Pos

Kafka Pulang ke Eropa sebagai Wayang

oleh : Sigit Susanto* Langit kota Zug biru bertabur cahaya matahari hangat, Sabtu, 9 Mei 2026. Kafe Zündhölzli yang berada di depan stasiun kereta api Zug, tepatnya di Alpenstrasse. 13, kota Zug mulai didatangi tamu. Pentas wayang kulit lakon Metamorfosis karya Kafka akan digelar dua kali dari pukul 15.30-16.15 dan 17.00-17.45. Menjelang pukul 15.00 beberapa […]

Estetika di balik “Tari Gandrung”

Oleh: Brusheila Devi Proboyasti* Refleksi Kritis atas Pengalaman di Jiwa Jawa Ijen dan Taman Gandrung Terakota – Banyuwangi Seni sebagai Pengalaman Hidup Seni pertunjukan, terutama tari tradisional, kerap dipahami masyarakat sebagai sekadar tontonan yang indah dan menghibur. Namun, pemahaman semacam itu melupakan hakikat terdalam dari seni itu sendiri, yaitu sebagai pengalaman hidup yang utuh dan […]

Dua Timur, Satu Pesona Gandrung

Oleh: Almeida Ganefabra*     Perjalanan akademik sering kali dipahami sekadar sebagai kegiatan belajar di luar ruang kelas. Padahal, di balik agenda resmi, selalu tersimpan pengalaman manusiawi yang jauh lebih berkesan daripada catatan materi kuliah. Begitulah yang saya rasakan saat mengikuti eskursi akademik ke Banyuwangi, sebuah perjalanan menuju ujung timur Pulau Jawa yang menghadirkan sensasi […]

Talk Show & Retreat 2026 Bhante Sujato “Be. Here. Now.”

TALK SHOW & RETREAT 2026 BHANTE SUJATO “BE. HERE. NOW.” PELUNCURAN BUKU “ASK BHANTE” Bhikkhu 33 vassa. Tradisi hutan silsilah Ajahn Chah. Pendiri website SuttaCentral. Penerjemah Tipitaka. Pendiri Pertapaan Lokanta, Sydney. WAISAK PUJA ============ JAKARTA Minggu, 31 Mei, 14.30 V. Dharma Sukha 1.500 kursi 081283604671   TALKSHOW ========== PEKANBARU Selasa, 2 Jun, 18.00 Hotel Furaya […]

Tubuh yang Cair dalam Persimpangan Budaya

Oleh: Brusheila Devi Proboyasti* Kritik atas “Bedhaya Hagoromo” dalam Indonesian Dance Festival 2024 Pada 2 November 2024, rangkaian Indonesian Dance Festival (IDF) 2024 resmi dibuka di Jakarta. Festival dua tahunan yang telah lama menjelma menjadi ruang penting bagi perkembangan tari kontemporer, baik di kancah nasional maupun internasional, pada festival tersebut mengusung tema “Liquid Ranah”. Tema […]

Menari dalam Perubahan Zaman

Oleh Purnawan Andra* Hari Tari Internasional setiap 29 April sering kita rayakan dengan panggung, kostum, dan pertunjukan yang tertata rapi. Tari tampil sebagai sesuatu yang indah, terlatih, dan layak ditonton. Namun di balik perayaan itu, ada pertanyaan yang jarang diajukan: bagaimana nasib tari di tengah perubahan kehidupan kita hari ini? Apakah ia masih hidup sebagai […]

Museum Penataran Blitar: Meruwat, Merawat, dan Mengingat Sejarah dalam Ruang Pamer

Oleh Galih Qodry Azizi* Museum Penataran Blitar dalam kunjungan menghadirkan suasana yang tenang. Ruang pamer terasa rapi dan tertata. Deretan artefak batu berdiri kokoh di atas pedestal kayu yang kini bewarna kuning pastel. Cahaya masuk dari pintu museum dan membentuk siluet halus pada permukaan arca. Kesan awal yang muncul bukan hanya tentang melihat benda lama, […]

Antara Kopi dan Ruang Spiritual

Oleh Akmal Winasis*     Budaya minum kopi di Indonesia sudah tidak bisa dipisahkan lagi, dari kalangan muda ataupun usia lanjut. Kenikmatan dalam secangkir kopi memiliki sensasi sendiri bagi penikmatnya. Tingginya penikmat kopi di khalayak umum mendukung pertumbuhan warung kopi atau biasa kita kenal dengan coffeeshop. Berbagai kalangan yang ikut meramaikan khasanah perkopian memunculkan berbagai […]

Ramadan Dalam Derap Jaranan

Oleh Fitri Bima Asih* Kalau main ke Trenggalek saat bulan Ramadan, ada suasana yang berbeda begitu jarum jam lewat pukul 12 malam. Ketika sebagian orang mulai terlelap setelah tarawih, di sekitar Alun-Alun Trenggalek justru terdengar suara kendang ditabuh bertalu-talu. Disusul kenong, gong, dan Slompret yang memecah sunyi. Bukan konser resmi, bukan festival besar, ini latihan […]

Wayang Godong di Tengah Seni Kontemporer Global

Oleh Esperanca Vitoria Smith Cunha* Di tengah gemuruh seni kontemporer global, aku terpukau oleh sosok Agus Purwantoro, atau yang dikenal dengan Gus Pur, seorang visioner dari Magelang. Pengalamannya bukan sekadar menciptakan, melainkan sebuah “perjuangan jiwa” yang mendalam. Ia, seorang seniman sekaligus akademisi, telah mendedikasikan dirinya untuk menghidupkan Wayang Godong. Kesenian ini lahir dari perpaduan otentik […]