Pos

Film Pelajar dan Warisan Budaya Lokal di Purbalingga

 Oleh Abdul Wachid B.S.* Festival Film Pelajar Purbalingga (FFP) bukan sekadar arena lomba; ia merupakan laboratorium kultural tempat generasi muda belajar memaknai, merekam, dan mempertahankan akar budaya melalui praktik sinema. Fenomena ini penting karena memperlihatkan bahwa produksi film di tingkat sekolah bukan hanya soal teknik, estetika, atau kompetisi, melainkan praktik representasi yang aktif membentuk pemahaman […]

Mengenal Noken Sebagai Warisan Budaya UNESCO

Oleh Hari Suroto Noken atau tas rajutan khas Papua akhirnya diakui sebagai Warisan Budaya Dunia Tak Benda (intangible heritage) dalam Sidang UNESCO (United Nations Educational Scientific and Cultural Organization) di Paris, Prancis, tanggal 4 Desember 2012 (http://www.unesco.org). Noken adalah kantong atau tas yang dirajut dari kulit kayu, bunga anggrek, dan ada juga yang terbuat dari […]

Memfilmkan Borobudur: Antara Mengawetkan dan Menggali Ilham

Oleh Dr. Budi Irawanto Daoed Joesoef, mantan menteri pendidikan dan kebudayaan RI (1978-1983), di bagian awal bukunya yang bertajuk Borobudur (2004) menorehkan kenangannya saat pertama kali mengunjungi candi itu pada tahun 1950-an: ”Kami dapati Candi Borobudur  dalam  keadaan yang memprihatinkan. Lorong-lorongnya yang penuh bertaburan relief, tidak ada satu pun yang tegak lurus. Semuanya serba miring […]

Tradisi Budaya ke 11 Yang Diakui Unesco

Oleh  Yono Ndoyit Pada tahun 2008 wayang dan keris masuk ke dalam warisan dunia yang diakui Unesco. Pada tahun 2009 giliran batik dan pelatihan batik masuk dalam daftar Unesco.Disusul tahun 2010: Angklung. Dan tahun 2011: Tari Saman.Setelah itu pada tahun 2012: Noken atau tas rajut Papua.Pada 2015 giliran tiga genre tari tradisi Bali (meliputi tari […]