Entries by

SPIRIT SASTRAWAN ABDUL WACHID B.S. SEBAGAI SOSOK GURU PUISI

oleh : Tania Rahayu* Di tengah arus kesusastraan yang hari ini semakin ramai oleh kebutuhan pengakuan, popularitas, dan viralitas sesaat, sosok Abdul Wachid B.S. hadir dengan jalan yang berbeda. Ia tidak membangun puisi sebagai panggung hanya untuk menampilkan diri, melainkan sebagai ruang perenungan yang terus hidup. Dalam banyak kesempatan, ia tampak konsisten mengajarkan bahwa puisi […]

DUA DEKADE KELANA GARIS

Pameran Lukisan Retrospeksi Wayan Kun Adnyana oleh : Arif Bagus Prasetyo* Ketika memasuki ruang pameran, pengunjung langsung dihadang sebarisan figur lelaki gemuk. Mereka tidak menyambut dengan wajah cerah. Sebaliknya, justru memunggungi pengunjung. Masing-masing hadir secara tunggal pada sederet kanvas, figur-figur itu bertubuh bulat karikatural seperti bola batu. Sebagian besar dari mereka menyembunyikan tangan di punggung […]

MEMBACA MAJALAH MUSIK HELOPOP DI ERA SCROLL: CHERRY DISTRICT ROAD TO CHERRYPOP 2026

Oleh : Aulia Febriana* Di tengah kebiasaan membaca yang semakin cepat, di mana orang lebih sering menggulir layar daripada membuka halaman, benda-benda fisik justru perlahan menemukan cara untuk kembali. Kaset mulai dipajang lagi, piringan hitam kembali diputar, dan berbagai merchandise musik kembali dicari, bukan sekadar sebagai alat dengar atau benda pakai, tetapi sebagai sesuatu yang […]

Estetika di balik “Tari Gandrung”

Oleh: Brusheila Devi Proboyasti* Refleksi Kritis atas Pengalaman di Jiwa Jawa Ijen dan Taman Gandrung Terakota – Banyuwangi Seni sebagai Pengalaman Hidup Seni pertunjukan, terutama tari tradisional, kerap dipahami masyarakat sebagai sekadar tontonan yang indah dan menghibur. Namun, pemahaman semacam itu melupakan hakikat terdalam dari seni itu sendiri, yaitu sebagai pengalaman hidup yang utuh dan […]

Dua Timur, Satu Pesona Gandrung

Oleh: Almeida Ganefabra*     Perjalanan akademik sering kali dipahami sekadar sebagai kegiatan belajar di luar ruang kelas. Padahal, di balik agenda resmi, selalu tersimpan pengalaman manusiawi yang jauh lebih berkesan daripada catatan materi kuliah. Begitulah yang saya rasakan saat mengikuti eskursi akademik ke Banyuwangi, sebuah perjalanan menuju ujung timur Pulau Jawa yang menghadirkan sensasi […]

Horor Mei Taman Suropati

Oleh Agus Dermawan T* Pada Mei 1998 silam Taman Suropati di Jakarta Pusat, menjelma jadi lapangan horor sosial-politik menyeramkan. Mari mengingat sejarah kecil taman artistik yang berusia seabad lebih ini. ———– TAMAN Suropati, yang bersentuhan dengan Jalan Diponegoro dan Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, adalah taman legendaris di Jakarta. Alkisah taman ini dibangun oleh F.J.Kubatz […]

TALK SHOW & RETREAT 2026 BHANTE SUJATO “BE. HERE. NOW.”

TALK SHOW & RETREAT 2026 BHANTE SUJATO “BE. HERE. NOW.” PELUNCURAN BUKU “ASK BHANTE” Bhikkhu 33 vassa. Tradisi hutan silsilah Ajahn Chah. Pendiri website SuttaCentral. Penerjemah Tipitaka. Pendiri Pertapaan Lokanta, Sydney. WAISAK PUJA ============ JAKARTA Minggu, 31 Mei, 14.30 V. Dharma Sukha 1.500 kursi 081283604671   TALKSHOW ========== PEKANBARU Selasa, 2 Jun, 18.00 Hotel Furaya […]

Instalasi Tembikar Lingkungan

Oleh: Nurhasna Isnaini* Pada tanggal 10-12 April 2026, saya dan teman-teman mahasiswa Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta melakukan studi ekskursi ke Banyuwangi, Jawa Timur. Studi ekskursi dilakukan di Taman Gandrung Terakota yang menjadi bagian dari Jiwa Jawa Resort. Dimiliki oleh bapak Sigit Pramono yang juga menjadi dosen pengampu mata kuliah Pengelolaan Wisata Budaya selain […]

Dalí yang Mungil di Lantai 53

Oleh: Kristian S* Seni modern sering kali adalah sebuah ilusi megah yang dikelola dengan sangat rapi melalui dinding-dinding putih museum. Ia mematri kanon di kepala kita, mendikte apa yang agung dan apa yang banal, melalui buku-buku teks sejarah yang ditulis oleh tangan-tangan Barat. Namun, ilusi itu menuntut untuk diuji secara fisik. Perjalanan saya untuk menguji […]

Ode to My Friend: Privilege itu Bernama Teman

Oleh : Abad Akbar* قَالَ الشَّاعِرُ فِي الخَّلِّ إِنْ قَلَّ مَالِيْ فَلَا خِلٌّ يُصَاحِبُنِيْ # إِنْ زَادَ مَالِيْ فَكُلُّ النَّاسِ خُلَّانِيْ فَكَمْ عَدُوٍّ لِأَجْلِ الْمَالِ صَاحَبَنِيْ # وَكَمْ صَدِيْقٍ لِفَقْدِ الْمَالِ عَادَانِيْ Berkatalah seorang penyair tentang pertemanan: “Jika sedikit hartaku maka tidak ada yang ingin menjadi sahabatku, dan apabila hartaku bertambah maka semua orang seolah-olah […]