Pos

Di antara Cinta dan Kata: Refleksi Penyair dalam Mawaddah

Oleh Abdul Wachid B.S.    1. Pengantar Kata mawaddah dalam bahasa Arab secara leksikal berarti cinta yang mendalam, kasih yang tumbuh karena kehendak dan kesadaran ruhani, bukan sekadar ketertarikan emosional maupun fisik. Dalam Al-Qur’an, kata ini muncul dalam konteks relasi suci antara suami dan istri, sebagaimana dalam QS Ar-Rum [30]: 21: “Dan di antara tanda-tanda […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

PUISI-PUISI CINTA FITRAH   YANG DUDUK DI SAMPING KESUNYIANKU Ia tidak datang. Bayang langit patah, jatuh perlahan, menempel di lantai kamar yang dingin seperti waktu yang tertahan. Namanya bersembunyi di denyut cahaya yang meredup, di sela tubuh yang menebak arah dan jam-jam yang merayap tanpa suara. Ia tidak duduk. Batu di padang pasir diam menahan […]

Puisi Kim Eun Ok

DA NANG *) Seorang perwira terkenal Amerika Serikat mengatakan, “Perang dilakukan untuk menang, tetapi orang Korea melakukan pembantaian yang sulit diterima sebagai manusia dalam Perang Vietnam.” Amerika Serikat menyemprot sembarangan agen oranye yang kuat dengan tujuan untuk membersihkan hutan tropis, tempat musuh bersembunyi dan memutus jalur pasokan pangan. Banyak veteran Korea memikirkan agen oranye adalah […]

Antara Kopi dan Ruang Spiritual

Oleh Akmal Winasis*     Budaya minum kopi di Indonesia sudah tidak bisa dipisahkan lagi, dari kalangan muda ataupun usia lanjut. Kenikmatan dalam secangkir kopi memiliki sensasi sendiri bagi penikmatnya. Tingginya penikmat kopi di khalayak umum mendukung pertumbuhan warung kopi atau biasa kita kenal dengan coffeeshop. Berbagai kalangan yang ikut meramaikan khasanah perkopian memunculkan berbagai […]

Puisi-puisi Sulton Sahara

Kaleidoskop Perang AS/Israel Vs. Iran 2026   Palu di Tengkorak Dunia Di ujung peta seorang penguasa berdiri dengan ilusi menjadi penjaga bumi. Ia menatap planet ini seperti meja operasi. Rudal telah membuka malam, kilatan logam yang mengiris langit seperti kuku raksasa kosmos. Namun kesombongan tidak pernah puas dengan api dari jauh. Ia ingin tanah. Maka […]

Sajak-sajak Seno Joko Suyono

Sajak Ramadhan   Sajak Ramadhan 1 Aku menjenguk museummu di malam Lailatul Qadr Tak ada kurator yang menyambutku di pintu masuk Katalog peganganku adalah perasaan apa adanya Hatiku sumarah bakal menyaksikan keganjilan-keganjilan dipamerkan di 10 malam terakhir Aku menyukai museummu yang tanpa sertifikat Museummu menolak aturan undang-undang Menampik standardisasi, dan tak perduli pendanaan tetap Museummu […]

RUDHAL JOGLO: Srawung Dalang Jogja–Solo dalam Harmoni Tiga Kelir

Oleh Abimanyu Putra Pratama* Sabtu Malam (14/3/2026) di nDalem Yudonegaran, Yogyakarta, terasa berbeda dari biasanya. Sejak pukul 20.00 WIB, masyarakat mulai berdatangan memenuhi ruang pertunjukan yang didominasi arsitektur tradisional Jawa. Tiang-tiang kayu berwarna gelap berdiri kokoh menopang atap ekspos yang tersusun rapi, menciptakan kesan luas sekaligus hangat. Pendar lampu gantung klasik menghadirkan cahaya kekuningan yang […]

Ramadan Dalam Derap Jaranan

Oleh Fitri Bima Asih* Kalau main ke Trenggalek saat bulan Ramadan, ada suasana yang berbeda begitu jarum jam lewat pukul 12 malam. Ketika sebagian orang mulai terlelap setelah tarawih, di sekitar Alun-Alun Trenggalek justru terdengar suara kendang ditabuh bertalu-talu. Disusul kenong, gong, dan Slompret yang memecah sunyi. Bukan konser resmi, bukan festival besar, ini latihan […]

Dari Jalanan ke Galeri: Membaca Pameran “Tidak Ada Makan Siang Hari Ini”

Oleh Saptaria An-Nisa Nirwikara* Street Art dan Ruang Publik Seni jalanan atau street art merupakan salah satu praktik seni yang ekosistemnya masih bertahan hingga sekarang. Praktik ini terus menarik perhatian anak muda dan telah lama digunakan sebagai medium untuk menyampaikan pesan maupun kritik. Street art tumbuh di ruang publik dan berinteraksi langsung dengan lingkungan kota […]

Kafka Memancing di Lombok

 Oleh Sigit Susanto*   “Bapak ini, bantulah ibu di dapur, cuci piring, cuci baju, ngepel. Ini kerjaannya mancing-mancing terus,” ucap Wiwit. “Tuung, tuuung, tuuung, tuuung, tuuung, tung, tung,” bunyi gendang-beleg yang diimitasi Reza menjadi musik pengiring pentas wayang. Begitulah sepotong kisah pagelaran superpendek yang dimainkan dalang Wiwit dan penabuh musik Reza. Pada sesi tanya jawab […]