Pos

Dari Puisi ke Esai: Menata Napas, Menjernihkan Pikiran

 Oleh Abdul Wachid B.S.*   1. Kegelisahan sebagai Titik Berangkat  Sering muncul satu pertanyaan yang jarang diungkapkan secara jujur: mengapa seorang penyair yang piawai merangkai kata bisa terasa buntu saat menulis esai? Pertanyaan itu tampak sederhana, tetapi menyingkap lapisan batin yang lebih dalam, bagaimana seorang penulis berpikir dan merasakan. Penyair terbiasa menangkap dunia lewat satu […]

Puisi-Puisi Ulfatin Ch

Saat Aku Mencintaimu, Indonesia Saat aku mencintaimu, Indonesia bahasa baru tumbuh di rahim ibu Burung-burung bersarang di atas dahan menanam paruhnya dipintu gerbang ruang hijau Saat aku mencintaimu, Indonesia desa-desa mekar, kota-kota terbang Dan kau pulang dari perlawatan membawa beras, gula, paha ayam dan garam yang banyak tersimpan di gudang Keesokan hari aku menyaksikan tanganmu […]

Sastra dan Kebebasan Berpikir: Dari Buku Terlarang ke Bahasa yang Merdeka

Oleh Abdul Wachid B.S.*   A. Pendahuluan “Dalam sejarah bangsa ini, kata pernah menjadi barang berbahaya. Ia bisa menggetarkan kekuasaan, tapi juga menghidupkan nurani.” Kalimat itu seolah menggambarkan masa ketika kata tak lagi sekadar sarana komunikasi, melainkan alat kuasa dan perlawanan. Dalam sejarah Indonesia modern, terutama pada masa Orde Baru, bahasa pernah mengalami nasib getir: […]

Lingkar Malam: Perjalanan Zine dari Eksplorasi Menuju Ruang Kolaborasi

Oleh Vikri Aji* Jika berbicara tentang kerja-kerja kreatif secara mandiri, zine adalah salah satunya. Merupakan lembaran yang disusun menjadi buku sebagai kumpulan ekspresi diri yang lebih jujur, bebas, dan personal. Selain itu proses pembuatannya memiliki etos DIY (Do It Yourself). Pemaknaan ini awal mulanya merupakan medium alternatif dari Magazine (majalah konvensional), namun memiliki hal yang […]

Gaya Gokil Gerson

Oleh Seno Gumira Ajidarma * Buku tipis kaya isi. Sebuah parodi tentang bagaimana caranya menjadi seniman (modern) di Indonesia. Namun apa maknanya pelacur botak? Prosa ini lebih seperti cerita pendek yang panjang, belum novela, apalagi novel atawa roman. Format itu menurut saya cocok dengan gaya yang dapat disebut sebagai gila atawa di luar logika. Jika […]

Puisi-puisi Godi Suwarna

Puisi-puisi  diterjemahkan Angin Kamajaya dari sajak-sajak Sunda Godi Suwarna   HAIK-KU AING Anjing! Musang! Sigung! Monyet! Babi! Kucing! Tikus! Kadal! Biawak! Kecoak! Tungau! Kutu busuk! Tungau merah! Anjing! Kodok! Kalong! Cecurut! Ulat! kampret! Sigung! Berang-berang! Garangan! Tupai! Bajing tanah! Burung hantu! Gagak! Elang! Cacing! Mau gue hajar? Sampai muntah berak? Supaya kalian sadar? Haik ku […]

Jalan Raya Sastra Pantura

 Oleh Mahwi Air Tawar* Pulang ke Yogyakarta dengan mengendarai sepeda motor, bagi saya, adalah sebuah prestasi kecil yang pantas dirayakan secara diam-diam. Bukan semata-mata karena saya berhasil melintasi jalan Pantura—jalan yang dalam sejarahnya tidak hanya mendistribusikan hasil-hasil pertanian dari pesisir utara Jawa, tetapi juga menjadi jalur penting penyebaran Islam, terutama dari wilayah Cirebon. Tidak. Prestasi […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

UNTUKMU YANG MENGHAPUS SEPI TEMAN Di bangku kayu itu, kau duduk dengan secangkir kopi dan sepotong senyuman yang membatalkan seluruh kekalahanku. Kita tak butuh banyak kata sebab sunyi pun bisa kita ajak untuk berseloroh tentang luka, dan kau menjahitnya dengan tawa yang kau selundupkan di antara kepulan kenangan. Kau tak pernah bertanya mengapa mataku basah […]

Sajak-sajak Seno Joko Suyono

Sajak Ramadhan 4 Buku-buku tua di kios loakan ini Sudah lebih 50 tahun berderet di rak Tak ada yang pernah membuka halaman Apalagi berniat membelinya Ia kalah laris dengan buku-buku Tajwid bagi pemula Pelajaran Tahsin dan kiat pelafalan dari tenggorokan, bibir, lidah Kitab Halal dan Haram dalam Rumah Tangga Atau buku metode cara shalat khusyuk […]

Di antara Cinta dan Kata: Refleksi Penyair dalam Mawaddah

Oleh Abdul Wachid B.S.    1. Pengantar Kata mawaddah dalam bahasa Arab secara leksikal berarti cinta yang mendalam, kasih yang tumbuh karena kehendak dan kesadaran ruhani, bukan sekadar ketertarikan emosional maupun fisik. Dalam Al-Qur’an, kata ini muncul dalam konteks relasi suci antara suami dan istri, sebagaimana dalam QS Ar-Rum [30]: 21: “Dan di antara tanda-tanda […]