Puisi sebagai Ayat Sosial: Membaca Puisi-Puisi Abang Patdeli Abang Muhi
Oleh Abdul Wachid B.S.* I. Puisi dan Perintah Membaca Membaca puisi, bagi saya, tidak pernah berhenti pada urusan keindahan bahasa atau kecakapan metafora. Ia lebih sering hadir sebagai pengalaman batin: pelan, kadang mengganggu, dan tidak jarang memaksa kita berhenti sejenak untuk menimbang ulang cara kita memandang dunia. Ada puisi yang selesai ketika larik terakhir […]

