Femme Fatale: Obsesi dalam Serial Obsession

Oleh Bambang Supriadi* Ada kisah kisah tertentu dalam sinema yang tidak dibangun dari peristiwa besar, melainkan dari getaran perasaan yang subtil tetapi menghancurkan. Serial Obsession bergerak di wilayah itu. Ia tidak tergesa menjelaskan konflik, tetapi perlahan memperlihatkan bagaimana ketertarikan dapat tumbuh menjadi sesuatu yang jauh lebih gelap.  Cerita berpusat pada William Farrow, seorang ahli bedah […]

Russian Ark: Inovasi Long Take Sokurov

Oleh Bambang Supriadi* Pada penghujung abad kesembilan belas, ketika sinema baru saja dirintis, dua bersaudara dari Prancis, Auguste Lumière dan Louis Lumière, menghadirkan sebuah keajaiban sederhana yang kemudian mengubah sejarah visual manusia. Melalui perangkat yang mereka ciptakan, Cinématographe, gambar bergerak untuk pertama kalinya dipertontonkan kepada publik pada tahun 1895.  Beberapa film Lumiere Brother yang  dikenal […]

Jalan Berliku Menuju Kebebasan: Membaca Three Colors: Blue

Oleh Bambang Supriadi* Three Colors: Blue (1993) karya Krzysztof Kieślowski, seorang sutradara Polandia yang dikenal dengan pendekatan visual, filosofis, dan simbolik dalam filmnya, lebih tepat dibahas sebagai meditasi visual tentang kebebasan daripada sekadar film melodrama. Film ini adalah bagian pertama dari trilogi Three Colors, yang terinspirasi oleh warna bendera Prancis dan semboyan Revolusi Prancis yaitu […]

Mengungkap Konflik Elizabeth dan Thatcher

Oleh Bambang Supriadi* Serial The Crown bukan sekadar rekonstruksi sejarah yang dikemas indah. Ia hadir seperti sebuah teropong sinematik yang mengajak penonton menatap dari dekat lapisan lapisan kekuasaan, membaca retakan ideologi, dan menyelami ruang batin para tokohnya. Setiap bingkai bekerja bukan hanya untuk menceritakan peristiwa, melainkan untuk merasakan denyut psikologis di balik mahkota dan jabatan. […]

Dibutuhkan Arsip Dokumenter Tentang Pendapat-pendapat Seluruh Pengayom Borobudur

 Oleh Seno Joko Suyono* I Sudah banyak ditulis di dalam jurnal-jurnal, bahwa film dokumenter bisa menjadi medium bagi arah penyelesaian konflik di sebuah kawasan. Film dokumenter bisa menjadi alat yang obyektif untuk menampilkan secara cover both sides  pandangan-pandangan para pelaku atau stake holder yang berbeda perspektif dalam memahami inti masalah konflik. Konflik dalam hal ini […]

Benturan Keyakinan dalam Vikings: Valhalla

Oleh Bambang Supriadi* Vikings: Valhalla merupakan serial yang dirancang oleh Jeb Stuart dan Michael Hirst, diproduksi oleh MGM Television untuk Netflix, dan dirilis pada tahun 2022. Tiga musim dengan dua puluh empat episode itu membawa penonton ke awal abad kesebelas, ke sebuah masa ketika dunia Viking berdiri di ambang perubahan besar. Namun serial ini tidak […]

AI Sebagai Sarana atau Ancaman?

Oleh Bambang Supriadi* Dzaki, seorang mahasiswa yang sedang menempuh ujian tengah semester, menatap layar laptopnya sambil mencoba menyusun jawaban ujiannya berupa tugas esai. Di sebelah dokumen tulisannya, terbuka jendela aplikasi Artificial Intelligence. Dengan bantuan chatbot berbasis AI, Dzaki merapikan logika tulisannya, menemukan beberapa referensi baru yang relevan, dan memperbaiki struktur akademis tulisannya agar lebih mudah […]

Boamara: Harmoni yang Tumbuh dari Kekeringan

Oleh Bambang Supriadi* Di ujung timur Nusantara, di wilayah yang lebih awal disentuh matahari setiap pagi, terbentang sebidang tanah yang lebih akrab dengan sengatan panas daripada hujan. Di sanalah, di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Sabana tropis menghampar seperti lembaran waktu yang panjang dan sabar. Angin timur menyisir rumput kering, menerpa tebing batu, serta menggetarkan […]

Gadis Dayak di Tanah yang Luka: Tale of Land

Oleh Bambang Supriadi* Malam hari di kamar, kedua telapak kaki May dibalur darah ayam cemani. Lumuran darah merah pekat itu bukan sekadar cairan, melainkan bisikan yang menautkan May pada napas leluhur. Sore sebelumnya, hidung May mimisan, lalu ia jatuh pingsan. Hal itu terjadi berulang kali setiap kali kakinya menjejak tanah, seolah bumi menolak tubuhnya. Darah […]

Bingkai Vertikal: Tayangan Film di Era Mobile

Oleh Bambang Supriadi*   Kata “mobile” berakar dari bahasa Latin, mobilis, yang berarti bergerak, yang bisa digerakkan. Bayangkan kursi di ruang tamu yang mudah digeser, atau langkah kaki yang menjejak di jalan yang basah, yang selalu mencari tempatnya sendiri. Dalam kata itu tersimpan gagasan tentang fleksibilitas, tentang sesuatu yang tak pernah diam. Dalam dunia media, […]