Pos

Ternyata Canting Lebih Bijak daripada Saya

Oleh Dahayu Kirana* Bukan seseorang yang tumbuh di lingkungan pembatik, namun sejak kecil saya selalu belajar membatik. Pulang kampung ke Yogyakarta untuk menjenguk simbah adalah rutinintas tahunan. Di rumah simbah, saya hampir selalul melihat proses membatik, karena beliau memang seorang pembatik lama. Bau malam yang pekat, lantai yang lengket karena tetesan lilin, serta berbagai bentuk […]

Di Sudut Kota Jogja, Keroncong Asli Masih Bernyanyi

Oleh Satrio Bagus Wicaksono* Pada sebuah malam yang tenang di kampung Kota Jogja, dendang lagu dengan iringan keroncong mulai terdengar perlahan. Para pemain duduk melingkar di kursi-kursi kayu sederhana, sementara penyanyi berdiri di depan para pemain musik. Tidak ada pengeras suara berdaya besar seperti dalam panggung pertunjukan. Hanya sebuah speaker kecil yang digunakan sekadarnya untuk […]

AI dan Lagu Anggota ASEAN ke-Sebelas

Oleh Domingos Flaviano Belo Correia Freitas* Oktober 2025 menjadi saksi momen bersejarah bagi Republik Demokratik Timor Leste. Di Kuala Lumpur, Malaysia, untuk pertama kalinya bangsa yang baru merdeka itu duduk setara di meja Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Dalam euforia pengakuan internasional tersebut, sebuah lagu berjudul “Together We Rise” dipentaskan. Lagu ini diharapkan menjadi representasi musikal dari […]

Menyanyikan Indonesia 

Oleh Purnawan Andra* Setiap tanggal 9 Maret Indonesia memperingati Hari Musik Nasional. Peringatan ini biasanya diisi dengan konser, penghargaan bagi musisi, dan nostalgia terhadap lagu-lagu yang dianggap klasik. Nama Wage Rudolf Supratman hampir selalu disebut sebagai titik awal karena hari itu merujuk pada tanggal kelahirannya. Dari sana muncul gambaran bahwa musik nasional adalah kumpulan lagu […]

Jalan Berliku Menuju Kebebasan: Membaca Three Colors: Blue

Oleh Bambang Supriadi* Three Colors: Blue (1993) karya Krzysztof Kieślowski, seorang sutradara Polandia yang dikenal dengan pendekatan visual, filosofis, dan simbolik dalam filmnya, lebih tepat dibahas sebagai meditasi visual tentang kebebasan daripada sekadar film melodrama. Film ini adalah bagian pertama dari trilogi Three Colors, yang terinspirasi oleh warna bendera Prancis dan semboyan Revolusi Prancis yaitu […]

Dibutuhkan Arsip Dokumenter Tentang Pendapat-pendapat Seluruh Pengayom Borobudur

 Oleh Seno Joko Suyono* I Sudah banyak ditulis di dalam jurnal-jurnal, bahwa film dokumenter bisa menjadi medium bagi arah penyelesaian konflik di sebuah kawasan. Film dokumenter bisa menjadi alat yang obyektif untuk menampilkan secara cover both sides  pandangan-pandangan para pelaku atau stake holder yang berbeda perspektif dalam memahami inti masalah konflik. Konflik dalam hal ini […]

AI Sebagai Sarana atau Ancaman?

Oleh Bambang Supriadi* Dzaki, seorang mahasiswa yang sedang menempuh ujian tengah semester, menatap layar laptopnya sambil mencoba menyusun jawaban ujiannya berupa tugas esai. Di sebelah dokumen tulisannya, terbuka jendela aplikasi Artificial Intelligence. Dengan bantuan chatbot berbasis AI, Dzaki merapikan logika tulisannya, menemukan beberapa referensi baru yang relevan, dan memperbaiki struktur akademis tulisannya agar lebih mudah […]

Puisi-puisi D. Zawawi Imron

SAJADAH Selembar sajadah tiba-tiba berkembang menjadi seribu sajadah Kenapa aku mau peristiwa ini terjadi? Padahal kota-kota mendesah Tak mampu menampung keringatnya sendiri Sebuah dusun menyanyi Seolah kiblat baru ditanam di situ Orang-orang kutuduh sesat Padahal mereka sedang mencari Dari ubun langit ada sebuah tanya Tuhan yang kujumpa tidakkah palsu? Kupikir dalam-dalam Di tengah kepungan kata […]

Melacak Jejak Metateater Payung Hitam: Ketika yang Tersisa Hanya Tubuh

Catatan Herry Dim* SUATU ketika atau bisa juga seperti yang kita rasakan saat ini, bahwa tidak ada lagi yang kita miliki selain tubuh. Lakon seperti “Ben Go Tun” (Saini KM) yang mengeritik masalah sosial seperti penipuan, kebohongan, dan kolusi hingga “Menunggu Godot” (Samuel Beckett) yang di dalam psikologi kita seperti halnya menunggu datangnya keadilan1, itu […]

Hal-hal “Kurang Penting” Urusan Macan, Kuda dan Lukisan Para Kepala Negara

Oleh Agus Dermawan T. Syahdan ada hal-hal metafisis yang mempengaruhi keberuntungan “Monumen Macan Putih Kediri” karya Cak Suwari dan lukisan “Kuda Api” karya Susilo Bambang Yudhoyono. Hasil penerawangan astrologis shio yang bisa dianggap tidak penting, kurang penting, tapi penting. Lalu, bagaimana rupa lukisan para Kepala Negara? ———– DALAM beberapa bulan ini ada dua satwa yang […]