Pos

DUA DEKADE KELANA GARIS

Pameran Lukisan Retrospeksi Wayan Kun Adnyana oleh : Arif Bagus Prasetyo* Ketika memasuki ruang pameran, pengunjung langsung dihadang sebarisan figur lelaki gemuk. Mereka tidak menyambut dengan wajah cerah. Sebaliknya, justru memunggungi pengunjung. Masing-masing hadir secara tunggal pada sederet kanvas, figur-figur itu bertubuh bulat karikatural seperti bola batu. Sebagian besar dari mereka menyembunyikan tangan di punggung […]

Instalasi Tembikar Lingkungan

Oleh: Nurhasna Isnaini* Pada tanggal 10-12 April 2026, saya dan teman-teman mahasiswa Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta melakukan studi ekskursi ke Banyuwangi, Jawa Timur. Studi ekskursi dilakukan di Taman Gandrung Terakota yang menjadi bagian dari Jiwa Jawa Resort. Dimiliki oleh bapak Sigit Pramono yang juga menjadi dosen pengampu mata kuliah Pengelolaan Wisata Budaya selain […]

Transformasi tanpa Transisi. Buruh, Seni, dan Jejak Perlawanan

Oleh Abad Akbar*   Pameran bukan sekadar ruang estetika; ia juga arena artikulasi, menjadi tempat gagasan sosial dipertemukan dengan bahasa visual. Dalam konteks itu, pameran bertajuk “Transformasi tanpa Transisi” yang digelar di Survive Garage oleh kolektif Parkir Liar menjadi menarik untuk dibaca lebih jauh. Kolektif yang beranggotakan mahasiswa TKS ISI Yogyakarta (Fairuz, Nabil HP, Naza, […]

Para Komikus Tionghoa dan Lee Man Fong

Oleh Agus Dermawan T.*   Stimulasi Lee Man Fong dalam ekosistem seni rupa Tionghoa merambat sampai ke dunia komik. Kemunculan Siauw Tik Kwie, Goei Kwat Siong, Johnlo, Kwik Ing Hoo, Ganes TH, Hans Djaladara, Sim, Floren sebagai komikus ternyata diinspirasi pikiran Lee Man Fong. Bahkan kemunculan berketerusan Kho Wan Gie pencipta Put On juga atas […]

Arsip Visual Fotografi Koleksi Melani Setiawan

Oleh Mikke Susanto* Dulu kita sering mengandalkan teks untuk mengingat masa lalu. Entah dalam bentuk prasasti, lontar, buku sejarah, sms, WhatsApp, atau mungkin teks kuratorial. Namun ada satu jenis ingatan yang bekerja dengan cara berbeda yakni fotografi. Arsip visual berupa fotografi tidak menjelas-jelaskan seperti halnya arsip tekstual. Justru di dalamnya menunjukkan hal-hal yang menuntut kita […]

Obituari: Lanny Andriani

Oleh Agus Dermawan T.*   Patricia Lanny Andriani dikenal sebagai pelukis, guru melukis dan sekaligus penyelenggara pameran seni lukis. Sejak tahun 1980-an namanya tidak pernah lepas dari kegiatan seni rupa. Setelah berkiprah lebih dari 40 tahun, setelah mengarungi hidup yang meriah sekaligus rumit, ia pergi tanpa pamit.  ———– PADA minggu pertama April, isteri saya Iliana […]

Sehari Boleh Gila: Menguji Batas Seni, Menyembuhkan Luka, dan Menemukan Kebebasan

Oleh Abad Akbar* Dalam lanskap seni rupa Yogyakarta yang dinamis, terdapat satu program yang secara konsisten menghadirkan ruang refleksi sekaligus eksperimen ia dinamai Sehari Boleh Gila (SBG). Program ini bukan sekadar peristiwa tahunan, melainkan ruang alternatif yang mempertemukan gagasan, praktik artistik, serta pengalaman batin yang jarang terakomodasi dalam sistem seni yang semakin terstruktur dan berorientasi […]

In Memoriam: Pelukis Titis 

Oleh Agus Dermawan T.* Pelukis yang menekuni media pastel sepanjang karir, sangatlah jarang di Indonesia. Salah satu yang terbaik, Titis Jabaruddin, baru saja meninggal dunia. ————- TITIS Jabaruddin, pelukis perempuan Indonesia kelahiran di desa Duari, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, 2 Januari 1943, baru saja wafat. Dengan bahagia ia meninggalkan dunia fana pada Jum’at malam, 10 […]

Menggugat Hegemoni Mooi-Indie melalui Pameran Lanskap

Oleh Arramadhan Abad Akbar M*   Siapa yang tidak mengenal lukisan pemandangan yang indah dan menenangkan? Imaji tentang pegunungan hijau, hamparan sawah, lembah yang subur, hingga suasana pedesaan yang damai telah lama membentuk persepsi visual tentang Indonesia. Representasi tersebut begitu kuat hingga seolah menjadi gambaran tunggal mengenai realitas lanskap Nusantara. Lukisan-lukisan semacam ini dikenal sebagai […]

Persepsi Ekologi Olafur Eliasson

Oleh Nurhasna Isnaini* Pameran bertajuk “Your Curious Journey” oleh seniman asal Islandia-Denmark, Olafur Eliasson, yang diselenggarakan di Museum MACAN (Modern and Contemporary Art in Nusantara) mulai 29 November 2025 hingga 12 April 2026 ini mengajak kita untuk merasakan sensasi rasa penasaran ketika melangkah masuk ke dalamnya. Sejak memasuki ruang pamer, saya disambut oleh “Adrift Compass” […]