Pos

Iklan Rongsok dalam koreografi “Harmoni Ruang Sosial”

Oleh Razan Wirjosandjojo (Studio Plesungan, Karanganyar) Saya berseberangan dengan mbak yang sedang menggoreng sepasang paha ayam. Di papan menu, jari saya menunjuk gambar beserta tulisannya, tapi agak malu mendekati harganya . “Es teh kampul setunggal, mbak”. Mbak itu tidak dengar, sekali lagi saya bilang. Tangannya berpaling dari wajan ke pulpen untuk mencatat “s teh kpl” […]

Tanah Tumpah Darah: Teater Perjalanan pada Situs Ekstrim

Review Pertunjukan Oleh Dendi Madiya Seberapa jauh tubuh seseorang bisa mendekati situs-situs ekstrim dengan sebuah niatan tertentu atau kesengajaan? Pasangan seniman, Irwan Ahmett dan Tita Salina, menjejakkan kaki mereka di Gunung Anak Krakatau dimana perbatasan antara bahaya, kegentingan dan keselamatan terasa tipis. Irwan berjalan sambal memanggul dua jerigen air, melangkah kepayahan dengan tubuh memberat, menapaki […]

Cerita Kaca: Perjalanan Seni Lukis Kaca Indonesia

Menampilkan lukisan-lukisan kaca terpilih koleksi dari AD Pirous, Asmoro Damais, Benny Hadisurjo, Bentara Budaya, Cici Sulisto, Keluarga alm. Eddy Hadi Waluyo, Edward Hutabarat, Ghea Panggabean, Guntur Santoso, Ignatius Hermawan Tanzil, Iman Anggoro Soenarto, Iwan Ramelan, Janna Sukasah Joesoef, Krittayawan Boonto, Keluarga alm. Haryadi Suadi, Keluarga Rastika, Museum Gunoroso/Boediardjo, Museum Pangeran Cakrabuana-Cirebon, Max Suriagunda, Rosalia Sciortino […]

Vandalism dan Prasejarah : Setelah Diskusi Nenek Moyangku Seorang Seniman

Oleh Beri Hanna ……Ilustrasi paling cemerlang yang dapat dengan mudah kita tangkap adalah yang diungkapkan Carl Sagan & Ann Druyan, Shadows Of Forgotten Angcestors (2023:38-39) “ketika kehidupan pertama kali muncul, sebagian besar Bumi tampaknya merupakan lautan, dengan kemonotonan yang dipecahkan di sana-sini oleh kawah bekas tabrakan”. Bumi terbentuk oleh gangguan seperti katastrofis yang membuka lahan […]

Kitab Nahum: Kebinasaan dan Jalur Gaza (2)

Oleh Tony Doludea Disebutkan bahwa Allah memerintahkan Yunus bin Amitai (793-753 SM) untuk pergi ke Niniwe, kota yang besar itu. Untuk berseru dan menyampaikan firman Allah karena kejahatan mereka telah sampai kepada TUHAN.  Niniwe, kota yang sangat mengagumkan besarnya, tiga hari perjalanan luasnya, sekitar 100 KM keliling. Berpenduduk lebih dari seratus dua puluh ribu orang, yang […]

Catatan 1200 Tahun Candi Borobudur

Oleh Budi Murdono  Minggu lalu, tepatnya 20-22 Januari, saya mengikuti peringatan 1.200 Tahun Candi Borobudur. Acara yang diberi tajuk “Borobudur Meditation Forum” ini diselenggarakan oleh Borobudur Writers and Culture Festival (BWCF) Society bekerjasama dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Agama Buddha Indonesia (APTABI) dan Yayasan Dharmayatra Nusantara (Dharmanusa). Kegiatannya meliputi, antara lain, praktik spiritual yang terkait langsung […]

Menyongsong 1200 Tahun Borobudur

Prasasti Kayumwungan atau juga dikenal dengan nama Prasasti Karangtengah adalah prasasti penting yang pada tahun 1950 diterjemahkan dan ditafsirkan oleh arkeolog de Casparis sebagai prasasti yang memiliki relasi dengan peresmian pendirian Borobudur. Prasasti Kayumwungan ditulis dengan aksara Jawa kuno dan mengunakan dua bahasa. Baris 1-24 menggunakan Bahasa Sansekerta dan sisinya bahasa Jawa kuno. Pada bagian […]

Lukisan Politik : Momentum Bersiap Pemilihan Umum

Oleh Agus Dermawan T. Lukisan yang merekam suasana sosialisasi Pemilu 1955, yang dicipta pada 1954. Sebuah dokumentasi politik yang artistik dan langka . ——– DI KANVAS berukuran 100 x 150 cm Harijadi Sumodidjojo menggambarkan sekumpulan orang. Mereka kelihatan seperti bersiap mendengar pidato seorang sosialisator di panggung. Tergambar di situ gadis muda yang datang dengan bersemangat. […]

Bertutur Arsip Tutur

Oleh Agus Dermawan T.   Arsip seni rupa Indonesia masih jauh dari komplit, sehingga sejarah seni rupa acap ditulis dalam ruang setengah gelap. Arsip tutur jadi alternatif pelengkap. —————————- KAMUS BESAR Bahasa Indonesia menyebut : “Arsip adalah dokumen tertulis yang mempunyai nilai historis, sehingga perlu disimpan dan dipelihara di tempat khusus untuk referensi”. Ini sefaham […]

“Topeng Kayu”: Membongkar Manipulasi Kekuasaan

Tiga Drama Kuntowijoyo (3) Oleh Seno Gumira Ajidarma ——————————————————————————- Kuntowijoyo menggambarkan kekuasaan politik yang memalsukan Tuhan pada 1973 ——————————————————————————- Naskah drama Topeng Kayu memperoleh Hadiah Kedua dalam sayembara Penulisan Lakon Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 1973. Apabila kedua naskah sebelumnya tetap tinggal sebagai manuskrip, masing-masing ketikan asli pengggubah dan ketikan ulang stensil DKJ, maka Topeng Kayu ini […]