Pos

Merenungkan Makna Nyala yang Satu: Refleksi Seorang Penyair dalam Menyusun Karya

oleh: Abdul Wachid B.S.* Pendahuluan Buku Nyala yang Satu (2026) merupakan kumpulan puisi yang bukan hanya berfungsi sebagai ekspresi perasaan, tetapi lebih dari itu, sebagai hasil dari perjalanan spiritual dan pencarian makna kehidupan saya. Di dalamnya terdapat kesadaran akan pencarian hakikat yang lebih dalam tentang Tuhan dan kehidupan manusia, yang selama ini menjadi inti dari […]

Esai: Kata Kerja

Oleh: Hudan Hidayat* 1 Apa, yang diarungi aku dalam The Life And Opinions Tristram Shandy? “I wish either my father or my mother”, katanya, “or indeed both of them, as they were in duty both equally bound to it, had minded what they were about when they begot me; had they duly consider’d how much […]

Kalatidha Bertemu Grotesk: Membaca Kelelahan Indonesia dari Horizon Estetika

Oleh: Kasiyan* “Art is a lie that makes us realize the truth”. (Gilot, Françoise, & Lake, Carlton, Life With Picasso (New York: NYRB Classics, 2019 [1964]). Prolog: Ketika Dunia Kehilanga Bentuk Tidak semua keruntuhan datang dengan suara yang gaduh. Ada yang justru berlangsung nyaris tanpa bunyi, ketika sebuah masyarakat perlahan kehilangan kemampuan untuk membedakan mana […]

The Brutalist: Arsitektur, Kekuasaan, dan Penebusan

Oleh: Bambang Supriadi ICS* The Brutalist (2024) film yang disutradarai oleh  Brady Corbet, mengisahkan perjalanan László Tóth. Ia seorang arsitek Yahudi asal Hungaria yang selamat dari Holocaust dan berusaha membangun kembali kehidupannya setelah bermigrasi ke Amerika Serikat pada akhir Perang Dunia II. Sebagai imigran dengan masa lalu yang penuh luka, ia berharap dapat memulai hidup […]

Dramaturgi Jolenan:  Dari Tanah ke Panggung Ingatan, Kemetul Merundingkan Warisan dan Masa Depan

Oleh: Eko Yuds*  Warga Desa Kemetul mengawali Jumat pagi, 17 Juli 2026, dengan mujahadah yang dipimpin Gus Fuad, salah satu tokoh agama setempat. Rangkaian salat Dhuha, zikir, tahlil, dan doa berlangsung dalam suasana khidmat. Di antara lantunan doa itu tersimpan harapan akan keselamatan, kemaslahatan, kesejahteraan, dan keberkahan bagi seluruh warga desa. Pagi tersebut mempertemukan dua […]

Batobo: Ketika Piala Dunia Menjelma Menjadi Warisan Budaya Hidup di Ternate dan Tidore

Oleh: Asfarinal* Setiap empat tahun sekali, dunia berhenti sejenak untuk menyaksikan Piala Dunia. Jutaan manusia larut dalam kegembiraan, ketegangan, dan harapan yang menyatukan berbagai bangsa melalui sepak bola. Namun, di Provinsi Maluku Utara, khususnya kota Ternate dan kota Tidore, Piala Dunia menghadirkan sesuatu yang lebih dari sekadar pertandingan. Ia telah bertransformasi menjadi ruang ekspresi budaya […]

Lamine Yamal, “La Furia Espanola”, sampai Guernica

Oleh Agus Dermawan T.* “Kemarahan Spanyol”, sebagaimana tertulis dalam moto tim nasional sepak bola Spanyol, tidak terpresentasi pada kota-kota di Spanyol. Negeri maestro dalam menjajah ini ternyata ramah. ————–   HOLA! Salah satu negara yang saya kagumi adalah Spanyol. Kekaguman ini dipicu oleh tiga hal. Pertama, Spanyol adalah bangsa penjajah yang bukan main kekuasaannya. Bayangkan, […]

Masyarakat Urban dan Gema Kreativitas Pengarang Muda

Oleh: M. Rifdal Ais Annafis* Dengan sedikit terpukau, saya ingat betul apa yang digambarkan Goenawan ketika ia memutuskan menjadi penyair: Ia tekun membaca dan berkenalan dengan buku tipis Tifa Penyair dan Daerahnya, milik H.B. Jassin, seorang kritikus sastra yang teguh dan berpengaruh. Di buku tersebut, untuk memasuki gelanggang sastra, setidaknya seorang penyair perlu menguasai tiga […]

Repatriasi Tanpa Reformasi Museum: Sebuah Pertaruhan bagi Warisan Budaya Indonesia

Oleh: Asfarinal* Gelombang repatriasi benda budaya dari berbagai museum di Eropa kepada negara-negara asalnya sedang mengubah arah diplomasi kebudayaan dunia. Benda-benda yang selama puluhan hingga ratusan tahun meninggalkan tanah kelahirannya kini mulai memperoleh kesempatan untuk kembali. Fenomena ini bukan sekadar perpindahan koleksi museum, melainkan koreksi terhadap sejarah kolonial yang selama berabad-abad menempatkan bangsa-bangsa jajahan sebagai […]

Ujung yang ditumpulkan

Oleh: Pietra Widiadi* Mungkin banyak dari kita tidak bisa membedakan antara Desa dan Kelurahan meski dalam keseharian mereka sering bersinggungan. Persamaan yang ada, kelurahan dan desa memiliki fungsi administrasi dalam melaksanalan pelayanan publik terutama terkait dengan kependudukan. Namun, kalau ditanya apa perbedaannya, umumnya tidak tahu. Di sini, mari kita lihat sedikit dalam tentang perbedaan tersebut. […]