Pos

Dicky Senda dan Gastrosofi Mollo

Oleh Royyan Julian Diakui atau tidak, makanan adalah episentrum yang menggerakkan sejarah peradaban Homo sapiens. Seluruh aktivitas, ekspresi, dan hasrat manusia berpusat pada makanan. Hal ini masuk akal karena makanan merupakan kebutuhan dasariah serta sumber nutrisi paling sahih yang memungkinkan manusia—dan makhluk hidup lainnya—sintas. Nuansa gastronomis inilah yang begitu pekat terhidu di dapur Dicky Senda […]

Dramaturgi dalam Film: Bollywood Vs. Hollywood

Oleh Panji Wibowo Intro Sinema India dalam wacana perfilman dunia seringkali dipandang sebelah mata. Sebuah wahana yang tersisih dari tilikan estetik dibanding dengan Hollywood atau sinema Eropa. Bahkan seringkali sinema India digeneralisasi dengan sebutan “Bollywood”, sebuah sebutan yang pada awalnya merupakan sebuah lelucon yang ditujukan bagi film-film berbahasa Hindi yang diproduksi sebuah studio di Mumbai […]

Gita Si Ari-Ari

Oleh Elizabeth Inandiak Pengantar redaksi: Elizabeth Inandiak, (62 tahun Juni ini) akan menerbitkan sebuah buku tentang pengalamannya 30 tahun tinggal di Indonesia. Elizabeth berasal dari Perancis. Ia tinggal di Yogja. Ia dikenal sebagai sastrawan, penerjemah, wartawati yang mempelajari kebudayaan Jawa dan menghasilkan banyak buku. Pada tahun 2002, ia menerbitkan buku berjudul Les Chants de lile […]

Budaya Dong Son Di Kawasan Danau Sentani Papua

Oleh Hari Suroto Danau Sentani memiliki luas 25,5 km2 atau sekitar 9.630 ha dan kedalamannya bervariasi sampai mencapai 140 m. Masyarakat Sentani bermukim di tepi Danau Sentani dan pulau-pulau di Danau Sentani. Meskipun lokasi pemukiman danau cukup terbatas, hubungan dengan masyarakat luar danau tidak terputus. Hubungan itu, pada umumnya merupakan hubungan dagang. Akibat yang terjadi […]

Stupa Ber-Chattra Di Goa Gajah Bali

Oleh Sramanera Guna Sagara Situs Goa Gajah bertempat di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali. Keberadaan situs ini pertama kali diwartakan oleh L.C. Heyting di buletin arkeologi pemerintah Hindia Belanda, Oudheidkundig Verslag (OV) tahun 1923. Lalu pada tahun 1925, Stutterheim melakukan survei lebih lanjut dan melaporkannya lewat media yang sama. Namun, keduanya belum menuliskan […]

Menghayati Kesucian Borobudur dari Segala Sisi

Oleh Bhadra Ruci, biksu “Dan siapapun, Ananda, yang meninggal ketika berziarah [ke keempat tempat tersebut], dengan hati penuh keyakinan, dia ketika tubuhnya terurai, setelah meninggal, akan terlahir kembali di alam kebahagiaan surgawi.” Kutipan yang diambil dari Mahaparinibbana Sutta, Digha Nikaya 16 ini kerap dianggap sebagai sumber rujukan utama praktik peziarahan agama buddha. Keempat tempat tersebut […]

Apakah Borobudur Sama Sekali Asing Dengan Stupa Ber-Chattra ?

Oleh Prawirawara Jayawardhana Pada periode 1907-1911, proyek restorasi Candi Borobudur untuk pertama kalinya dilakukan. Proyek tersebut dipimpin oleh Theodoor van Erp, seorang insinyur Belanda. Beliau merekonstruksi ulang tingkatan-tingkatan pada tubuh candi dan juga membangun ulang stupa-stupa Candi yang sudah rusak. Lebih jauh lagi, Van Erp bahkan menemukan kepingan-kepingan batu yang beliau duga merupakan bagian dari […]

Perihal Polemik Chattra: Sebuah Usaha Memaknai Ulang Filosofi Stupa

Oleh Stanley Khu   1¹  Dalam pengertiannya yang paling sederhana, sebuah stupa Buddhis adalah gundukan batu tempat menyimpan relik dan sekaligus penyimbol batin Buddha. Tapi, pengertian sederhana ini berisiko mengalihkan kita dari aspek simbolik dan filosofis stupa, yakni stupa sebagai simbol Dharma dan keadaan tercerahkan seorang Buddha. Di India masa pra-Buddhis, jasad para raja dan tokoh […]

Memahami Chattra Borobudur dan Melerai Sebuah Perdebatan

Oleh Prawirawara Jayawardhana  Dibangun pada kisaran abad 8-9 Masehi oleh Wangsa Syailendra, dengan waktu penyelesaian diperkirakan memakan waktu 75 tahun, kemudian mulai ditinggalkan pada sekitar abad 14-15 Masehi karena satu dan lain hal, Candi Borobudur terkubur oleh waktu selama lebih kurang 4 abad sebelum akhirnya ditemukan kembali pada 1814 oleh Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffles […]

Situs Bumiayu: Pertemuan Jejak Prasejarah dan Sejarah

Oleh Dimas Indiana Senja Bumiayu merupakan sebuah kecamatan yang terletak di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Namun dalam hal ini Bumiayu bukan semata diartikan secara geografis sebagai satu kecamatan, melainkan secara sosio-kultural yang berarti wilayah Brebes bagian Selatan, yang meliputi kecamatan Tonjong, Bumiayu, Sirampog, Paguyangan, Bantarkawung, dan Salem. Wilayah Brebes (bagian) Selatan ini lebih sering […]