Pos

Jalan Berliku Menuju Kebebasan: Membaca Three Colors: Blue

Oleh Bambang Supriadi* Three Colors: Blue (1993) karya Krzysztof Kieślowski, seorang sutradara Polandia yang dikenal dengan pendekatan visual, filosofis, dan simbolik dalam filmnya, lebih tepat dibahas sebagai meditasi visual tentang kebebasan daripada sekadar film melodrama. Film ini adalah bagian pertama dari trilogi Three Colors, yang terinspirasi oleh warna bendera Prancis dan semboyan Revolusi Prancis yaitu […]

Mengungkap Konflik Elizabeth dan Thatcher

Oleh Bambang Supriadi* Serial The Crown bukan sekadar rekonstruksi sejarah yang dikemas indah. Ia hadir seperti sebuah teropong sinematik yang mengajak penonton menatap dari dekat lapisan lapisan kekuasaan, membaca retakan ideologi, dan menyelami ruang batin para tokohnya. Setiap bingkai bekerja bukan hanya untuk menceritakan peristiwa, melainkan untuk merasakan denyut psikologis di balik mahkota dan jabatan. […]

Benturan Keyakinan dalam Vikings: Valhalla

Oleh Bambang Supriadi* Vikings: Valhalla merupakan serial yang dirancang oleh Jeb Stuart dan Michael Hirst, diproduksi oleh MGM Television untuk Netflix, dan dirilis pada tahun 2022. Tiga musim dengan dua puluh empat episode itu membawa penonton ke awal abad kesebelas, ke sebuah masa ketika dunia Viking berdiri di ambang perubahan besar. Namun serial ini tidak […]

AI Sebagai Sarana atau Ancaman?

Oleh Bambang Supriadi* Dzaki, seorang mahasiswa yang sedang menempuh ujian tengah semester, menatap layar laptopnya sambil mencoba menyusun jawaban ujiannya berupa tugas esai. Di sebelah dokumen tulisannya, terbuka jendela aplikasi Artificial Intelligence. Dengan bantuan chatbot berbasis AI, Dzaki merapikan logika tulisannya, menemukan beberapa referensi baru yang relevan, dan memperbaiki struktur akademis tulisannya agar lebih mudah […]

Boamara: Harmoni yang Tumbuh dari Kekeringan

Oleh Bambang Supriadi* Di ujung timur Nusantara, di wilayah yang lebih awal disentuh matahari setiap pagi, terbentang sebidang tanah yang lebih akrab dengan sengatan panas daripada hujan. Di sanalah, di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Sabana tropis menghampar seperti lembaran waktu yang panjang dan sabar. Angin timur menyisir rumput kering, menerpa tebing batu, serta menggetarkan […]

Gadis Dayak di Tanah yang Luka: Tale of Land

Oleh Bambang Supriadi* Malam hari di kamar, kedua telapak kaki May dibalur darah ayam cemani. Lumuran darah merah pekat itu bukan sekadar cairan, melainkan bisikan yang menautkan May pada napas leluhur. Sore sebelumnya, hidung May mimisan, lalu ia jatuh pingsan. Hal itu terjadi berulang kali setiap kali kakinya menjejak tanah, seolah bumi menolak tubuhnya. Darah […]

Bingkai Vertikal: Tayangan Film di Era Mobile

Oleh Bambang Supriadi*   Kata “mobile” berakar dari bahasa Latin, mobilis, yang berarti bergerak, yang bisa digerakkan. Bayangkan kursi di ruang tamu yang mudah digeser, atau langkah kaki yang menjejak di jalan yang basah, yang selalu mencari tempatnya sendiri. Dalam kata itu tersimpan gagasan tentang fleksibilitas, tentang sesuatu yang tak pernah diam. Dalam dunia media, […]

Pengalaman Estetik dalam Poetic Documentary

Oleh Bambang Supriadi* Dalam pembahasan film nonfiksi, sering muncul kerancuan antara istilah dokumentasi dan film dokumenter. Keduanya memang sama-sama berkaitan dengan kenyataan, tetapi sebenarnya tidak identik. Perbedaannya bukan hanya pada hasil akhirnya, melainkan juga pada peran pembuat di dalam prosesnya. Dokumentasi pada dasarnya adalah kegiatan mencatat atau merekam peristiwa dengan tujuan menyimpan jejak suatu kejadian […]

Bioskop sebagai Ruang Budaya dan Estetika Kuasa 

Oleh Purnawan Andra* Ruang bioskop selama ini dipahami sebagai tempat pelarian dari rutinitas. Gelapnya ruangan, dentuman suara, dan layar raksasa memberi kesempatan bagi penonton untuk memasuki dunia lain—dunia fiksi, imajinasi, dan kadang refleksi. Namun belakangan, pengalaman ini berubah.  Sebelum film dimulai, layar bioskop di Indonesia dipenuhi video capaian pemerintah, menampilkan Presiden Prabowo dengan narasi pembangunan, […]

Logika Abjeksi dalam Memori Kolektif dan Kuasa Komodifikasi Ketakutan

Oleh Purnawan Andra Film horor Indonesia telah mengukir tempat tersendiri dalam industri hiburan, dengan ratusan judul yang diproduksi setiap tahunnya. Data dari Laporan Industri Film Indonesia (2020) telah  menunjukkan bahwa film horor menyumbang sekitar 25–30% dari total produksi film nasional. Harian Kompas (29/3/2025) menyebut pada periode 2017–2024 data jumlah penonton film horor menunjukkan pergeseran signifikan, dari […]