Entries by

Dari Puisi ke Esai: Menata Napas, Menjernihkan Pikiran

 Oleh Abdul Wachid B.S.*   1. Kegelisahan sebagai Titik Berangkat  Sering muncul satu pertanyaan yang jarang diungkapkan secara jujur: mengapa seorang penyair yang piawai merangkai kata bisa terasa buntu saat menulis esai? Pertanyaan itu tampak sederhana, tetapi menyingkap lapisan batin yang lebih dalam, bagaimana seorang penulis berpikir dan merasakan. Penyair terbiasa menangkap dunia lewat satu […]

Dari India Selatan ke Medan, Saya Anak Tanah Deli yang Mencintai Indonesia

Oleh Selwa Kumar* Saya lahir jauh sesudah semuanya bermula. Tetapi setiap kali melintasi Gang Sado, Jalan Serdang, Titi Batu, Medan Perjuangan, atau tepian Sungai Deli yang kini keruh dan sesak, saya seperti mendengar lagi bunyi lonceng kecil dari sebuah kuil di Kampung Kuala, dekat kota Binjai, masuk Kabupaten Langkat. Di situlah kisah keluarga kami dimulai. […]

Editing Gratisan: Dilema Audit Indutri Kreatif dalam Ekonomi Budaya

Oleh Mikke Susanto* Kasus yang menimpa Amsal Sitepu, videografer yang terjerat dugaan mark-up dalam proyek pembuatan 20 video profil desa di Kabupaten Karo, menghadirkan satu lanskap problematik yang menarik untuk dikaji. Kasus ini tidak sebagai bagian dari perkara hukum administratif semata. Kasus ini menjadi cerminan dari ketegangan yang sangat dalam antara logika birokrasi negara dan […]

Dekonstruksi Historiografi dan Politik Memori: Analisis Kritis Terhadap Kedudukan Raja Sang Naualuh Damanik dalam Narasi Kolonial dan Lokal Sumatera Utara

 Oleh Shohibul Anshor Siregar* Wacana sejarah mengenai Raja Sang Naualuh Damanik, penguasa ke-14 dari Kerajaan Siantar, menempati ruang yang unik sekaligus kontroversial dalam historiografi Indonesia. Di satu sisi, ia diagungkan dalam memori kolektif masyarakat Simalungun sebagai simbol perlawanan, pionir pembangunan kota Pematangsiantar, dan pelindung spiritual yang membawa Islam ke wilayah pedalaman. Namun, di sisi lain, […]

Puisi-Puisi Ulfatin Ch

Saat Aku Mencintaimu, Indonesia Saat aku mencintaimu, Indonesia bahasa baru tumbuh di rahim ibu Burung-burung bersarang di atas dahan menanam paruhnya dipintu gerbang ruang hijau Saat aku mencintaimu, Indonesia desa-desa mekar, kota-kota terbang Dan kau pulang dari perlawatan membawa beras, gula, paha ayam dan garam yang banyak tersimpan di gudang Keesokan hari aku menyaksikan tanganmu […]

Sinema Membaca Zaman: Dari One Battle for Another ke Hari Film Nasional 30 Maret

Oleh Purnawan Andra* Kemenangan film One Battle for Another karya sutradara Paul Thomas Anderson di ajang Oscar yang digelar 15 Maret 2026 lalu perlu dibaca lebih dari sekadar capaian industri atau prestise festival. Ini karena yang ditawarkan film yang dibintangi Leonardo DiCaprio, Sean Penn, Benicio del Toro tersebut bukan hanya kualitas teknis, tapi kemampuan membaca […]

Sisi Gelap Intelektualitas dan Inovasi Kreatif dalam Seri Vladimir

Oleh Bambang Supriadi* Mini seri Vladimir merupakan produksi Amerika Serikat yang diproduksi pada tahun 2025, dirilis di Netflix  Maret 2026.  Mini seri delapan episode, diadaptasi dari novel karya Julia May Jonas. Penyutradaraannya digarap oleh Shari Springer Berman, Robert Pulcini, Francesca Gregorini, dan Josephine Bornebusch. Secara genre, seri ini berada dalam ranah drama psikologis yang dikemas […]

Keheningan Utara dan Harapan dari Selatan

Oleh Akuat Supriyanto*  Pada sebuah ruang yang nyaris berwarna biru pucat di Manhattan, New York, di mana wakil-wakil dunia berkumpul dalam ilusi kesetaraan, kegalauan itu terasa menyayat. Bukan disebabkan ancaman badai salju ekstrem atau terorisme domestik, tetapi lantaran bunyi mesin penghitung elektronik yang merekam nasib kemanusiaan. Dalam pemungutan suara pada 25 Maret 2026 lalu, Majelis […]

Odisei Suikerfabriek Djatiroto Loemadjang:Mahakarya Kolonial Belanda di Jawa Timur

Oleh Mochammad Sulton Sahara* *  Seperti epos Goethe di tanah Jawa, Suikerfabriek Loemadjang: kehebatan besi menaklukkan liarnya hutan, menebar benih kemakmuran bagi rakyat dan negeri. Prologia: Pelukan Tropis yang Membara. Di bawah langit tropis Jawa Timur yang hijau dan lembab, di mana hutan jati menjulang gagah dan rawa-rawa menyimpan rahasia kesuburan abadi, berdirilah sebuah monumen […]

Sastra dan Kebebasan Berpikir: Dari Buku Terlarang ke Bahasa yang Merdeka

Oleh Abdul Wachid B.S.*   A. Pendahuluan “Dalam sejarah bangsa ini, kata pernah menjadi barang berbahaya. Ia bisa menggetarkan kekuasaan, tapi juga menghidupkan nurani.” Kalimat itu seolah menggambarkan masa ketika kata tak lagi sekadar sarana komunikasi, melainkan alat kuasa dan perlawanan. Dalam sejarah Indonesia modern, terutama pada masa Orde Baru, bahasa pernah mengalami nasib getir: […]