Pos

Menyusuri Marka: Jejak Historis, Ritualitas, dan Spiritualitas dalam Puisi Seno Joko Suyono

Oleh Abdul Wachid B.S.*   I. Peristiwa, Penghargaan, dan Jejak Kebudayaan Hari Pers Nasional bukan sekadar peringatan rutin; bagi Seno Joko Suyono, momen ini menjadi tanda perjalanan hidup yang berpadu antara jurnalistik, kesadaran budaya, dan seni puisi. Pada peringatan 2026, Seno menerima Anugerah Kebudayaan PWI, penghargaan yang merekam jejak aktivitasnya: dari jurnalistik investigatif, pengajaran akademik, […]

Puasa, Lapar, dan Jalan Pulang Manusia: Suluk Kesadaran melalui Suara Puisi

 Oleh Abdul Wachid B.S.* 1. Puasa sebagai Pintu Kesadaran Batin Puasa sering muncul dalam kesadaran keagamaan sebagai sesuatu yang sudah “terjelaskan”. Hukum dan waktu ditetapkan, tata cara diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam kerangka yang rapi ini, manusia cenderung menunaikan ritualnya seolah makna telah tersedia sepenuhnya; tanpa ruang untuk pengalaman pribadi. Kepastian yang tampak jelas […]

Kho Ping Hoo: Sastra Populer, Identitas Tionghoa, dan Pertarungan Otoritas Simbolik 

Oleh Purnawan Andra* Perayaan Imlek hari ini akan selalu mengingatkan kita pada satu bab panjang sejarah multikulturalisme bangsa. Kita membicarakan tentang etnis Tionghoa berada dalam medan makna untuk sekian lama. Di satu sisi, mereka mengalami tekanan dan prasangka dalam kehidupan sosial politik. Di sisi lain, mereka ikut membentuk wajah kebudayaan Nusantara. Ketegangan antara marginalisasi sosial […]

Sastra Horor

Ketakutan sebagai Rahim Kesadaran Oleh: Gus Nas Jogja* Horor bukanlah sekadar tentang hantu yang mengintip dari balik pintu lemari, suster ngesot di lorong-lorong kamar mayat, pocong di tempat-tempat gelap halaman rumah atau monster yang merayap di bawah tempat tidur. Dalam dimensi yang lebih purba, horor adalah detak jantung pertama kesadaran manusia saat berhadapan dengan Sang […]

Wajah Perempuan dalam Sastra Jawa

Sebuah Koreografi Estetika Macak, Masak, Manak Oleh: Gus Nas Jogja* Di cakrawala sejarah yang berselimut kabut duwung, perempuan Jawa kerap hadir bagaikan gending yang mengalun di sela derit pintu jati: ada, namun seringkali dianggap sebagai latar yang gaib. Namun, jika kita menyelam lebih dalam ke palung literasi budaya, melintasi reruntuhan candi yang membisu hingga ke […]

Pentingnya Sastra Lisan dalam Sejarah

Membaca Denyut Nadi dalam Rahim Waktu Ketika Aksara Kehilangan Nafasnya Oleh: Gus Nas Jogja* Sejarah sering kali kita bayangkan sebagai deretan angka tahun yang dingin, barisan nama raja yang telah membatu, dan tumpukan kertas kusam yang berbau debu perpustakaan. Kita telah lama terjebak dalam mitos bahwa kebenaran masa lalu hanya sah jika ia terpahat di […]

Puisi-puisi D. Zawawi Imron

JEJAK Jejak kaki itu masih mengenang langkah yang perginya sangat tergesa Yang berharga ialah ucapan selamat tinggal Bahwa perpisahan itu untuk selamanya Ketika langkah yang lain lewat dan bertanya arti keabadian Jejak itu menjawab “Di luar waktu Semua bisa berakhir” Cuma bisikku akan tetap mengalir 2025 KATA Kata itu tak seharusnya diucapkan Kalau orang yang […]

Puisi-puisi Sihar Ramses Simatupang

CALIGULA: SEBUAH SITUS “bulan, aku inginkan bulan” Kau dengarkah suara itu, yang bersatu dengan gending dan gong ekstase malam. Nafsu-nafsu telah menari di atas pentas kita dan sinis tawa Caligula akan siap merambat pada pintu dan rumah-rumah Memasuki sejarah Caligula, awas, rohnya akan bergegas memasuki tubuhmu, membuncah nafsumu, dengan pekik kemenangan, siap menyuapkan bau tirani […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

 BALADA CERMIN RETAK DI LEMARI JATI Di sudut kamar tua sebuah cermin retak terkunci dalam lemari jati yang tak pernah dibuka sejak kematian Ibu. Pantulan wajah di dalamnya selalu berbeda kadang lelaki bersorban kadang bocah menangis kadang wajah sendiri tapi setengah tak kukenali. Aku bertanya pada retaknya, “Siapa aku dalam matamu?” Ia menjawab dengan senyap […]

Puisi-puisi Suminto A. Sayuti

Inilah Saatnya serupa bunyi genta di mulut goa. kumandangnya menyela ke mana-mana. juga rongga telinga kita. ini saatnya, bisikmu dalam isyarat rahasia. lalu kita pun berbagi dalam sunyi. dalam desir angin sepoi. ketika badai gurun pun reda. inilah saatnya berbagi cerita. juga cinta. bersama hasrat-hasrat rahasia. ketika daun-daun pun gugur. tapi harapan masa depan tetap […]