Pos

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

BALADA MOH LIMO SUNAN AMPEL malam turun di bandar Surabaya seperti kain hitam yang lama direndam keringat pelaut dan asap dapur pelabuhan kapal-kapal asing merapat membawa lada membawa besi membawa bahasa membawa nafsu yang berbau garam dan kulit basah lampu minyak gemetar di warung-warung pelabuhan uap tuak naik dari tempayan tanah melekat di balok kayu […]

Puisi-puisi Imana Tahira

Singaparna Di bola matamu Aku melihat padang ilalang Saling melambai Di antara gersang tanah lapang Di bola matamu Aku mendengar percikan air Yang turun sangat lambat Menyentuh Galunggung yang agung Di helai rambutmu Aku seperti menyentuh bunga-bunga Di alun-alun kota, suatu sore Di helai rambutmu Aku seperti meraba kerikil yang bergelombang Menuju pantai di daerah […]

Puisi-puisi Eddy Pranata PNP

BULAN SABIT MERAH asap bercampur debu mengepul serpih-remuk ambulan di reruntuhan rumah sakit; tenaga medis berguguran— au, bulan sabit merah dinistakan nafsu-bengis zinonis membombardir tanpa nurani; roket dan rudal meluluhlantakkan marwah kemanusiaan; iran + palestina tercabikluka! air mata jatuh berderai menjelma serpih waktu retak rapuh : “kematian-kehancuran itu memupus kemerdekaan jiwa!” di langit iran + […]

Puisi-puisi D. Zawawi Imron

SEJARAH Ketika menyatakan salah belum tentu ia benar Ketika menyatakan benar belum tentu ia salah Karena di pusat kutub selatan semua arah menjadi utara Lha kok bisa? Itu pertanda Tuhan tidak bercanda Lalu kapan Tuhan bercanda? Terserah kita Yang jelas bukan ketika seorang anak bunuh diri Karena sang ibu tak mampu membelikan bolpen dan buku […]

Sajak-sajak Laksmi Fidya Ariani

Kamadhatu Bagaimana bisa aku Melepaskan tubuh suci ini Dari tali-tali dunia yang terikat padu. Dedaunan rancak pada rahim jantungku Telah menumbuhkan goda setampan iblis Yang terasa begitu ranum Jiwaku adalah kuil-kuil murung Tempat burung-burung menyanyikan nestapa Tak berkesudahan Tentang dunia Sedang karmawibhangga yang tak berkesudahan Pada jalan ini, menjadi benggel Atas hidupku di masalalu. 2026 […]

Dalí yang Mungil di Lantai 53

Oleh: Kristian S* Seni modern sering kali adalah sebuah ilusi megah yang dikelola dengan sangat rapi melalui dinding-dinding putih museum. Ia mematri kanon di kepala kita, mendikte apa yang agung dan apa yang banal, melalui buku-buku teks sejarah yang ditulis oleh tangan-tangan Barat. Namun, ilusi itu menuntut untuk diuji secara fisik. Perjalanan saya untuk menguji […]

Sajak-sajak Samsudin Adlawi

PADA LUPA Pada lupa aku jatuh Tersungkur di dasar jurang Pada jurang ada alir Mengular nun jauh Airnya hitam tak tertembus Retina mata telanjang Aku menggedor kelambu hitam Yang membekap tubuh Dengan rapal pengakuan dan Penyucian pemilik raga dan semesta Di puncak kepasrahan Setitik cahaya menetes di atas kepala Hitam lenyak seketika 2024 – 2025, […]

Puisi-Puisi Teguh Tri Fauzi

Revolusi Puisi : Rabindranath Tagore kaumasuki rimba puisi Tagore, ketika kata tak sampai menyebut namamu yang retak di mulut waktu di Bengal bunyi dan alunan lagu sunyi yang bernapaskan —gelanggang nyanyian kebebasan mencari muasal antara dua ketiadaan: di timur menanam cinta di barat memanen luka saat bahasa membakar makna yang menolak menjadi senjata kau berbaring […]

Puisi-Puisi Ulfatin Ch

Saat Aku Mencintaimu, Indonesia Saat aku mencintaimu, Indonesia bahasa baru tumbuh di rahim ibu Burung-burung bersarang di atas dahan menanam paruhnya dipintu gerbang ruang hijau Saat aku mencintaimu, Indonesia desa-desa mekar, kota-kota terbang Dan kau pulang dari perlawatan membawa beras, gula, paha ayam dan garam yang banyak tersimpan di gudang Keesokan hari aku menyaksikan tanganmu […]

Puisi-puisi Godi Suwarna

Puisi-puisi  diterjemahkan Angin Kamajaya dari sajak-sajak Sunda Godi Suwarna   HAIK-KU AING Anjing! Musang! Sigung! Monyet! Babi! Kucing! Tikus! Kadal! Biawak! Kecoak! Tungau! Kutu busuk! Tungau merah! Anjing! Kodok! Kalong! Cecurut! Ulat! kampret! Sigung! Berang-berang! Garangan! Tupai! Bajing tanah! Burung hantu! Gagak! Elang! Cacing! Mau gue hajar? Sampai muntah berak? Supaya kalian sadar? Haik ku […]