Pos

Budaya sebagai Mesin Ekonomi: Provokasi Mickov & Doyle terhadap Tujuan Bernegara Indonesia

Oleh ​Mochammad Sulton Sahara* Judul : Culture, Innovation and the Economy Penulis : Biljana Mickov dan James E. Doyle (Editor) Penerbit : Routledge (Taylor & Francis Group) Cetakan : Pertama Tahun : 2018 Tebal : 172 halaman (+ index) Buku Culture, Innovation and the Economy (2018) karya Biljana Mickov dan James E. Doyle menantang paradigma ekonomi konvensional […]

Merandai Jejak Identitas Sinema Indonesia Melalui Lensa Lokalitas

Oleh Bambang Supriadi*   Diskursus mengenai identitas sinema sering kali merujuk pada karakteristik yang mapan dan diakui secara global. Sinema India, misalnya, identik dengan formula “Masala” istilah sinema India untuk film yang mencampur berbagai genre, yaitu drama, komedi, aksi, romansa, dan musik. Sinema Jepang kerap diasosiasikan dengan estetika meditatif, presisi visual seperti camera angle Tatami, […]

Tradisi Musik Birahi di Danaraja

Oleh Lanang Setiawan* Di tengah arus zaman yang bergerak semakin cepat, ada hal-hal sederhana yang tetap bertahan karena dijaga oleh keyakinan dan ketulusan hati. Di sudut pedesaan, tradisi tidak selalu hidup dengan gemuruh, tetapi sering justru bertahan dalam kesunyian—dalam doa, dalam nyanyian, dan dalam niat yang tulus untuk mendekat kepada Tuhan. Begitulah yang terjadi di […]

Benturan Budaya di Racing Line: Paradoks Pembalap Indonesia

 Oleh Sulton Sahara* Di tikungan maut, lawan meraung bagai serigala lapar, pelan, lepas helm, lawan bermetaformosis jadi kawan, dalam pelukan ceria di paddock. Agresi retak seperti daun kering, empati hembus angin. Damai.  Prologia: Menjelang seri Moto3 di Brasil 2026, suasana paddock terasa aneh, bukan karena tegang, tetapi karena terlalu hangat, terlalu brotherhood. Di Hospitality Unit […]

RUDHAL JOGLO: Srawung Dalang Jogja–Solo dalam Harmoni Tiga Kelir

Oleh Abimanyu Putra Pratama* Sabtu Malam (14/3/2026) di nDalem Yudonegaran, Yogyakarta, terasa berbeda dari biasanya. Sejak pukul 20.00 WIB, masyarakat mulai berdatangan memenuhi ruang pertunjukan yang didominasi arsitektur tradisional Jawa. Tiang-tiang kayu berwarna gelap berdiri kokoh menopang atap ekspos yang tersusun rapi, menciptakan kesan luas sekaligus hangat. Pendar lampu gantung klasik menghadirkan cahaya kekuningan yang […]

Ternyata Canting Lebih Bijak daripada Saya

Oleh Dahayu Kirana* Bukan seseorang yang tumbuh di lingkungan pembatik, namun sejak kecil saya selalu belajar membatik. Pulang kampung ke Yogyakarta untuk menjenguk simbah adalah rutinintas tahunan. Di rumah simbah, saya hampir selalul melihat proses membatik, karena beliau memang seorang pembatik lama. Bau malam yang pekat, lantai yang lengket karena tetesan lilin, serta berbagai bentuk […]

Di Sudut Kota Jogja, Keroncong Asli Masih Bernyanyi

Oleh Satrio Bagus Wicaksono* Pada sebuah malam yang tenang di kampung Kota Jogja, dendang lagu dengan iringan keroncong mulai terdengar perlahan. Para pemain duduk melingkar di kursi-kursi kayu sederhana, sementara penyanyi berdiri di depan para pemain musik. Tidak ada pengeras suara berdaya besar seperti dalam panggung pertunjukan. Hanya sebuah speaker kecil yang digunakan sekadarnya untuk […]

AI dan Lagu Anggota ASEAN ke-Sebelas

Oleh Domingos Flaviano Belo Correia Freitas* Oktober 2025 menjadi saksi momen bersejarah bagi Republik Demokratik Timor Leste. Di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk pertama kalinya bangsa yang baru merdeka itu duduk setara di meja Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Dalam euforia pengakuan internasional tersebut, sebuah lagu berjudul “Together We Rise” dipentaskan. Lagu ini diharapkan menjadi representasi musikal dari […]

Menyanyikan Indonesia 

Oleh Purnawan Andra* Setiap tanggal 9 Maret Indonesia memperingati Hari Musik Nasional. Peringatan ini biasanya diisi dengan konser, penghargaan bagi musisi, dan nostalgia terhadap lagu-lagu yang dianggap klasik. Nama Wage Rudolf Supratman hampir selalu disebut sebagai titik awal karena hari itu merujuk pada tanggal kelahirannya. Dari sana muncul gambaran bahwa musik nasional adalah kumpulan lagu […]

Jalan Berliku Menuju Kebebasan: Membaca Three Colors: Blue

Oleh Bambang Supriadi* Three Colors: Blue (1993) karya Krzysztof Kieślowski, seorang sutradara Polandia yang dikenal dengan pendekatan visual, filosofis, dan simbolik dalam filmnya, lebih tepat dibahas sebagai meditasi visual tentang kebebasan daripada sekadar film melodrama. Film ini adalah bagian pertama dari trilogi Three Colors, yang terinspirasi oleh warna bendera Prancis dan semboyan Revolusi Prancis yaitu […]