203.320 jamaah haji reguler dan 17.680 jamaah haji khusus. Mereka saat ini telah melaksanakan inti haji yaitu wukuf di Arofah, dan tengah melanjutkan menyelesaikan rangkaian rukun dan wajib haji. Seluruh rangkaian ibadah yang dijalankan bertujuan pada […]

Kamera Rakyat: Merawat Kebersamaan

Oleh : Bambang Supriadi* Erupsi Gunung Merapi tahun 2010 bukan sekadar letusan gunung berapi. Ia adalah dentuman yang merobek ingatan, memisahkan manusia dari rumahnya, dan meninggalkan abu di atas kehidupan yang sebelumnya tumbuh tenang. Asap pekat membubung ke langit, lahar meluncur menelan ladang dan ternak, sementara ribuan orang berlari meninggalkan kampung yang selama puluhan tahun […]

Cannes, Pesta Babi, dan Cara Kita Membaca Film

Oleh : Purnawan Andra* Ada satu hal yang selalu menarik dari film. Ia bisa mengantar nama sebuah negara ke panggung dunia, tetapi pada saat yang sama juga bisa membuat negara itu gugup ketika isi ceritanya terlalu dekat dengan urusan sendiri. Film adalah pedang bermata dua. Tahun 2026 ini, Indonesia hadir di Festival de Cannes lewat […]