Pos

Otonomi Seni dan Problem Epistemologi

(Tanggapan untuk Chabib Duta Hapsoro) Oleh: Syarif Maulana Berbagai tulisan yang pada pokoknya adalah memperdebatkan “gerhana seni rupa Indonesia” merupakan diskursus yang menarik untuk dicermati. Saya memutuskan untuk nimbrung setelah membaca tulisan Chabib Duta Hapsoro yang berjudul Gerhana dan Otonomi Seni Rupa Indonesia.  Tesis Chabib berangkat dari pemikiran Syed Hussein Alatas dalam bukunya yang berjudul […]

Senirupa Kita yang Tidak ke Mana-mana

Oleh: Syakieb Sungkar Tentang 4 Artikel Seni Rupa di Kompas Esai ini ingin merespon 4 artikel di Kompas Minggu yang saling berbalas-balasan satu sama lain. Pada mulanya adalah tulisan Aminudin TH Siregar yang berjudul “Takjub Ajoeb: Kepada Bung Hendro Wiyanto”. Pada prinsipnya Aminudin mengemukakan bahwa infrastruktur senirupa kita tidak mengalami perkembangan yang berarti. Orang Indonesia […]

Selera Estetik Bung Besar

(Secarik Surat untuk Bro Hendro) Oleh: Agus Dermawan T. Kompas Minggu edisi 30/5/2021, 13/6/2021, 27/6/2021 dan 11 Juli 2021 memuat korespondensi Aminudin TH Siregar, Hendro Wiyanto, Yuswantoro Adi, dan Asmujo J Irianto. Empat surat itu lantas disambung oleh Hajriansyah lewat portal BWCF. Karena itu korespondensi, maka sah apabila isinya berupa curahan hati, rerasan (membicarakan orang […]

Melampaui Hijab Gerhana

(Catatan tambahan untuk Aminudin TH Siregar, Hendro Wiyanto, Yuswantoro Adi, dan Asmudjo J. Irianto) Oleh: Hajriansyah* Membaca polemik yang diawali ketakjuban terhadap peristiwa “gerhana” seni rupa Indonesia belakangan ini, saya jadi ingat model penyingkapan yang pernah disampaikan Ibnu Arabi, seorang sufi dan filsuf besar dari Damaskus, negeri terakhir ia tinggal. Model penyingkapan dimaksud membayangkan sebuah hijab (dinding) […]

Tarekat Fraktus: Pengetahuan Jawa Sebagai Metode Media Baru

Oleh Alia Swastika Ruang di Sri Sasanti Syndicate, Yogyakarta, pada sebuah Senin 31 Mei yang panas, tampak luang dan leluasa. Sebenarnya, cukup menyenangkan datang ke ruang seni pada masa covid, di mana acara seperti ini hanya dihadiri audiens terbatas, dengan protokol kesehatan yang cukup tertib. Kami punya waktu untuk saling berbincang dan menanyakan kabar, dalam […]

Yeh Pulu dan Tafsir Kun

Oleh Seno Joko Suyono Setidaknya terdapat dua perupa, yang lima tahun terakhir ini saya catat berpameran tunggal bertolak dari riset atas peninggalan arkeologis. Keduanya asal Bali. Pertama, Putu Sutawijaya – yang telah lama menetap di Yogya. Kedua, Wayan Kun Adnyana –seorang akademisi seni rupa (pernah mencoba menjadi wartawan harian Warta Bali dan majalah bulanan SARAD […]

Amorf, Dunia Soliter Made Kaek

 Oleh Warih Wisatsana Ini  bukan kali pertama Made Kaek berpameran tunggal, akan tetapi karya-karya yang dihadirkan pada perhelatan kini, secara stilistik maupun tematik diwarnai kebaruan. Berbeda  dengan periode-periode sebelumnya, yang lebih mengedepankan deformasi bentuk, keleluasaan eksplorasi warna, berikut kemudian mengejar dan menggali monokrom hitam putih; sekarang Kaek terlihat begitu lepas bebas merefleksikan wujud rupa yang terbilang […]

Entropi, Karya Seni & Keberagaman Hayati

Oleh Zaizafun Alya Gunara Hari Bumi diperingati setiap 22 April sejak 1970. Hari ini adalah salah satu hari terbesar yang mengkampanyekan mengenai keberlangsungan, kesehatan, dan keseimbangan biodiversitas lingkungan di bumi. Termasuk menjadi penanda aksi yang menentang kehancuran ekosistem yang terus-menerus terjadi. Tujuan lainnya untuk menumbuhkan kesadaran atas fenomena kepunahan flora-fauna dunia yang semakin cepat. Ada […]

Bersemi (Pameran Tunggal Taufiq HT)

Pameran Tunggal Taufiq HT: Bersemi 19 Maret – 11 April 2021 Pembukaan 19 Maret jam 16.00 WIB @orbitaldago Terbuka untuk umum dan gratis Pameran ini bekerjasama dengan Colaborea art and design ArtSociates Bersemi Tak perlu kita jelaskan lagi dalam masa seperti apakah kita hidup sekarang, yang selalu kita ingat term pembatasan sosial yang membuat kita […]

Estetika Seni Rupa Indonesia, Sebuah Jalan Putar

Oleh Stanislaus Yangni Pengantar Mengamati pergerakan seni rupa Indonesia1 kini, dengan beragam kemunculan karya-karya yang “menghebohkan,” atau kontemporer istilah trennya kira-kira di hampir satu dekade terakhir, ada dua kegelisahan yang menimpa saya, yaitu di ranah pemikiran (estetika dan kajian) dan di ranah berkesenian (seniman dan penciptaan). Tanpa adanya saling-kelindan yang sehat di antara keduanya, seni […]