Pos

Satu Tombol, Seribu Luka: Tipisnya Batas Jarak dan Kemanusiaan

Oleh Bambang Supriadi* Saat jarak menghapuskan pertemuan langsung antar-lawan di medan tempur, esensi kemanusiaan dalam perang pun kian terkikis. Ia tidak lagi hadir sebagai benturan fisik, melainkan sebagai sistem yang bekerja dari kejauhan, rapi, terukur, dan tampak bersih. Perang berubah menjadi operasi, dan manusia menjadi operatornya. Seperti dibaca oleh Grégoire Chamayou, teknologi drone menggeser perang […]

Susastra Alit, Tansah Amrucut Saking Tatananing Nalar Winingit

Oleh Indro Suprobo*   “How many people today live in a language that is not their own? Or no longer, or not yet, even know their own and know poorly the major language that they are forced to serve? This is the problem of immigrants, and especially of their children, the problem of minorities, the […]

American Crusade Hegseth: Jihad Budaya Barat yang Rapuh, Hancur di Hadapan Ketangguhan Persia

Oleh Mochammad Sulton Sahara*  Judul : American Crusade: Our Fight to Stay Free Penulis : Pete Hegseth Penerbit : Center Street (Hachette Book Group) Cetakan : Pertama (First Edition), Mei 2020 Tebal : 304 halaman  Prolog Budaya: Seruan Perang Abad 21 yang Busuk  Bayangkan sebuah buku yang keluar Mei 2020 dari Center Street, sebuah manifesto […]

Sampah sebagai Problema Quantum: Dari Budaya Keteraturan Kosmologi Borobudur ke Entropi Kota Jakarta

Oleh Mochammad Sulton Sahara* Sampah adalah hantu masa depan yang terlupakan, benih kemakmuran terkubur dalam pelukan keterbuangan, mencerminkan ketidakseimbangan antara harmoni alam Nusantara dan kekacauan urban modern [1]. Prologia: Indonesia berada di persimpangan krusial, seperti sistem kuantum dalam superposisi, keadaan ganda di mana sampah bukan lagi sekadar isu budaya kebersihan, melainkan fenomena fisika kompleks: fluktuatif, tak pasti, […]

Wayang Topeng Malang: Ketika Warisan Budaya Dibiarkan Sekarat di Tanah Kelahirannya Sendiri

Sebuah catatan kritis tentang krisis identitas budaya yang terus kita abaikan bersama   Oleh Yusuf Munthaha* Ada sesuatu yang terasa ganjil ketika kita menyebut Wayang Topeng Malang sebagai “ Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) ”, yang telah diakui pemerintah pusat, sementara di saat yang sama, desa-desa yang selama berabad-abad menjadi rahim dari tradisi ini seperti […]

Simfoni di Arena Kolektif: Gairah Komunal dalam Piala Raja Hamengkubuwono Cup

Oleh Abdul Mu’iz Dehana Cakra Surya* Dalam kurun waktu terakhir, dunia mengalami disrupsi besar akibat pandemi Covid-19 yang melumpuhkan berbagai sektor kehidupan, tidak terkecuali industri pertunjukan seni di Indonesia yang sempat terhenti total. Fenomena ini berdampak signifikan terhadap ekosistem marching band di Yogyakarta. Sebagai kota yang dikenal dengan aktivitas artistik yang dinamis, kebijakan pembatasan kerumunan […]

Film Pelajar dan Warisan Budaya Lokal di Purbalingga

 Oleh Abdul Wachid B.S.* Festival Film Pelajar Purbalingga (FFP) bukan sekadar arena lomba; ia merupakan laboratorium kultural tempat generasi muda belajar memaknai, merekam, dan mempertahankan akar budaya melalui praktik sinema. Fenomena ini penting karena memperlihatkan bahwa produksi film di tingkat sekolah bukan hanya soal teknik, estetika, atau kompetisi, melainkan praktik representasi yang aktif membentuk pemahaman […]

Film, Perang, dan Peradaban yang Diabaikan

Oleh Purnawan Andra* Perang hari ini tidak hanya bergerak di peta militer, tetapi juga diam-diam menggerus peta kebudayaan. Dalam konflik yang memanas antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, kerusakan yang terjadi tidak berhenti pada infrastruktur atau korban jiwa. Ia merambat ke sesuatu yang lebih sunyi yaitu warisan peradaban.  Laporan terbaru menunjukkan bahwa sejumlah situs […]

Menjaga Ribuan Cerita di Tengah Perubahan Zaman di Museum Wayang Kekayon Yogyakarta

Oleh Anisyah Padmanila Sari* Setiap hari, ribuan kendaraan menderu di depan gerbangnya, memacu mesin menuju pantai-pantai eksotis di Gunungkidul. Deru knalpot, klakson, dan laju wisata seakan tak pernah berhenti. Jalan raya itu seperti arteri utama yang mengalirkan manusia menuju lanskap-lanskap indah di selatan hingga timur, cepat, padat, dan tanpa jeda. Namun, tepat di kilometer tujuh […]

Persepsi Ekologi Olafur Eliasson

Oleh Nurhasna Isnaini* Pameran bertajuk “Your Curious Journey” oleh seniman asal Islandia-Denmark, Olafur Eliasson, yang diselenggarakan di Museum MACAN (Modern and Contemporary Art in Nusantara) mulai 29 November 2025 hingga 12 April 2026 ini mengajak kita untuk merasakan sensasi rasa penasaran ketika melangkah masuk ke dalamnya. Sejak memasuki ruang pamer, saya disambut oleh “Adrift Compass” […]