
Akar Kekerasan Dan Agama: Rene Girard
Oleh Tony Doludea
Pada tahun 1157, Jayabaya, raja Kadiri,…
https://borobudurwriters.id/wp-content/uploads/2020/12/Devi.jpg
400
400
Borobudur Writers & Cultural Festival BWCF
https://borobudurwriters.id/wp-content/uploads/2025/12/Logo-Portal-BWCF.png
Borobudur Writers & Cultural Festival BWCF2020-12-27 13:55:052021-01-06 15:02:58Kisah-Kisah Dari Pulau Pantar
The Politics of Friendship Gus Dur Dan Derrida
Oleh Tony Doludea
Setelah Krishna wafat pada permulaan zaman…

Nietzsche Dan Sebuah Pengalaman Kecil Di Teheran
Oleh Faisal Assegaf
Nietzsche tersohor menggunakan nama nabi…

Labirin Pemikiran Benjamin
Oleh Zaim Rofiqi
"Bahkan reproduksi karya seni yang paling…

Makna Natal
Oleh Prof. Dr. Mudji Sutrisno S,J.
Bila makna Natal mau dicari…
https://borobudurwriters.id/wp-content/uploads/2020/12/Soffa.jpg
400
400
Borobudur Writers & Cultural Festival BWCF
https://borobudurwriters.id/wp-content/uploads/2025/12/Logo-Portal-BWCF.png
Borobudur Writers & Cultural Festival BWCF2020-12-21 20:42:592021-01-04 12:15:56Brutalitas Iman
Berpikir Puitis: Apresiasi atas Filsafat Bali
Perseteruan pemilik museum seni lukis modern Bali Suteja Neka dan pelukis Ida Bagus Poleng yang menolak keras lukisannya digantung di museum menunjukan pertikaian ideologi cara berpikir metafisika subjektif dan berpikir puitis orang Bali.

