Pos

Puisi-Puisi Tjahjono Widarmanto

MEGATRUH sama dengan bangkai ia sekejap akan sirna mungkin melesak dalam kerak paling palung di tanah paling liat dan hitam atau melesat ke angkasa, menabrak dan mengguncang pepohonan sebelum lenyap jadi butir-butir molekul seperti gerimis tipis seperti juga sama dengan semua mayat yang tak pernah tahu dalamnya neraka ia tak akan lagi merapal ayat-ayat. segenap […]

Puisi-Puisi Refdinal Muzan

Begitulah September  September, begitulah selalu yang terurai Napasnya mengurung dalam sebuah riak tepian Keterdiaman menikam lembar demi lembar yang telah hanyut Tersapu angin, tertiup badai Lalu kembali datang September dalam hujan Relung kosong kembali terisi Menetes melembabkan semua gersang yang terasing Menepi untuk sejenak kenal dan meresapi Lalu lalang hidup Lalu lalang kenang Lalu lalang […]

Puisi-Puisi Nizar Machyuzaar

Gurindam 12 Si Popi Pasal 1 Sesiapa tiada mengenal konten, sekali-kali tiada beroleh nama beken. Sesiapa mengenal yang empat, maka ia itulah orang literat. Sesiapa mengenal judul, gagas dan gugusnya tiada mandul. Sesiapa mengenal Si Popi, maka telah mengenal teks yang rapi. Sesiapa mengenal konteks, tahulah ia konten yang kompleks. Sesiapa mengenal anasir, tahulah ia […]

Puisi-Puisi Deddy Arsya

Ode Buat Un Musim hujan kali ini luar biasa dinginnya, kereta api bandara terhenti di pertigaan kota. “Mau ke mana, Tambara?” Aku mau ikut ke mana saja kau membawa, asal menjauh dari sejarah: bahasa dari buku sejarah berbau balsem jenazah. Aku mau ke Pyongyang menjenguk teman kecilku yang kini menderita obesitas; aku mau dengar langsung […]

Puisi-Puisi Rai Sri Artini

Bentangan Gurun Badai dan kerontang gurun seringkali Menusuk-nusuk tubuhku Derap kakiku terus melukis jejak Meski angin gurun gigih meniupnya Sabit cuaca mencari celah dalam diriku Untuk masuk lebih dalam Mengaduk darahku dalam tungkunya Aku membayangkan cahaya dan pelangi Di ujung perjalanan Aku didera sakit penyakit Malaikat maut membuntutiku Aku terus berlari dalam terjangan kejam Peluru […]