Pos

Sastra Horor

Ketakutan sebagai Rahim Kesadaran Oleh: Gus Nas Jogja* Horor bukanlah sekadar tentang hantu yang mengintip dari balik pintu lemari, suster ngesot di lorong-lorong kamar mayat, pocong di tempat-tempat gelap halaman rumah atau monster yang merayap di bawah tempat tidur. Dalam dimensi yang lebih purba, horor adalah detak jantung pertama kesadaran manusia saat berhadapan dengan Sang […]

Hakikat Suluk dalam Tradisi Tasawuf

Oleh Abdul Wachid B.S.* 1. Kekosongan Manusia Modern di Tengah Kelimpahan Hidup Di era layar bercahaya dan sentuhan jari yang mudah, manusia justru semakin sering merasa hampa. Paradoks ini nyata: kebutuhan materi mudah dipenuhi, namun makna hidup terasa jauh. Kita dikelilingi informasi, hiburan, pilihan, dan peluang, tetapi batin sering kehilangan arah pulang. Pertanyaan tentang makna […]

Wajah Perempuan dalam Sastra Jawa

Sebuah Koreografi Estetika Macak, Masak, Manak Oleh: Gus Nas Jogja* Di cakrawala sejarah yang berselimut kabut duwung, perempuan Jawa kerap hadir bagaikan gending yang mengalun di sela derit pintu jati: ada, namun seringkali dianggap sebagai latar yang gaib. Namun, jika kita menyelam lebih dalam ke palung literasi budaya, melintasi reruntuhan candi yang membisu hingga ke […]

Pentingnya Sastra Lisan dalam Sejarah

Membaca Denyut Nadi dalam Rahim Waktu Ketika Aksara Kehilangan Nafasnya Oleh: Gus Nas Jogja* Sejarah sering kali kita bayangkan sebagai deretan angka tahun yang dingin, barisan nama raja yang telah membatu, dan tumpukan kertas kusam yang berbau debu perpustakaan. Kita telah lama terjebak dalam mitos bahwa kebenaran masa lalu hanya sah jika ia terpahat di […]

Puisi-puisi D. Zawawi Imron

JEJAK Jejak kaki itu masih mengenang langkah yang perginya sangat tergesa Yang berharga ialah ucapan selamat tinggal Bahwa perpisahan itu untuk selamanya Ketika langkah yang lain lewat dan bertanya arti keabadian Jejak itu menjawab “Di luar waktu Semua bisa berakhir” Cuma bisikku akan tetap mengalir 2025 KATA Kata itu tak seharusnya diucapkan Kalau orang yang […]

Puisi-puisi Sihar Ramses Simatupang

CALIGULA: SEBUAH SITUS “bulan, aku inginkan bulan” Kau dengarkah suara itu, yang bersatu dengan gending dan gong ekstase malam. Nafsu-nafsu telah menari di atas pentas kita dan sinis tawa Caligula akan siap merambat pada pintu dan rumah-rumah Memasuki sejarah Caligula, awas, rohnya akan bergegas memasuki tubuhmu, membuncah nafsumu, dengan pekik kemenangan, siap menyuapkan bau tirani […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

 BALADA CERMIN RETAK DI LEMARI JATI Di sudut kamar tua sebuah cermin retak terkunci dalam lemari jati yang tak pernah dibuka sejak kematian Ibu. Pantulan wajah di dalamnya selalu berbeda kadang lelaki bersorban kadang bocah menangis kadang wajah sendiri tapi setengah tak kukenali. Aku bertanya pada retaknya, “Siapa aku dalam matamu?” Ia menjawab dengan senyap […]

Puisi-puisi Suminto A. Sayuti

Inilah Saatnya serupa bunyi genta di mulut goa. kumandangnya menyela ke mana-mana. juga rongga telinga kita. ini saatnya, bisikmu dalam isyarat rahasia. lalu kita pun berbagi dalam sunyi. dalam desir angin sepoi. ketika badai gurun pun reda. inilah saatnya berbagi cerita. juga cinta. bersama hasrat-hasrat rahasia. ketika daun-daun pun gugur. tapi harapan masa depan tetap […]

Anugerah Kebudayaan untuk Bupati, Walikota, dan Purnawirawan Wartawan, 2026

Oleh Agus Dermawan T.* Sepuluh Bupati dan Walikota menerima Anugerah Kebudayaan dari Persatuan Wartawan Indonesia Pusat. Tiga mantan wartawan juga dijunjung sebagai juara. Upacara besar dilakukan di lapangan Masjid Raya Albantani, Kota Serang, Banten, pada Hari Pers Nasional, 9 Februari 2026, yang dihadiri sejumlah menteri Ketua MPR, dan anggota DPR. ———– SEJAK September 2025 tim […]

Utopia Pertunjukan: Ketika Seni Menolak Menjadi Sekadar Simulasi

Oleh Eko Yuds* Antara Tubuh Yang Hadir Dan Bayangan Yang Diproduksi Layer Apakah seni pertunjukan masa depan masih membutuhkan tubuh manusia, atau cukup layar, sensor, dan algoritma yang bergerak rapi seperti mesin kasir emosi. Dunia hari ini memproduksi pengalaman visual dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya, sementara waktu kontemplasi manusia justru semakin menyempit. Teknologi […]