Pos

Puisi-puisi Hening Wicara

HAGYA SOFIA Puisi memasuki Hagya Sophia Ketika matahari tepat di atas kepala Dicarinya jawab atas sebuah tanya Tentang kubah yang merangkum segala beda Betapa terpesonanya puisi Mendapati asma Allah dan Rasulnya dalam untaian kaligrafi Di antara mozaik Ave Maria dan sang bayi Di dalam megah Hagya Sophia Yang mengumandangkan cinta Puisi telah menjadi saksi Bahwa […]

Festival Mi-Reng: New Music for Gamelan

Sahabat Sehati, Sedini digagas, Mi-Reng: New Music for Gamelan, bukanlah semata festival atau perhelatan musikal. Melainkan suatu Ritus Cipta, perayaan pencapaian; dihadirkan dengan kebersamaan sukacita yang bermakna. Sebelas (11) Ensemble terpilih mempersembahkan komposisi bunyi terkini; sajian yang utuh, padu menyeluruh. Menawarkan kebaruan, dinamika suara tak terduga, berikut pesona nada dan irama. Sepekan, mulai tanggal 2-6 […]

Siapa itu Orang Sosialis

 Oleh Riwanto Tirtosudarmo* Esai ini merupakan pengantar buku yang berjudul PSI Yang Saya Ketahui, karya Imam Yudotomo, Penerbit Kasanngali, Yogyakarta (2021). Esai ini diterbitkan kembali dalam bentuk tulisan lepas atas izin editor dan penerbit buku dengan harapan agar dapat diketahui oleh khalayak pembaca yang lebih luas tentang sebuah periode sejarah yang penting dalam perjalanan republik […]

Puisi-puisi Emi Suy

DOA YANG DILIPATKAN DI SAJADAH IBU ibuku tak pernah menghafal doa panjang tapi ia tahu persis kapan harus mengucap “ya Allah” dan kapan diam adalah bentuk paling khusyuk dari pengharapan sajadahnya bukan yang mahal tapi penuh lipatan waktu yang mengering bersama air mata sambil menunggu kepastian dari langit ia tak pandai bicara tentang surga tapi […]

Etika Bunyi, Estetika Performatif dan Problematika Subaltern 

Oleh Purnawan Andra*  Malam-malam desa, jalan-jalan gang kota pinggiran, atau lapangan kecil di kampung-kampung Jawa Timur khususnya, kini sering kali bergema dengan irama dentuman bass dan sorak sorai dari pengeras suara raksasa. Fenomena ini, yang oleh masyarakat luas dikenal sebagai sound horeg, bukan sekadar perkara hiburan murah meriah. Ia adalah peristiwa budaya, semacam “konser rakyat” […]

Arie Smit: HofAS dan Rumah Memorabilia

(Bagian Kedua) Oleh Agus Dermawan T.* Kediaman Arie Smit dijadikan museum memorabilia, House of Arie Smit. Letaknya tak jauh dari Neka Art Museum, yang memajang lukisan Arie dalam Pavilyun Arie Smit. Semua benda penting dan remeh-temeh peninggalan Arie terangkai jadi sejarah.  ————— “ARIE SMIT, pendiri perkumpulan Young Artist di Penestanan, Ubud, 1960, adalah pelukis yang […]

Catatan Progam Pementasan Ryukyu Buyo Japan Foundation

Oleh Seno Joko Suyono* Khazanah tari tradisi sering merupakan pintu masuk untuk menelusuri hubungan-hubungan lama antar kebudayaan yang tak terduga. Hal itulah yang memantik imaji saya saat mengikuti workshop tari Ryukyu Buyo di selasar Graha Bakti Budaya, Jumat tanggal 25 Juli lalu. Pengantar singkat yang diberikan oleh Mogi Hitoshi Ph.D, dari National Theatre Okinawa sebelum […]

Puisi-puisi Sinduputra

 80 TAHUN, SETELAH PROKLAMASI  tahun 1945, Chairil Anwar menulis puisi “Kepada Penyair Bohang” : (Kelana tidak bersejarah Berjalan kau terus! Sehingga tidak gelisah Begitu berlumuran darah)* 80 tahun, setelah proklamasi dibacakan 80 tahun, setelah Chairil Anwar menulis puisi “Kepada Penyair Bohang” revolusi belum selesai. sejarah masih berdarah revolusi, sebagaimana puisi, tidak menempuh usia tumbuh hening. […]

Kontroversi (penulisan) Sejarah Indonesia 2

Oleh Riwanto Tirtosudarmo* Apa yang ditunggu akhirnya datang. Meskipun masih dalam bentuk draft, buku sejarah yang menjadi kontroversi ini akhirnya bisa dibaca oleh publik. Pada tanggal 28 Juli 2025 pagi saya mendapatkan draft buku itu melalui link yang dikirim sahabat saya, seorang sejarawan yang tinggal di Malang, Sisco (Fransico Hera). Sebelumnya, pada tanggal 24 Juli […]

Arie Smit: Mencari “Teja Jegeg”, Ketemu Bebek!

(Bagian Pertama) Oleh Agus Dermawan T. Pada 19 Juli sampai 19 Agustus 2025 di Neka Art Museum, Ubud, Bali, terselenggara pameran lukisan “Poetic Light” karya Arie Smit almarhum. Pameran yang diinisiasi Pande Made Kardi Suteja ini dibuka oleh Marc Gerritson, Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste. Pameran yang menjunjung Arie Smit […]