Entries by

Simfoni di Arena Kolektif: Gairah Komunal dalam Piala Raja Hamengkubuwono Cup

Oleh Abdul Mu’iz Dehana Cakra Surya* Dalam kurun waktu terakhir, dunia mengalami disrupsi besar akibat pandemi Covid-19 yang melumpuhkan berbagai sektor kehidupan, tidak terkecuali industri pertunjukan seni di Indonesia yang sempat terhenti total. Fenomena ini berdampak signifikan terhadap ekosistem marching band di Yogyakarta. Sebagai kota yang dikenal dengan aktivitas artistik yang dinamis, kebijakan pembatasan kerumunan […]

Film Pelajar dan Warisan Budaya Lokal di Purbalingga

 Oleh Abdul Wachid B.S.* Festival Film Pelajar Purbalingga (FFP) bukan sekadar arena lomba; ia merupakan laboratorium kultural tempat generasi muda belajar memaknai, merekam, dan mempertahankan akar budaya melalui praktik sinema. Fenomena ini penting karena memperlihatkan bahwa produksi film di tingkat sekolah bukan hanya soal teknik, estetika, atau kompetisi, melainkan praktik representasi yang aktif membentuk pemahaman […]

Film, Perang, dan Peradaban yang Diabaikan

Oleh Purnawan Andra* Perang hari ini tidak hanya bergerak di peta militer, tetapi juga diam-diam menggerus peta kebudayaan. Dalam konflik yang memanas antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel, kerusakan yang terjadi tidak berhenti pada infrastruktur atau korban jiwa. Ia merambat ke sesuatu yang lebih sunyi yaitu warisan peradaban.  Laporan terbaru menunjukkan bahwa sejumlah situs […]

Menjaga Ribuan Cerita di Tengah Perubahan Zaman di Museum Wayang Kekayon Yogyakarta

Oleh Anisyah Padmanila Sari* Setiap hari, ribuan kendaraan menderu di depan gerbangnya, memacu mesin menuju pantai-pantai eksotis di Gunungkidul. Deru knalpot, klakson, dan laju wisata seakan tak pernah berhenti. Jalan raya itu seperti arteri utama yang mengalirkan manusia menuju lanskap-lanskap indah di selatan hingga timur, cepat, padat, dan tanpa jeda. Namun, tepat di kilometer tujuh […]

Robert Redford: Penjaga Suara, Pembuka Jalan Legitimasi

Oleh Bambang Supriadi* Robert Redford telah meninggalkan panggung, tetapi gerakan yang ia mulai terus hidup. Api yang ia nyalakan tetap berkobar di tangan para sineas muda, di cerita-cerita yang lahir di pinggir layar, di karya-karya yang tak selalu terlihat. Keberadaannya kini bukan soal kehadiran fisik, tetapi tentang inspirasi yang terus memicu kreativitas, menggerakkan mereka yang […]

Persepsi Ekologi Olafur Eliasson

Oleh Nurhasna Isnaini* Pameran bertajuk “Your Curious Journey” oleh seniman asal Islandia-Denmark, Olafur Eliasson, yang diselenggarakan di Museum MACAN (Modern and Contemporary Art in Nusantara) mulai 29 November 2025 hingga 12 April 2026 ini mengajak kita untuk merasakan sensasi rasa penasaran ketika melangkah masuk ke dalamnya. Sejak memasuki ruang pamer, saya disambut oleh “Adrift Compass” […]

PM. Laksono dan Puisi Pantik: Peristiwa dan Undangan untuk Melintas secara Otentik

Oleh Indro Suprobo*   “The self is only a threshold, a door, a becoming between two multiplicities” ― Gilles Deleuze,A Thousand Plateaus: Capitalism and Schizophrenia Kutipan yang diambil dari pemikir Perancis bernama Gilles Deleuze ini secara garis besar hendak menyatakan bahwa diri, atau subyek, merupakan suatu ambang, yakni suatu titik tempat terjadinya suatu perubahan, sehingga dapat […]

Dari Akal ke Kanvas: Cerita dibalik Fantasi Lully Tutus dalam Karyanya

Oleh Arramadhan Abad Akbar Muhammad*   Setiap peristiwa seni, terutama pameran, selalu menyisakan momen yang ingin dikenang, baik oleh seniman maupun oleh publik yang hadir. Dalam konteks ini, pembukaan Visual Art Solo Exhibition bertajuk “My Exhibition is Very Serious” oleh Lully Tutus di Grand Hotel by Ambarrukmo menjadi salah satu contoh bagaimana sebuah peristiwa seni […]

Komunitas Tamil dalam Kemajemukan Masyarakat di Sumatra Utara

Oleh Zulkifli B. Lubis*   Seminar Nasional Kebudayaan Etnis India Tamil di Sumatera Utara, PUSSIS-UNIMED, Medan, 28 Mei 2009 Pengantar Komunitas India Tamil telah hadir dan menjadi bagian signifikan dalam perkembangan kebudayaan Nusantara sejak beberapa abad silam, terutama di sebagian masyarakat Pulau Sumatera. Interaksi panjang mereka dengan komunitas lokal telah membuka beragam kemungkinan kajian—dari aspek […]

Puisi-puisi Samsudin Adlawi

GULA PUISI Karena tak manis, tak mau kau sebut ia gula Karena tak cantik, tak mau kau panggil ia wanita Karena tak indah, tak mau kau sebut ia puisi Ah, tak mengapa tak indah. Yang penting Puisi ini masih gula dan wanita 2025, the sunrise of java   DESEMBER GUS MUS –Membaca sajak Kalender-Kalender Tua […]