Pos

Film “Jude” dan Cara Kita Membaca Tragedi Anak 

Oleh Purnawan andra* Beberapa hari terakhir, kita dikejutkan oleh sebuah berita sedih. Seorang anak berusia 10 tahun, siswa kelas IV SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur, mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri. Ia meninggalkan surat untuk ibunya, ditulis dengan kalimat pendek dan sederhana, khas anak-anak. Isinya berisi permintaan maaf dan harapan agar sang ibu tidak bersedih. […]

Politik Tubuh (Pasca Penutupan) Gang Dolly: Sebuah Utopia Menghapus Pelacuran?

Oleh  Afiyanti*   “Upaya meniadakan pelacuran sering dibingkai sebagai kemenangan moral, sebuah utopia yang dibangun atas keyakinan bahwa regulasi dapat membersihkan ruang sosial dari praktik yang dianggap ‘menyimpang’. Pelacuran diperlakukan sebagai masalah moral yang bisa dihapus melalui larangan, bukan sebagai konsekuensi dari sistem ekonomi politik yang tidak menyediakan alternatif hidup yang layak bagi pekerjanya.” Dokumenter […]

Pertarungan di Ruang Putar

Oleh Tonny Trimarsanto*   Saat itu, saya tidak terlalu ingat persis tahunnya, namun maaf saya tetap ingin ceritakan suasananya, soal kegudahan yang belum terjawab. Suatu hari, saya dikontak oleh penyelenggara Q Film Festival. Mereka ingin memutar filem saya, yang bertema minoritas gender. Dengan senang hati, saya menyampaikan kesediaan untuk diputar dalam program festival mereka. Sejak […]

Yang Datang Membunuh dan Memeluk Ingatan

Oleh Tonny Trimarsanto* Ada satu hal yang menggoda, ketika mengingat film klasik Italia, Cinema Paradiso karya sutradara Giussepe Tornatore. Ya atau tidak, film itu mengajarkan soal betapa strategisnya ingatan dan bagaimana memainkan ingatan dalam sebuah petualangannya, akhirnya ingatan itu menjadi sebuah karya. Ingatan adalah bahan mentah aktif yang tersimpan, namun tetap hidup. Ingatan tidak saja […]

Bioskop sebagai Ruang Budaya dan Estetika Kuasa 

Oleh Purnawan Andra* Ruang bioskop selama ini dipahami sebagai tempat pelarian dari rutinitas. Gelapnya ruangan, dentuman suara, dan layar raksasa memberi kesempatan bagi penonton untuk memasuki dunia lain—dunia fiksi, imajinasi, dan kadang refleksi. Namun belakangan, pengalaman ini berubah.  Sebelum film dimulai, layar bioskop di Indonesia dipenuhi video capaian pemerintah, menampilkan Presiden Prabowo dengan narasi pembangunan, […]

Nasionalisme dalam Film Indonesia 

 Oleh Purnawan Andra* Nasionalisme di Indonesia selalu hadir dalam bentuk yang berlapis. Ia bukan semata slogan politik atau ritual peringatan setiap Agustus, melainkan juga imajinasi kolektif yang diproduksi dan dinegosiasikan terus-menerus lewat budaya, termasuk film.  Sejak era awal perfilman, layar telah berfungsi sebagai cermin sekaligus laboratorium bagi identitas nasional. Dari propaganda kolonial hingga euforia pascakemerdekaan, […]

Metode Kebenaran

Oleh Tonny Trimarsanto* Randal Dale Adams, dituduh membunuh seorang polisi Robert Wood di Dallas tahun 1976. Kasus ini membuat Adams dijatuhi hukuman seumur hidup. Sementara Adams merasa dirinya dijebak dan dipersalahkan atas tindakan yang tidak pernah dilakukannya, dengan saksi yang menurutnya adalah pelaku sesungguhnya. Kasus hukum yang nampaknya biasa, atau malah rumit dan penting untuk […]

Pengepungan Tak Selesai: Sebuah Tafsir Eksistensial atas Film Joko Anwar

Oleh Drupadi Astuti* Bukit Duri, yang dalam kenyataan adalah hamparan pinggiran ibu kota yang penuh luka penggusuran, dalam film ini menjelma menjadi tanda, metafora, labirin kesadaran kolektif. Joko Anwar, lewat Pengepungan di Bukit Duri, tidak hanya membuat film—ia membongkar memori kota, memori kelas, memori negara, dan memori kita sebagai bangsa yang terlalu sering lupa kepada […]

Jaman Baru Telah Datang : Tidak Semua Pembuat Film Adalah Orang Kaya

Oleh Ismail Basbeth* Seringkali saat menonton film kita membandingkan apa yang terjadi di layar dengan hidup kita, atau hidup orang-orang di sekitar kita, yang kita kenal ataupun yang mengalami apa yang di alami oleh tokoh-tokoh di dalam film. Ini respon yang natural, karena demikianlah sebuah film menemukan relasinya dengan penonton secara personal. Semakin dalam sebuah […]

Sihir Perempuan

Oleh Tonny Trimarsanto Pada tahun 2011, gempa berkekuatan 9 skala Richter melanda Jepang. Bencana ini  menimbulkan efek tidak berkerjanya secara maksimal sistem pendingin pembangkit nuklir di Fukushima. Kepanikan, kebingungan muncul, seakan memutar kembali memori masyarakat Jepang pada tragedi bom di Hiroshima dan Nagasaki saat Perang Dunia. Dari tragedi ini, nama Muto Ruiko muncul sebagai seorang […]