Pos

Puisi-Puisi Tania Rahayu

Cah Ya Rahayu Rahayu Selamatkan dirimu dari pakaian duri yang kau sulam sendiri dari lentera hati yang kau tiup berhenti menerangi, dari lapar yang tak cukup kenyang oleh kecupan dan nasi, dari waktu yang kau pikir akan panjang sekali Merintihlah kepada rahim Kandung kasih cahaya Bukan kepada lelaki Yang kau pikir punya segalanya Mengemislah kepada […]

Keselarasan Alam Semesta dalam Peradaban Nusantara

Oleh Tania Rahayu* Apabila melihat berbagai kerusakan dan masalah yang terjadi di bumi masa kini, alih-alih merasakan kemajuan peradaban, manusia justru dapat dikatakan mengalami sedikit kemunduran. Hal ini sangat mungkin terjadi disebabkan karena masyarakat masa kini terlalu menggunakan gaya hidup modern atau kebanyakan orang menyebut sebagai modern lifestyle. Kecanggihan dan serba instan dari teknologi modern […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

PUISI-PUISI CINTA MAWADDAH   SETELAH AKAD, KITA BERDUA Setelah akad, kita menjadi dua nama yang bersujud dalam satu sajadah. Tak ada pesta. Tak ada arak-arakan. Hanya tanganmu yang menggenggam doa dan tangan kiriku yang gemetar menyebut nama Tuhan. Kita pulang ke rumah kecil dengan jendela mungil menghadap langit. Tak ada ranjang megah, hanya tikar dan […]

Transformasi tanpa Transisi. Buruh, Seni, dan Jejak Perlawanan

Oleh Abad Akbar*   Pameran bukan sekadar ruang estetika; ia juga arena artikulasi, menjadi tempat gagasan sosial dipertemukan dengan bahasa visual. Dalam konteks itu, pameran bertajuk “Transformasi tanpa Transisi” yang digelar di Survive Garage oleh kolektif Parkir Liar menjadi menarik untuk dibaca lebih jauh. Kolektif yang beranggotakan mahasiswa TKS ISI Yogyakarta (Fairuz, Nabil HP, Naza, […]

Nawa Natya: Geometri Spiritual dan Habitas Laku dalam Tubuh Ogoh-ogoh

Oleh Farida Rahmasani* Rabu malam, 18 Maret 2026, Pura Banguntapan beralih di luar pakem kebiasaan sebuah ruang ritual. Riuh penonton dibawah pendar lampu, Jogja Cakra Fest 2026 merepresentasikan kebudayaan bukanlah benda museum yang statis. Kebudayaan mampu bermigrasi, beradaptasi dan bersinggungan dengan ruang – ruang baru. Setelah tahun lalu menggetarkan Malioboro, kehadiran ogoh-ogoh tahun ini membawa […]

Cermin dan Jalan Pulang: Membaca Suluk Wujil sebagai Perjalanan Kesadaran dalam Tradisi Tasawuf Jawa

Oleh Abdul Wachid B.S.*   1. Jeda yang Membuka Jalan Pulang Di tengah kehidupan yang serba cepat, manusia modern sering tampak berhasil, tetapi diam-diam rapuh. Segala sesuatu terasa dekat dalam genggaman: informasi, hiburan, bahkan relasi. Namun justru di situlah paradoks itu tumbuh perlahan. Ketika dunia semakin mudah dijangkau, batin justru semakin sulit dipahami. Ada kelelahan […]

Puisi Indonesia Mengadopsi Literatur Timur Tengah

Oleh Muhammad Fathan Al Kubro* Hubungan antara sastra Indonesia dan literatur Timur Tengah telah terjalin selama berabad-abad, menciptakan pertukaran budaya yang kaya dan mendalam. Pengaruh ini terutama terlihat kuat dalam perkembangan puisi Indonesia, dimana elemen-elemen puitis dari Timur Tengah diadaptasi dan disesuaikan dengan konteks lokal. Puisi Indonesia modern merupakan produk dari proses akulturasi yang panjang, […]

Para Komikus Tionghoa dan Lee Man Fong

Oleh Agus Dermawan T.*   Stimulasi Lee Man Fong dalam ekosistem seni rupa Tionghoa merambat sampai ke dunia komik. Kemunculan Siauw Tik Kwie, Goei Kwat Siong, Johnlo, Kwik Ing Hoo, Ganes TH, Hans Djaladara, Sim, Floren sebagai komikus ternyata diinspirasi pikiran Lee Man Fong. Bahkan kemunculan berketerusan Kho Wan Gie pencipta Put On juga atas […]

Arsip Visual Fotografi Koleksi Melani Setiawan

Oleh Mikke Susanto* Dulu kita sering mengandalkan teks untuk mengingat masa lalu. Entah dalam bentuk prasasti, lontar, buku sejarah, sms, WhatsApp, atau mungkin teks kuratorial. Namun ada satu jenis ingatan yang bekerja dengan cara berbeda yakni fotografi. Arsip visual berupa fotografi tidak menjelas-jelaskan seperti halnya arsip tekstual. Justru di dalamnya menunjukkan hal-hal yang menuntut kita […]

Dari Situs Sakral ke Panggung Spektakel: Komodifikasi Candi dan Politik Budaya Konser (Studi Kasus Prambanan Jazz)

Oleh Dan King Kapitan* Pengantar Pada malam-malam tertentu di kawasan Prambanan, musik, tata cahaya, dan kerumunan penonton membentuk lanskap budaya baru yang sangat berbeda dari citra candi sebagai ruang sakral, monumen sejarah, dan warisan peradaban.Dalam festival seperti Prambanan Jazz, Candi Prambanan tidak hanya hadir sebagai Monumen sejarah yang statis, tetapi juga sebagai pusat gravitasi visual […]