Pos

The Burning Season, Musim Bakar-bakar Hutan

Oleh: Pietra Widiadi* (Founder Pendopo_Kembangkopi, wadah belajar warga Lereng Gunung Kawi di Malang, dan ketua Yayasan Borneo Nature Indonesia, Palangkaraya) The Burning Season (1994) menempatkan Chico Mendes sebagai tokoh sentral yang memperlihatkan bagaimana keingintahuan (curiosity) terhadap kehidupan sehari-hari dapat berkembang menjadi kesadaran kritis dan perjuangan sosial-ekologis. Chico digambarkan berasal dari keluarga petani-pekebun karet di Brasilia […]

Bertumbuh dalam Sunyi, Pulang dalam Syukur: Membaca Perpuisian Tania Rahayu

Oleh: Abdul Wachid B.S.* Lahirnya Sebuah Dunia Kepenyairan Ada penyair yang mula-mula menemukan puisinya dari kata-kata besar: sejarah, politik, filsafat, atau kegelisahan zaman. Ada pula yang menemukan jalan kepenyairannya dari hal-hal yang dekat dengan tubuh dan kehidupan sehari-hari: rumah, ibu, bapak, kebun, tanah, musim, luka, dan penantian. Tania Rahayu tampaknya termasuk yang kedua. Dalam sejumlah […]

Pangeran Kecil, Totto-chan dan Sekolah Kita

Oleh: Punawan Andra Setiap awal tahun ajaran, ada pemandangan yang hampir selalu berulang. Pagi-pagi, anak-anak datang dengan seragam baru, sepatu yang masih bersih, tas yang tampak lebih besar daripada tubuh mereka. Sebagian berjalan dengan penuh semangat. Sebagian lainnya menggenggam tangan orang tua lebih erat, bahkan menangis ketika harus berpisah di gerbang sekolah. Hari pertama sekolah […]

Pertemuan Imajiner Ki Hadjar Dewantara dengan The Beatles

Oleh: Bambang Supriadi ICS   Ada kebohongan yang sudah terlalu lama diterima sebagai kebenaran. Bahwa orisinalitas lahir begitu saja. Bahwa para seniman besar suatu pagi bangun tidur, lalu dunia berubah karena mereka memiliki ilham yang tidak pernah dimiliki orang lain. Omong kosong. Setiap nada yang mengubah sejarah, setiap lukisan yang mengguncang zaman, serta setiap film […]

Chekov, Saya, dan Lanskap Prosa Realis

Oleh: M. Rifdal Ais Annafis*             Lewat tengah hari, di bawah beringin yang menjulang, adegan Laptev dan Yulia Sergeyevna dalam salah satu novel terkenal Anton Chekov berjudul Tiga Tahun terjemahan Sapardi Djoko Damono, memberondong kepala saya.             Itu barangkali hari tercerah dalam hidup saya. Hari itu, saya seolah takjub akan adegan pendek yang bergerak lambat-lambat. […]

Blues: Musik Pemanggil Roh

Oleh: Bambang Supriadi ICS* Sinners, film horor supernatural produksi Warner Bros. Pictures dan Proximity Media – 2025. Ditulis dan disutradarai oleh Ryan Coogler. Film ini dibintangi Michael B. Jordan dalam dua peran sebagai saudara kembar Smoke dan Stack, bersama Miles Caton sebagai Sammie Moore, Hailee Steinfeld sebagai Mary, Jack O’Connell sebagai Remmick, Wunmi Mosaku sebagai […]

Kultus Panda Sampai Langit ke-Tujuh

Oleh : Agus Dermawan T.* Catatan perjalanan. Dari survey wisata, mengunjungi pusat penangkaran panda, sampai ke taman patung para seniman modern dan kontemporer di mal ternama. Seni tinggi dicemplungkan ke dalam komunitas donat, guochao, es krim dan Prada. Tiongkok punya gawe memang luar biasa. ————- PADA bulan Juli 2026 satu biro travel di Jakarta mengajak […]

Ekologi Sastra di Banyumas

Oleh: Abdul Wachid B.S.* Ruang yang Dibuka oleh Sebuah Narasi Kampus. Esai Bayu Suta Wardianto berjudul “Mencari Celah Tumbuh dan Berkembangnya Sastra di Kampus Banyumas”, yang dimuat di  borobudurwriters.id pada 14 Mei 2026, menarik perhatian pada satu ruang yang dalam beberapa dekade terakhir menonjol dalam perkembangan sastra Banyumas: kampus. Pilihan itu memiliki dasar historis. Sejak […]

Gundogan, Semrawut Emas, dan Arketip Indonesia di pojok kota Venesia

Oleh: Azuzan JG* (Bagian 1 dari 2 tulisan) Catatan perjalanan ini dibuat berdasar kunjungan saya ke Venesia 15-19 Juni 2026. Venesia Langkah saya terhenti. Lelaki berusia 60 an itu menarik perhatian. Anyaman daun palem mirip janur Bali ada di tangannya. Ia duduk di atas lantai batu di sebuah jalan kecil di Venesia. Jari-jemarinya seperti memiliki […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

PUISI-PUISI CINTA INSANIAH   LELAKI TUA PENJUAL KORAN DI PAGI BUTA Masih gelap. Lelaki tua itu berjalan dengan setumpuk koran di atas bahunya. Pagi belum lahir, tetapi berita sudah mencari rumahnya. Setiap koran sebuah pintu. Setiap pintu sebuah dunia yang belum tahu siapa mengetuknya. Ia berhenti. Selembar koran diletakkan di beranda. Tangan itu sebentar menyentuh […]