Pos

Yang Hilang dalam Ekosistem Tari dan Sejumlah Masalah Kesenian

Oleh: Halim HD. Bagaimana dengan perkembangan dunia tari kita. Sejauh mana seni panggung yang diyakini sebagai ekspresi tubuh ini berkembang. Adakah perkembangannya merunut kepada jejak sejarah yang pernah ada, dan sejauh manakah jejak itu ditekuni dan menghasilkan karya baru. Pada sisi lainnya, sejauh manakah interaksi para penari dan koreografer dengan sesamanya dari negeri lain, atau […]

Mastohir Teater Ontang Anting

Oleh A. Zaenuri Lahir di Surabaya, 29 September 1946. Mastohir bermula dari kelompok Penggemar Seni Teater Surabaya (Pensiter) pada tahun 60 an. Kelompok ini dipelopori oleh; Anang Hanani, Hari Matrais, Arthur John Horoni, Cholik Dimyati, Isti Dradjat, Syusiar, Imam Assegaf dan lain-lain. Garapan drama pertamanya untuk drama televisi yang diambil dari naskah Usmar Ismail ‘Pagar […]

Sukuh World Dance Day

Studio Plesungan bersama Indonesian Heritage Agency /IHA (Museum dan Cagar Budaya) mempersembahkan, SUKUH WORLD DANCE DAY 27 – 28 APRIL 2024 Workshop Mengambil inspirasi dari Sudamala sebagai salah satu bagian dari relief dan narasi yang hidup di Candi Sukuh, Sukuh World Dance Day 2024 menafsir tema ruwatan melalui praktik tari dan gerak yang memiliki metode […]

Coming Soon ; Festival Islam Kepulauan

Calling all trailblazers! Join us at the Festival Islam Kepulauan for an electrifying exploration of Muslimah empowerment and gender equity in Indonesian communities! Mark your calendars : May 2nd, 2024 11 AM – 1 PM and 2 PM – 4 PM  Stichting Sara Burgerhart, Amsterdam Register here: https://bit.ly/FIK2May2024 #FestivalIslamKepulauan #Empowerment #GenderEquity #AmsterdamEvents

Soft Opening of Archipelago Festival : Music Performance

Join us for an unforgettable morning of music, art, and festivities at the soft opening of Archipelago Fest, hosted by the charming MC Mariyam Jameelah! Experience enchanting performances by Kuntari & Iramama in the picturesque setting of Museum Bronbeek’s Front Yard. May 1, 2024 10 am to 5 pm CEST (Central European Summer Time). Bronbeek […]

Anang Hanani : Teater Itu Kesetiaan

Oleh A. Zaenuri Lahir di Surabaya, 30 Agustus 1943. Anang Hanani identik dengan drama dan baca puisi. Dia instuktur dan penatar teater dan baca puisi di berbagai kota. Pernah menjadi Ketua Penggemar Seni Teater Surabaya yang kemudian berubah menjadi teater Merdeka, tahun 1964 hingga sekarang. Saat SMP pernah menang penulisan puisi yang diselenggarakan majalah Liberty, […]

Putu Wijaya, Sebuah Transkip Wawancara Tentang Teror Mental dan lain lain oleh Jose Rizal Manoa

PUTU WIJAYA: Usaha untuk, mencoba untuk melawan larangan-larangan itu dan memanfaatkan segala kendala-kendala itu sebagai batu loncatan sebagai challenge, bahkan sebagai tambahan juga untuk membuat tenaga kita meloncat sama dengan seperti seorang pencuri yang sebetulnya badannya ringkih, tapi ketika dia dikejar oleh masyarakat mau dibunuh tiba-tiba disudut dia bisa meloncat dua meter. Padahal meloncat satu […]

Bawong Suatmaji Nitiberi Tentang Akting : “Nikmat itu batasnya hanya sedepa”

Oleh A Zaenuri Mencari Batas “Nikmat itu batasnya hanya sedepa…….”, kata-kata ini pernah meluncur di saat Bawong sedang senggang; tidak dalam proses berkesenian, terhindar dari pekerjaan bahkan terhindar dari masalah-masalah lainnya. Dia menjelaskan dengan gamblangnya bahwa ukuran ‘sedepa’ itu ada dikeluasan jemarinya dari pucuk ibu jari sampai pucuk kelingking yang direntangkan melebar.Lalu jemari yang direntangkan […]

Basuki Rachmad, Hadirnya Teater Epik di Bengkel Muda Surabaya

Oleh A. Zaenuri Basuki Rachmat lahir di Banjarmasin, 24 April 1937. Kedua orang tuanya asli Jawa, masa kanak-kanaknya di Ngawi,dan penguasaan bahasa jawanya mumpuni. Bekerja di majalah berbahasa jawa Jaya Baya memegang rubrik ‘Wawasan Luar Negeri’ dan ‘Komentar Redaksi’. Pada saat itu di era 70-an juga membuat program acara “Apresiasi Sastra Jawa” di TVRI Surabaya, […]

Pengalaman Galeri Indonesia Kaya

Oleh Mike Hapsari* Malam itu, di sebuah warung kopi saya duduk termenung, menatap kosong layar laptop sembari membayangkan susunan kata yang harus dituliskan pada lembar proposal. Buntu, malam itu sangatlah buntu, saya tidak tahu apa yang harus dijelaskan lagi. Beberapa menit berlalu masih dengan posisi yang sama, hingga pada akhirnya hp ini bergetar memecahkan pandangan. […]