Pos

Di Antara Modernitas dan Tradisi: Pembacaan Kota dalam YUTFest 2026

Oleh : Fitri Bima Asih* Di tengah laju perkembangan kota yang semakin cepat, seni pertunjukan sering kali hadir bukan hanya sebagai hiburan, melainkan sebagai ruang untuk membaca ulang kehidupan manusia. Kota-kota modern tumbuh dengan gedung tinggi, pusat ekonomi, jalan yang padat, dan ritme hidup yang bergerak nyaris tanpa jeda. Namun di balik perkembangan itu, muncul […]

Mencari Celah Tumbuh dan Berkembangnya Sastra di Kampus Banyumas

Oleh: Bayu Suta Wardianto* Saya sebetulnya kurang begitu percaya, lembaga pendidikan (khususnya universitas) dapat menghasilkan para penulis hebat, apalagi sastrawan. Walaupun kita tidak bisa mengesampingkan bahwasanya kampus memiliki andil penting dalam membentuk pola pikir siapapun yang berada di dalamnya –tidak hanya mahasiswa yang belajar– tetapi juga pengajarnya. Sederet nama-nama besar sastrawan Indonesia seperti Pramoedya Ananta […]

Spirit Sastrawan Abdul Wachid B.S. Sebagai Sosok Guru Puisi

Oleh : Tania Rahayu* Di tengah arus kesusastraan yang hari ini semakin ramai oleh kebutuhan pengakuan, popularitas, dan viralitas sesaat, sosok Abdul Wachid B.S. hadir dengan jalan yang berbeda. Ia tidak membangun puisi sebagai panggung hanya untuk menampilkan diri, melainkan sebagai ruang perenungan yang terus hidup. Dalam banyak kesempatan, ia tampak konsisten mengajarkan bahwa puisi […]

Dua Dekade Kelana Garis

Pameran Lukisan Retrospeksi Wayan Kun Adnyana Oleh : Arif Bagus Prasetyo* Ketika memasuki ruang pameran, pengunjung langsung dihadang sebarisan figur lelaki gemuk. Mereka tidak menyambut dengan wajah cerah. Sebaliknya, justru memunggungi pengunjung. Masing-masing hadir secara tunggal pada sederet kanvas, figur-figur itu bertubuh bulat karikatural seperti bola batu. Sebagian besar dari mereka menyembunyikan tangan di punggung […]

Dua Timur, Satu Pesona Gandrung

Oleh: Almeida Ganefabra*     Perjalanan akademik sering kali dipahami sekadar sebagai kegiatan belajar di luar ruang kelas. Padahal, di balik agenda resmi, selalu tersimpan pengalaman manusiawi yang jauh lebih berkesan daripada catatan materi kuliah. Begitulah yang saya rasakan saat mengikuti eskursi akademik ke Banyuwangi, sebuah perjalanan menuju ujung timur Pulau Jawa yang menghadirkan sensasi […]

Horor Mei Taman Suropati

Oleh Agus Dermawan T* Pada Mei 1998 silam Taman Suropati di Jakarta Pusat, menjelma jadi lapangan horor sosial-politik menyeramkan. Mari mengingat sejarah kecil taman artistik yang berusia seabad lebih ini. ———– TAMAN Suropati, yang bersentuhan dengan Jalan Diponegoro dan Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, adalah taman legendaris di Jakarta. Alkisah taman ini dibangun oleh F.J.Kubatz […]

Instalasi Tembikar Lingkungan

Oleh: Nurhasna Isnaini* Pada tanggal 10-12 April 2026, saya dan teman-teman mahasiswa Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta melakukan studi ekskursi ke Banyuwangi, Jawa Timur. Studi ekskursi dilakukan di Taman Gandrung Terakota yang menjadi bagian dari Jiwa Jawa Resort. Dimiliki oleh bapak Sigit Pramono yang juga menjadi dosen pengampu mata kuliah Pengelolaan Wisata Budaya selain […]

Tubuh yang Cair dalam Persimpangan Budaya

Oleh: Brusheila Devi Proboyasti* Kritik atas “Bedhaya Hagoromo” dalam Indonesian Dance Festival 2024 Pada 2 November 2024, rangkaian Indonesian Dance Festival (IDF) 2024 resmi dibuka di Jakarta. Festival dua tahunan yang telah lama menjelma menjadi ruang penting bagi perkembangan tari kontemporer, baik di kancah nasional maupun internasional, pada festival tersebut mengusung tema “Liquid Ranah”. Tema […]

Rumah Seribu Kisah

Oleh HMMC J WIRTJES XVI (YANCE)* Di Medan tidak ada rumah lain selain rumah Bang Jim Siahaan yang menyimpan ribuan kisah drama kemanusiaan. Rumah yang sudah berusia seabad itu terletak di jalan Letjend R Suprapto No 11, Medan.Hal itu dapat terjadi berkat ribuan artefak yang tersimpan di sana. Pada kesempatan ini saya menampilkan satu kisah […]

Melanjutkan Jejak Intelektual Syekh Yusuf al-Makassari

Oleh: Fathurrochman Karyadi* Pada 28 April 2026, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia (Kemenbud RI) menggelar Peringatan 400 Tahun Kelahiran Syekh Yusuf al-Makassari di Masjid Agung Banten Lama. Acara ini juga diisi dengan diskusi intelektual oleh Oman Fathurahman, Muzdalifah Sahib, Upi Asmaradhana, pameran manuskrip, pertunjukan musik religi oleh Debu, Tari Rampak Bedug, Tari Ratoh Jaroe, dan pembacaan […]