Sejarah Oktober: Ketika Seni Dibaca Mata Politik
Oleh: Agus Dermawan T.* Sejak Oktober 70 tahun silam, seni rupa masuk dalam bacaan atau tafsiran politik. Bacaan itu berpotensi membawa seniman ke pojok yang “durhaka”. Bahkan bacaan menjelma jadi pedang yang memancung seniman punya kepala. ———- PSIKOLOG dan psikiatris Carl Gustav Jung berkata, “Kesalahan terbesar dari karya seni adalah, ia selalu hadir seperti mimpi”. […]

