Pos

Mengenal Pulau Asei Surga Lukisan Kulit Kayu di Sentani Papua

Oleh Hari Suroto Pulau Asei, Distrik Sentani timur, Kabupaten Jayapura, Papua dikenal sebagai surganya lukisan kulit kayu, masyarakat Asei mahir melukis dengan media kulit kayu. Pengetahuan melukis ini diwariskan oleh nenek moyang mereka dan sudah ada sejak zaman prasejarah. Kulit kayu yang dijadikan sebagai media melukis yaitu kulit pohon kombouw (ficus variagata). Kulit kayu kombouw […]

Reflections of a Buddhist Nun

by Karma Lekshe Tsomo For years now, around the world, young people have been fleeing the villages and settling in cities in search of social freedom and opportunity. The results have been mixed. Like honey on the edge of a sword, these migrations have resulted in both happiness and pain, success for some and disaster […]

Puisi-Puisi Sholikin

Tamu ada yang masuk tanpa mengetuk pintu dengan lengking, bermata sipit, berkulit jambu susu merunyamkan isi kepala   berkeliling entah jernih akalnya mengerat tanah saban hari, seperti kediamannya sendiri   aku sekelumit pengetahuan pikiran cetek mengangguk saja ini sabda penguasa memplaster jalannya   dari jendela masalalu ibuku pernah bilang bahwa burung walet adalah isyarat kekayaan, […]

Ayub dan Frankl: Menemukan Makna Dalam Kehampaan Eksistensial

Oleh Tony Doludea Kitab Ayub ditulis sekitar 2500 tahun yang lalu itu menceritakan bahwa ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub, orang itu saleh dan jujur, menjauhi kejahatan dan takut akan Allah. Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan. Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus […]

Kehidupan Manusia Prasejarah di Bukit Yomokho Sentani Papua

Oleh Hari Suroto Situs Yomokho terletak di sebuah bukit, sekitar 200 meter sebelah barat Khalkote, lokasi Festival Danau Sentani. Seluruh permukaan Bukit Yomokho ditumbuhi rumput ilalang, sebagian lereng bukit sebelah timur dimanfaatkan untuk berkebun umbi jalar, sayur-sayuran dan ketela pohon sedangkan kaki bukit berbatasan dengan hutan sagu dan Danau Sentani.  Survei permukaan tanah di Situs […]

Go Lotsawa’s The Blue Annals

Deskripsi buku :  Judul: Go Lotsawa’s The Blue Annals: Kronik Buddhisme dari India ke Tibet Penulis: George N. Roerich Penerbit: Penerbit Kadam Choeling Ukuran: 21 x 14.8 x 1.2 mm Jumlah Halaman: xx+146 Cover: Soft Cover ISBN: 978-602-8888-28-8 Terbit: 2021 Sinopsis : Go Lotsawa’s The Blue Annals merupakan sebuah mahakarya historis tentang Buddhisme yang ditulis […]

Mengenal Tegalerin

Oleh Dr. Tri Mulyono, M.Pd. Setelah menciptakan KUR 267 dan wangsi, kali ini Lanang Setiawan dan Ria Candra Dewi memperkenalkan genre baru dalam puisi tegalan. Genre baru dalam puisi tegalan dimaksud adalah Tegalerin. Istilah Tegalerin berasal dari kata Tegal yang artinya wilayah Tegal wilayah Barat Provinsi Jawa Tengah. Akhiran –erin mengandung pengertian ‘asli orang atau […]

Mengintip Jejak Penyair yang Mahir

In Memoriam Eddy Soetriyono (1956-2021) Oleh : Agus Dermawan T. Petrus Kanisius Eddy SoetriyonoEddy Soetriyono, pengamat seni, kritikus, kurator dan penulis berbagai hal, tiba-tiba wafat pada Sabtu, 9 Oktober 2021 lalu. Kecelakaan tunggal merenggut kehidupannya yang meriah dan penuh semangat. Betapa tidak. Pada hari-hari sebelumnya ia masih ramai berkata-kata dalam sejumlah WhatsApp (WA) Group. Kalimat-kalimatnya […]

Membaca Tegal: Ladang Yang Menolak Kering

Oleh Tirto Suwondo   Tegal, sebagai sebuah kota/kabupaten di Pantai Utara Bagian Barat Provinsi Jawa Tengah, tidaklah boleh diasosiasikan hanya seturut katanya: tegal(an), ladang (bukan sawah), huma (yang kering). Sebab, kota yang telah berusia lebih dari 440 tahun itu, sampai saat ini tetap eksis sebagai wilayah yang diperhitungkan. Bukan saja karena Tegal menjadi ikon warteg, […]

Hunian Prasejarah hingga Awal Sejarah di Situs Mosandurei Nabire

Oleh Hari Suroto Nabire terletak di kawasan Teluk Cenderawasih. Kabupaten ini terdiri atas daratan dan perairan dengan gugusan pulau-pulau kecil (http://nabirekab.go.id). Menurut Kal Muller dalam buku Mengenal Papua  (2008:74) menyebutkan cangkang  moluska cowries yang dimanfaatkan sebagai alat tukar oleh suku Mee di pegunungan Papua bagian barat, sebagian berasal dari wilayah pesisir Teluk Cenderawasih. Diperkirakan jalur […]