Pos

Napas Jiwa Nagekeo: Eternitas Jejak Budaya

Oleh: Bambang Supriadi  Dalam semesta spiritual masyarakat adat Nagekeo di Flores, Nusa Tenggara Timur, masa lalu tidak pernah benar-benar terkubur. Ia tidak pernah menjelma menjadi sekadar artefak mati atau narasi usang yang semata hanya ditulis dalam buku atau jurnal serta dipajang di etalase museum. Masa lalu yang konon diwakili oleh kehadiran roh para leluhur tetap […]

Hollywoodisme: Kekuatan Narasi dan Estetika yang Melumpuhkan

Oleh: Bambang Supriadi Di tengah lanskap geopolitik yang terus berubah, peperangan modern tidak lagi hanya berfokus pada kekuatan kinetik di medan laga, melainkan telah bergeser menjadi perjuangan untuk memenangkan imajinasi dan loyalitas publik. Dalam konteks Iran, fenomena ini dimanifestasikan melalui diskursus yang dikenal sebagai ‘Hollywoodisme’. Istilah ini bukan sekadar kritik narasi dan estetika terhadap industri […]

Teater sebagai Infrastruktur Rasa: Membaca Proposal Kota: Mimpi adalah Mimpi sebagai Pesta Rakyat Urban

Oleh: Eko Yuds* Proposal Kota: Mimpi adalah Mimpi tidak berhenti sebagai pertunjukan teater. Karya ini bergerak lebih jauh menjadi peristiwa warga, ruang percakapan, arena sosial, dan pesta rakyat urban. Karya ini terbaca dari pengalaman langsung di tengah kerumunan, ketika panggung, warga, hujan, pedagang, dan percakapan melebur menjadi satu peristiwa kebudayaan. Teater dalam peristiwa ini tidak hanya […]

Siapa yang Berhak Memberi Cap kepada Desa?

Oleh: Purnawan Andra* Desa di Indonesia selama ini disebut sebagai akar budaya bangsa, sumber ketahanan pangan, lanskap ruang yang menjadi kebanggan dan ruang hidup identitas sosial. Desa adalah pranata hidup, basis pengetahuan, dan ensiklopedi komunal yang telah membentuk fondasi bangsa ini jauh sebelum republik ini dirumuskan. Namun, logika pembangunan hari ini kerap melihat desa secara […]

Ketika Bali Menyapa Malang

Oleh: Yusuf Munthaha * Pameran Tunggal Huang Fong di Dialectic Gallery Jl. Sumbing No. 11, Malang Sebuah Reuni Tak Terduga Ada sesuatu yang terasa berbeda sekaligus memukau ketika memasuki ruang pamer Dialectic Gallery di Jalan Sumbing Nomor 11, Malang, pada pembukaan pameran tunggal Huang Fong. Di satu sisi, nama Huang Fong bukanlah nama yang kerap […]

Museum SAKA: Meruwat yang Kritis, Menjaga yang Bertahan, dan Menumbuhkan yang Hilang

Oleh: Abad Akbar* Ada yang menarik di Museum SAKA kali ini. Rabu (3/6) saya berkesempatan mengunjungi Museum SAKA di Jimbaran, Bali. Dalam kunjungan tersebut saya bertemu dengan Marlowe Bandem, salah satu dewan penasihat sekaligus kurator museum. Perjalanan dimulai sekitar pukul dua siang. Saya bersama satu keluarga asal Tiongkok mendapat kesempatan mengikuti tur yang dipandu langsung […]

Isyana dan Gambar Garuda Pancasila

Oleh: Agus Dermawan T.* Sejak 2019 ada agenda tahunan “Juni: Bulan Bung Karno”. Disebut “Bulan Bung Karno”, karena pada bulan Juni Bung Karno lahir (6 Juni 1901), Bung Karno wafat (21 Juni 1970), dan Bung Karno mengumumkan nama Pancasila (1 Juni 1945). Sehingga 1 Juni disebut sebagai Hari Lahir Pancasila. Untuk memvisualisasi Pancasila, diciptakan lambang […]

Menjadi Papua: Undangan Terbuka Menuju Hospitalitas Tak Terhingga

Oleh: Indro Suprobo* To approach the Other in conversation is to welcome his expression, in which at each instant he overflows the idea a thought would carry away fromm it. It is therefore to receive from the Other beyond the capaciity of the I, which means exactly: to have the idea of infinity Emmanuel Levinas […]

Puisi-puisi Helvy Tiana Rosa

API DI BAWAH KULIT Di atas lima puluh, perempuan penyair tidak lagi menyisir rambutnya di depan cermin. Ia menyisir reruntuhan. Satu uban jatuh ke wastafel, menjadi kabel putih yang menghubungkan tubuhnya dengan kota-kota yang pernah terbakar di dalam dadanya. Di lemari, gaun lama menggantung seperti kulit kedua dari seorang perempuan yang pernah percaya bahwa cinta […]

Kegelisahan Metodologis di Balik Penulisan Metodologi Penciptaan Seni

Oleh: Kasiyan* “Ketika praktik menjadi pengetahuan, dan penciptaan menjelma riset, di sanalah seni berbicara sebagai cara manusia memahami dunia.” Tulisan ini merupakan refleksi penulis atas proses penyusunan buku Metodologi Penciptaan Seni: Refleksi Kritis dan Pendekatan Komprehensif (UNY Press, 2025), setebal 554 halaman, yang mengkaji paradigma dan praktik metodologi penciptaan seni dalam perspektif Practice-Based Research dan […]