Pos

Dibutuhkan Arsip Dokumenter Tentang Pendapat-pendapat Seluruh Pengayom Borobudur

 Oleh Seno Joko Suyono* I Sudah banyak ditulis di dalam jurnal-jurnal, bahwa film dokumenter bisa menjadi medium bagi arah penyelesaian konflik di sebuah kawasan. Film dokumenter bisa menjadi alat yang obyektif untuk menampilkan secara cover both sides  pandangan-pandangan para pelaku atau stake holder yang berbeda perspektif dalam memahami inti masalah konflik. Konflik dalam hal ini […]

Benturan Keyakinan dalam Vikings: Valhalla

Oleh Bambang Supriadi* Vikings: Valhalla merupakan serial yang dirancang oleh Jeb Stuart dan Michael Hirst, diproduksi oleh MGM Television untuk Netflix, dan dirilis pada tahun 2022. Tiga musim dengan dua puluh empat episode itu membawa penonton ke awal abad kesebelas, ke sebuah masa ketika dunia Viking berdiri di ambang perubahan besar. Namun serial ini tidak […]

AI Sebagai Sarana atau Ancaman?

Oleh Bambang Supriadi* Dzaki, seorang mahasiswa yang sedang menempuh ujian tengah semester, menatap layar laptopnya sambil mencoba menyusun jawaban ujiannya berupa tugas esai. Di sebelah dokumen tulisannya, terbuka jendela aplikasi Artificial Intelligence. Dengan bantuan chatbot berbasis AI, Dzaki merapikan logika tulisannya, menemukan beberapa referensi baru yang relevan, dan memperbaiki struktur akademis tulisannya agar lebih mudah […]

Boamara: Harmoni yang Tumbuh dari Kekeringan

Oleh Bambang Supriadi* Di ujung timur Nusantara, di wilayah yang lebih awal disentuh matahari setiap pagi, terbentang sebidang tanah yang lebih akrab dengan sengatan panas daripada hujan. Di sanalah, di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Sabana tropis menghampar seperti lembaran waktu yang panjang dan sabar. Angin timur menyisir rumput kering, menerpa tebing batu, serta menggetarkan […]

Gadis Dayak di Tanah yang Luka: Tale of Land

Oleh Bambang Supriadi* Malam hari di kamar, kedua telapak kaki May dibalur darah ayam cemani. Lumuran darah merah pekat itu bukan sekadar cairan, melainkan bisikan yang menautkan May pada napas leluhur. Sore sebelumnya, hidung May mimisan, lalu ia jatuh pingsan. Hal itu terjadi berulang kali setiap kali kakinya menjejak tanah, seolah bumi menolak tubuhnya. Darah […]

Bingkai Vertikal: Tayangan Film di Era Mobile

Oleh Bambang Supriadi*   Kata “mobile” berakar dari bahasa Latin, mobilis, yang berarti bergerak, yang bisa digerakkan. Bayangkan kursi di ruang tamu yang mudah digeser, atau langkah kaki yang menjejak di jalan yang basah, yang selalu mencari tempatnya sendiri. Dalam kata itu tersimpan gagasan tentang fleksibilitas, tentang sesuatu yang tak pernah diam. Dalam dunia media, […]

Pengalaman Estetik dalam Poetic Documentary

Oleh Bambang Supriadi* Dalam pembahasan film nonfiksi, sering muncul kerancuan antara istilah dokumentasi dan film dokumenter. Keduanya memang sama-sama berkaitan dengan kenyataan, tetapi sebenarnya tidak identik. Perbedaannya bukan hanya pada hasil akhirnya, melainkan juga pada peran pembuat di dalam prosesnya. Dokumentasi pada dasarnya adalah kegiatan mencatat atau merekam peristiwa dengan tujuan menyimpan jejak suatu kejadian […]

Di Balik Gema Ledakan Angka

Oleh Bambang Supriadi* Di sebuah ruangan tempat berlangsungnya Pra Kongres Badan Perfilman Indonesia 2026, digemakan satu capaian penting dalam perfilman Indonesia saat ini, yaitu ledakan jumlah penonton film nasional. Data yang disampaikan oleh Bappenas dan Kementerian Ekonomi Kreatif menunjukkan bahwa dalam tren beberapa tahun terakhir, jumlah penonton bioskop Indonesia diperkirakan berada di kisaran 80 juta […]

“Chocolat” dan Cinta yang Dikomodifikasi

Oleh Purnawan Andra* Di tengah malam Valentine 14 Februari lalu, saya menonton kembali “Chocolat” karya Lasse Hallström yang diputar oleh HBO. Film produksi tahun 2000 itu pernah meraih sejumlah nominasi Oscar dan Golden Globe tahun 2001, termasuk kategori Film Terbaik, Aktris Terbaik, Aktris Pendukung Terbaik, dan Naskah Skenario Terbaik.  Dibintangi Juliette Binoche sebagai Vianne Rocher, […]

Film “Jude” dan Cara Kita Membaca Tragedi Anak 

Oleh Purnawan andra* Beberapa hari terakhir, kita dikejutkan oleh sebuah berita sedih. Seorang anak berusia 10 tahun, siswa kelas IV SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur, mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri. Ia meninggalkan surat untuk ibunya, ditulis dengan kalimat pendek dan sederhana, khas anak-anak. Isinya berisi permintaan maaf dan harapan agar sang ibu tidak bersedih. […]