Pos

Rupa Panggung : Sepilihan Skenografi Indonesia

Komunitas Salihara mengundang anda untuk hadir ke pembukaan pameran: RUPA PANGGUNG: SEPILIHAN SKENOGRAFI INDONESIA Sabtu, 06 Juli 2024 16:00 WIB di Galeri Salihara Tentang Pameran Skenografi adalah sisi seni rupa dalam pertunjukan yang menjadi bagian penting pada teater, musik, dan tari. Rupa Panggung menghadirkan sejumlah aspek rupa dalam pentas teater dan tari di Indonesia, antara […]

Kelana Jejaka di Tanah Merah

Oleh FX Domini BB Hera Tak ada yang lebih jujur sekaligus romantis, selain surat curahan hati seorang suami dalam pemenjaraan dan pengasingan kepada istrinya. Keduanya berbeda nasib dan sedang dipisahkan jarak lagi benua. Sang suami pejuang Indonesia Merdeka yang beristrikan seorang Belanda tulen.  Sutan Sjahrir (1909-1966) dirundung ujian. Sedari tahun 1934-1938, ia mengalami perpindahan hukuman […]

Halim HD : Penghargaan IKJ Untuk Networker Kebudayaan

Dari Solo ia datang untuk menerima Penghargaan IKJ (Institut Kesenian Jakarta) ke-3 yang digelar Kamis lalu di Teater Besar Taman Ismail Marzuki Jakarta. Memakai topi pet dan kemeja batik, Halim H.D di usianya yang sudat lewat 70 tahun tampak bugar. Aktor senior sinetron, alumnus prodi teater IKJ Rachman Jacob menyerahkan piagam dan piala kepadanya di panggung. Penghargan IKJ untuk […]

Puisi-Puisi Abimardha Kurniawan

WAISAKA suatu malam, bulan mengintipnya dari dahan pohon ara. sunyi bergelayut. angin pun diam menyimpan suara dalam jantungnya. sepanjang musim semi, di bulan waisaka bunga-bunga tak lagi merasa indah. hijau daun-daun hanyalah semu semata. selepas yang kita miliki hanyalah sunyi. Bumi Jawa, 2022—2024   SUNYA SAGARA NIRMALA SASI laut kosong saat itu, ombak-ombak terbaring  tiada […]

Coenrad Laurens Coolen: Kisah Perjuangan Penghayat Kristen Jawa 

Oleh Tony Doludea Jombang dikenal sebagai kota santri, karena memiliki paling sedikit 150 pondok pesantren. Juga memiliki reputasi tinggi karena beberapa tokohnya seperti Hadratusysyeikh Hasyim Asy’ari, Wahid Hasyim dan Abdurrahman Wahid tidak dapat dilepaskan dari kota ini. Bermula dari Kiai Hasyim Asy’ari mendirikan Pondok Pesantren Tebuireng pada 3 Agustus 1899 di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten […]

Gondrong Seniman, Perlawanan dan Persoalan

Oleh Agus Dermawan T. Rambut gondrong semula diklaim sebagai milik seniman. Namun pada 1970-an gondrong mewabah jadi milik seluruh kaum lelaki segala profesi. Pemerintah Orde Baru resah dan berhasrat membrangus. ————— PADA AWAL tahun 1973 warga STSRI (Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia) “Asri” Yogyakarta mendapat berita buruk. Pasalnya, ada kabar bahwa pemerintah Orde Baru mengecam […]

In The Mood for Urban Culture : The Romance Comics of Jan Mintaraga

Oleh Seno Gumira Ajidarma The short version of this paper first published as proceedings from 2nd International Conference on Strategic and Global Studies (ICSGS 2018); part of publications in Advances in Social Science, Education and Humanities Research. Publication Date: November 2019. DOI https://doi.org/10.2991/icsgs-18.2019.10.  Editorial assistance for this long version was provided by Jennifer Lindsay. Published for […]

Menilik Berbagai Rupa Opposite dalam Novel Si Bolang dari Baon

Oleh Iin Farliani* Yang berdiri sendiri-sendiri, terpisah, berseberangan, namun mengisi satu semesta cerita yang sama itulah simpulan pertama saya usai membaca novel karangan Sigit Susanto berjudul Si Bolang dari Baon. Situasi berseberangan atau yang selanjutnya saya sebut opposite kerap pembaca temukan dalam novel ini. Hal ini sudah tertandai dengan jelas lewat dua tokoh utamanya yaitu: […]

Summer School : Building a Community-Based History Conscious Heritage

Building a Community-Based History Conscious Heritage Department of History, Universitas Gadjah Mada 5-10 August 2024 About the Summer School The return of heritage objects from the Netherlands to Indonesia over the past few years has raised major questions about the meaning of heritage objects in society. There is no doubt that museums are foreign institutions […]

Lintas Zaman Topi Seniman

Oleh Agus Dermawan T. Baret ternobatkan sebagai topi seniman, walau baret juga trade mark tukang copet dan preman. Namun topi fedora, yang disebut sebagai topi mafia, diam-diam menggeser baret ke pinggiran. Selintas tinjauan kosmologis. ———– Pada suatu hari di tahun 1984 Basoeki Abdullah gugup. “Wah, Perry sudah datang! Mana baret saya?” Sekretarisnya, Bernadetta, segera mengambil baret […]