Pos

Novel Kastel – Kafka Mengantarkan Làszlo Krasznahorki sebagai Pengarang

Oleh: Sigit Susanto* Sebuah wawancara antara Làszlo Krasznahorki, peraih nobel sastra tahun 2025 asal Hongaria dengan panitia nobel sastra di Swedia, cukup mengagetkan. Ia sebutkan bahwa dirinya menjadi pengarang berkat baca novel Kastel karya Franz Kafka. Kita tahu bahwa novel Kastel karya Kafka tersebut sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh An Ismanto, dari penerbit […]

Ritus di Tengah Sengketa Takhta

Oleh: Mukhlis Anton Nugroho Kraton Surakarta kembali berada dalam pusaran perhatian publik. Bukan semata karena kemegahan sejarahnya, melainkan karena konflik suksesi yang belum selesai dan mulai menyentuh ritus-ritus penting di dalamnya. Jika perebutan takhta hanya berhenti sebagai urusan keluarga, persoalannya mungkin terbatas pada lingkaran internal kraton. Namun, ketika ketegangan itu berimbas pada kirab pusaka, upacara […]

Buku Koleksi Benda Seni

Oleh: Mikke Susanto* Dalam beberapa dekade muncul fenomena terbitnya buku-buku koleksi seni rupa di berbagai negara. Meskipun fenomena ini tidak sebesar bidang bisnis maupun politik, tetap perlu mendapat perhatian. Fenomena ini menunjukkan bahwa praktik mengoleksi tak berhenti di ranah privat dan hanya terkait dunia seni. Namun juga bergerak menjadi medan representasi kultural yang luas, bahkan […]

Bukan Orang Madura, Tapi Dipercaya Membaca Jiwa Musik Madura: Kisah Di Balik Kèjhung Lintas Terop 2026

Oleh: Fitri Bima Asih* Di balik keberhasilan tur Kèjhung Lintas Terop 2026, terdapat kolaborasi artistik yang telah terbangun melalui proses panjang antara koreografer Sri Cicik Handayani, S.Sn., M.Sn. dan komposer muda asal Trenggalek, Dimas Adinata Raharja, S.Sn., yang lebih dikenal dengan nama panggung Saminata. Kolaborasi keduanya bermula pada tahun 2024 melalui karya tari kontemporer Nandhang, […]

Sajak-sajak Isbedy Stiawan ZS

SAJAK 1 aku sapi, katamu, dua tali di hidungku lalu dua gembala menarik-ulur, dan menggebah : cambuk sedia di tubuhku. aku memang sapi? tanyamu ingin jawaban 2 sekiranya aku kecewa bukan karena kau salah tapi aku tak ahli untuk marah dan percaya; tinggi aku memanjakanmu! 3 kelak saatbya air mata hanya sepeeti hujan di musim […]

Degradasi Topeng Malang: Catatan dari Rumah-Rumah yang Pelan-Pelan Sepi

Oleh: Muhammad Nasai* Ketika Saya Mengira Topeng Malang Hanya Ada di Pakisaji Ada masa ketika saya sungguh percaya bahwa Topeng Malang hanya hidup di satu tempat. Keyakinan itu bukan lahir dari kesimpulan ilmiah, bukan pula dari penelitian panjang, melainkan dari jalur yang sederhana dan umum terjadi: informasi yang tersedia. Apa yang paling sering disebut, paling […]

Sapardi dan Ikhtiar Menjadi Manusia 

Oleh: Purnawan Andra* Ada pertanyaan menarik yang mungkin jarang kita ajukan. Mengapa puisi-puisi Sapardi Djoko Damono terus menemukan pembacanya di tengah Indonesia yang berubah begitu cepat? Padahal, dunia yang dihadapi generasi sekarang sangat berbeda dengan dunia ketika puisi-puisi itu lahir. Media sosial mengubah cara manusia berkomunikasi. Teknologi digital mengubah cara manusia bekerja. Politik dan ekonomi […]

Retreat Meditasi & Pelatihan Samanera

*🪷Retreat Meditasi & Pelatihan Samanera*🪷 Dibimbing langsung oleh : SAYADAW U KUṆḌADHĀNA Sayadaw ditahbiskan pada tahun 1991 oleh Pa-Auk Sayadawgyi.Saat ini telah membabarkan dhamma dan mengajarkan meditasi di berbagai negara seperti Malaysia, Macao, Singapore, Amerika, Kanada, Jepang, Sri lanka, China, Hongkong, Inggris, Indonesia, Thailand, dan Vietnam, Taiwan. Akan di adakan pada tanggal : 01 July […]

Napas Jiwa Nagekeo: Eternitas Jejak Budaya

Oleh: Bambang Supriadi  Dalam semesta spiritual masyarakat adat Nagekeo di Flores, Nusa Tenggara Timur, masa lalu tidak pernah benar-benar terkubur. Ia tidak pernah menjelma menjadi sekadar artefak mati atau narasi usang yang semata hanya ditulis dalam buku atau jurnal serta dipajang di etalase museum. Masa lalu yang konon diwakili oleh kehadiran roh para leluhur tetap […]

Hollywoodisme: Kekuatan Narasi dan Estetika yang Melumpuhkan

Oleh: Bambang Supriadi Di tengah lanskap geopolitik yang terus berubah, peperangan modern tidak lagi hanya berfokus pada kekuatan kinetik di medan laga, melainkan telah bergeser menjadi perjuangan untuk memenangkan imajinasi dan loyalitas publik. Dalam konteks Iran, fenomena ini dimanifestasikan melalui diskursus yang dikenal sebagai ‘Hollywoodisme’. Istilah ini bukan sekadar kritik narasi dan estetika terhadap industri […]