Pos

Galeri Seni pada Ruang Kuliner: Ketika Koleksi Pribadi Tak Lagi dinikmati Sendiri

Oleh Medya Prasari Khairunnisa* Restoran pada era  modern ini bukan hanya berperan sebagai tempat makan dan minum saja, tuntutan keunikan konsep sebuah restoran menjadi tugas tambahan bagi para pemilik agar menarik minat pengunjungnya. Mungkin di beberapa restoran memiliki ruangan khusus seperti galeri untuk diadakannya sebuah acara atau memamerkan karya-karya seni, cukup banyak yang menggunakan konsep […]

Menghidupkan Kembali Rongsokan di Studio Kalahan

Oleh Ni Luh Putu Ratna Suandari* Heri Dono percaya bahwa setiap benda menyimpan energi yang belum padam. Di sebuah studio di Yogyakarta, ia membuktikannya dengan mesin-mesin tua yang dulunya hidup di rongsokan. Langkah pertama saat melewati gerbang lahan bekas rumah residensi polisi Belanda di kawasan Gamping, Sleman,  tidak sekadar membawa kita masuk ke sebuah bangunan […]

Ruang, Memori, dan Negosiasi Visual: Membaca Pameran “Life from the Corner of My Room” Karya RYOL

Oleh Aisyah Khairunnisa Kusuma*   Beberapa waktu terakhir, terutama di era di mana batas antara kehidupan publik dan privat semakin kabur, sebagian besar hari kita mungkin dihabiskan di satu titik yang konstan: sudut kamar. Di dalam ruang domestik yang terbatas itu, ritme hidup berjalan dalam siklus yang berulang. Kita duduk, menatap layar, berpindah dari satu […]

Emosi dalam Gurat Pena Hitam di Atas Putih

Oleh Mentari* Pameran “Never Mind the Borok” oleh Res Harris menempatkan “borok” bukan sekadar sebagai citra luka fisik, melainkan metafora bagi keretakan kecil yang menyusun pengalaman hidup kontemporer. Frasa “never mind” mengusulkan sikap pura-pura abai, namun kehadiran kata “borok” justru tampak menegaskan bahwa ada sesuatu yang terus-menerus mengganggu, menolak untuk benar-benar dilupakan. Dalam konteks ini, […]

Seni Rupa Islam: Ke Mana-mana dan Di Mana-mana 

 Oleh Agus Dermawan T.* Kebudayaan Iran yang membawakan spirit Islam Persia berusaha dihancurkan oleh Israel dan Amerika Serikat. Semata-mata demi kepentingan politik yang berujung soal minyak. Bacaan hangat di kala  Idul Fitri. ———- MILITER gabungan Israel dan Amerika Serikat mengebomi Arg Square di Teheran, awal Maret 2026 lalu. Pengeboman ini berdampak kepada Istana Golestan. Dengan […]

Dari Jalanan ke Galeri: Membaca Pameran “Tidak Ada Makan Siang Hari Ini”

Oleh Saptaria An-Nisa Nirwikara* Street Art dan Ruang Publik Seni jalanan atau street art merupakan salah satu praktik seni yang ekosistemnya masih bertahan hingga sekarang. Praktik ini terus menarik perhatian anak muda dan telah lama digunakan sebagai medium untuk menyampaikan pesan maupun kritik. Street art tumbuh di ruang publik dan berinteraksi langsung dengan lingkungan kota […]

Arsip, Ham, Modal Perlawanan

Oleh Mikke Susanto*   Ancaman paling serius bagi sebuah negara sering kali bukan datang dari luar, tetapi dari kemampuannya sendiri menjaga ingatan dan menegakkan keadilan. Sebesar apa pun anggaran pembangunan atau pelaksanaan visi hasil pemilu, semuanya runtuh ketika negara memilih lupa terhadap kekerasan yang pernah terjadi pada warganya. Pada titik itu, fondasi moral bangsa retak. […]

Pameran Tunggal L.K. Bing dan Koleksi OHD Museum

Press Release Pameran Tunggal L.K. Bing dan Koleksi OHD Museum “Cityscape – Mindscape” Di OHD Museum, Magelang 14 Maret – 14 September 2026 OHD Museum Magelang kembali menggelar pameran seni rupa. Kali ini menghelat pameran tunggal seni rupa karya L.K. Bing bertajuk kuratorial “Cityscape – Mindscape”. dalam kesempatan yang sama karya-karya L.K. Bing didampingi dengan […]

Filantropi Sunyi Hamid Nabhan

Oleh Fabiola Natasha* Dalam dunia seni rupa, praktik berkesenian sering kali berkaitan erat dengan banyak nilai. Nilai-nilai yang berasal dari pasar, institusi, dan sistem legitimasi budaya mempengaruhi bagaimana sebuah karya dibuat, dipamerkan, dan dihargai. Uniknya di tengah arus komersialisasi yang semakin kuat, muncul praktik-praktik alternatif yang menempatkan seni dalam relasi yang lebih humanistik. Seniman menciptakan […]

Lingga-Yoni Arahmaiani

Oleh Dinda Kamila* Dalam praktik seni kontemporer, karya sering kali dipahami sebagai ruang ekspresi visual atau kritik terhadap realitas sosial. Namun bagi Arahmaiani, seni juga merupakan bagian dari perjalanan spiritual. Praktik berkaryanya tidak hanya lahir dari pertimbangan estetika, tetapi juga dari proses refleksi batin yang dijalani dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sebuah percakapan singkat, Arahmaiani menyinggung […]