Satu Tombol, Seribu Luka: Tipisnya Batas Jarak dan Kemanusiaan
Oleh Bambang Supriadi* Saat jarak menghapuskan pertemuan langsung antar-lawan di medan tempur, esensi kemanusiaan dalam perang pun kian terkikis. Ia tidak lagi hadir sebagai benturan fisik, melainkan sebagai sistem yang bekerja dari kejauhan, rapi, terukur, dan tampak bersih. Perang berubah menjadi operasi, dan manusia menjadi operatornya. Seperti dibaca oleh Grégoire Chamayou, teknologi drone menggeser perang […]

